
“ anjing, Letta beneran selingkuhan bokap loe?” Tanya Cinta pada Belle.
Belle menggeleng pelan.”nggak mungkin, sama kami aja dia pelit masa sama orang lain royal gitu.” Ujarnya Belle mengepalkan tangan, menghentakkan kaki segera pergi karena malu.
Sunja dan Cinta buru buru mengambil barang dan membayar segera pergi dari sana menyusul Belle. Belle benar benar kesal sampai ke rumah dan berteriak.” Papa dimana??” terial Belle membuat keseluruhan orang rumahnya kaget.
...----------------...
Letta menghembus nafas kasr , bertemu manusia manusia berhati kotor memang buruk, Letta tidak tau harus bilang apa yang jelas Letta tidak suka berteman dengan mereka, ketimbang memiliki teman iri hati dan dengki mendingan tak punya teman.
Memarkirkan moil idi bagasi mobil, Letta segera memasuki rumah, sudah sore dan hampir magrib, mendapatkan Nato yang duduk di teras smebari mata yang menatap kosong kedepan. Letta melihatnya segera mengambil boks belanjaannya dan berjalan memasuki rumah..
Nato mengerjab melihat Letta yang hendak memasuki rumah, saat di depan Nato letta menduduki diri di kursi depan Nato, mengeluarkan HP di salam boks kepada Nato. Iphone terbaru dengan harga yang fantastis.
Letta tersenyum tipis.” Gue punya banyak dosa sama loe, gue tau kok apa yang gue kasih nggak bakal buat dosa gue luntur, tapi gue harap gue bisa perbaikin apa yang gue rusak, gue mau jadi adek yang baik buat loe. “ jelas Letta dengan pelan.
“ loe nyogok gue?” Tanya Nato ketus.
Letta menggeleng pelan.” gue nggak nyogok, bahkan meminta maaf sama loe gue nggak bisa, gue sadar kesalahan gue tu udah menggunung dan sulit buat loe terima, ini Cuma hal yang bisa gue lakuin buat ngurangin sedikit rasa bersalah di hati gue karena dulu gue sejahat itu sama loe. “ jelas Letta dengan pelan dan tulus.
Nato membuang muka. “ gue nggak butuh.” Jelasnya dengan tegas. Berbeda dengan hati, siapa yang tidak ingin HP mahal? apalagi selama ini ia sama sekali tidak punya HP, sama sekali tidak ada., punya uang habis di curi dan dirampas oleh Letta mana sempat ia membeli hp atau kebutuhan yang dirinya impikan
Letta memutar otaknya. “ gue juga beliin loe MacBook. Loe suka bikin sketsa kan? bisa berguna buat loe kalo mau ambil jurusan arsitektur. Gue juga aa notebook.” Jelas letta mengeluarkan barang yang ia beli tadi kepada Mars.
Maras melebarkan matanya memandang letta, memandang kembali barang barang yang Letta tawarkan, dirinya memang menyukai dunia sketsa. Arsitektur. Tapi untuk kuliah. Nato mengingat hal itu dengan murung. “ gue nggak kuliah.” Ujarnya pelan.
“ kenapa?”: Tanya Letta pelan menatap natto.
Nato menggeleng.,” biayanya gede, gue mana mampu, bokap nyokap aja masih lontang lantung buat bayar utang utang koprasi yang loe ambil.” Tegasnya menyindir Letta di sebelahnya.
“ yaudah kalo gitu gue aja yang biayain kuliah loe.” Jelas Letta dengan tegas.
“ enteng banget loe ngomong. Emang loe kerja apa sampek bisa beli ini dan mau biayain kuliah gue?” Tanya Naro memandang letta aneh. Setahunya letta tidak kerja, dari mana uang sebanyak ini?
__ADS_1
“ loe lihat muka gue yang ala ala cewek korea ini?” Tanya letta mengerjab dan nato hanya diam.” Digunain lah buat cari duit.” Jelas letta dengan santai.
“ loe open BO?” Tanya Nato polos.
Plak. “ sembarangan.” Nato meringis usai Letta menampar pipinya ringan.
Me nguspa pipinya Nato melirik Letta kesal.” Terus apa?” tanyanya kesal.
“ nggak usah banyak Tanya deh, semisal kalo mau ambil ini kalo nggak yaudah gue jual lagi aja, “ jelas Letta menunjuk hp, MacBook dan laptop yang ada di atas meja.,
“ loe beli semua ini buat gue?” tanyanya plan pada Letta. tak percaya akan letta yang begitu baik kepadanya.
Letta menyenderkan dirinya di kursi dan memandang Nato santai.” Gue Cuma mau berusaha buat kasih yang terbaik aja buat keluarga. Dulu gue keterlaluan memperlakukan kalian, gue Cuma mau memperbaiki hubungan kita aja.” Jelas letta .
“ kalo gue nggak mau?” Tanya Nato pelan.
“nggak mau apanya?” Tanya Letta menaiki satu alisnya.
“ terima perubahan loe, gue nggak nerima apapun yang loe lakuin buat memperbaiki hubungan kita?? gue udah kelewat benci sama loe.” Jelas Nato serius, sama sekali tidak ada keraguan satabia bicara.,
Letta menegakkan posisinya memandang Nato yang juga memandangnya dalam.” Gue memperbaiki diri gue, kalo hubungan kita itu bukan kendali gue.” jelasnya dengan tenang.” Nggak masalah loe benci gue sampai loe merasa puas dan bisa balas perbuatan gue dulu, tapi yang jelas loe nggak salah kok.” bisik Letta kembali berlanjut.
Nato diam tak menjawab, bisa merasakan keseriusan dari ucapan yang letta katakan, Letta mendorong hp dan barang yang ia beli.” Semisal kalo loe ngerasa ini sogokan buat loe bisa maafin gue, itu salah. Anggap aja ini barang dari uang yang gue curi dari loe selama ini, dulu loe mau beli laptop kan? uang loe gue curi. Maaf.” Jelas letta segera berdiri dan mengambil tas dna belanjaan lain.
“ gue masuk duluan yah, “ jelas letta segera pergi tanpa memandang raut wajah Nato kembali.
Nato melirik Letta mnmasuki kamarnya, memandang notebok, hp dan laptop yang diberi Letta padanya, tersenyum tipis, ia mengambil boks hp dan membukanya,. Nato tau harga hp ini berapa, tak akan sebanding dengan uang yang Letta curi, dulu uang untuk membeli laptopnya hanya sekitar 6 juta tapi ini 22 juta harganya. Nato tau itu membuatnya tersenyum tipis.
Bahu Nato ditepuk pelan oleh Agung, melirik kebelakang Nato memandang Agung dengan tatapan lemah.” Mau gimanapun dia tetep adek kamu, bapak paham kamu pasti benci banget, marah banget sama dia, karena dia udah sejahat itu sama kau, karena dia kamu nggak punya temen sampek sekarang, dibully dan bahkan ngak bisa nikmatin apa yang kamu mau.” Jelas Agung dengan pelan.
“ tapi suatu saat nanti kalo bapak ibuk pergi meninggalkan dunia ini. Cuma kalian yang saling menguatkan, saling memahami satu sama lain, saling dukung dan memberikan uang terbaik. kamu tau sendiri keadaan Nemo sekarang bagaimana? Bapak harap kamu bisa menerima apa yang Letta ingin perbaiki.” Jelas agung tegas.
“Nato tidak bisa memaafkan Letta, benar benar tidak bisa, rasa sakit yang ia alami sangat dalam dan buruk, bukan masalah uang saja, tapi masalah batinnya. Batinnya rusak dibuat oleh letta. ia hampir gila.
__ADS_1
...----------------...
Tampil dengan pakaian yang dirinya beli tadi, Letta terlihat sangat cantik, sejak dulu memang letta menyukai make up dark, dimulai dari keidupan pertama yang selalu menggunakan lipstik merah merona, dan sekarang ia pun sama menggunakan lipstick merah dan make up bolt.
Hehe, karena seperti terlalu feminisme baju berwarna warda, letta memilih menggunakan baju navi saja, memnggunakan make up yang seperti yang dirinya sukai. Letta terlihat lebih dewasa dari umurnya., tak masalah, Letta juga membiarkan rambut pendeknya tergerai biasa
” Tapi kok aneh yah?” gumam letta kesal sendiri melihat wajah ., sama sekali tidak cocok dengan kulit putih pucat miliknya saat ini
Letta mengusap gusar wajahnya dan menghapus make upnya. Mengganti pakaian kembali mnenggunakan pakaian putih, Letta mengusap keseluruhan wajahnya tadi dan duduk di depan cermin besar di kamar, berdecap pelan, melirik hp yang bergetar. Pesan dari Zeyn jika ia sudah beranglat hendak menjemputnya.
Letta segera mengusap wajahnya yang basah menggunakan tysu dan mengambil bando mutiara, menyisir kembali rambutnya dan menggunakan bando itu di kepalanya.
Letta terpukau melihatnya, Letta mengambil poundation dan mengolesnya tipis ke wajahnya, mengambil warna peach untuk lipatan matanya tipis dan dibawah lipatan mata, menggunakan ealener tipis pun, menyisir aliasnya dan menambah warna di ujung alus.
Letta menyipitkan mata melihatnya, ini luar baisa, sangat cantik, dirinya speerti bidadari.
Hahaha bercanda. Letta terlalu mudah memuji dirinya sendiri, letta mengambil lipstick pink bertema lip glows, warna pink ke orange muda dipadukan merah bata bagian dalam, sebelumnya ia oles lip matt berwarna orange muda dan segera mengecap bibitnya pelan, menambah kesan anggun letta mengoles kembali lipstik lipglows.
Letta terpukau dnegan wajahnya sendiri. Letta mengambil gliter dan menambahnya dibawah matanya, menggunakan bulu mata palsu yang tipis tipis. Letta metasa ini sempurna.
“ yahhh muka judes udah bay bay.” Gumam Letta terkekeh.
“ untung tadi gue beli hils putih sebuah.’ Ujarnya memandang hilsnya yang berwarna putih, ia kenakan dan sangat menyatuh dengan dres yang ia kenakan, mengambil tas mini yang berwarna putih juga. Letta seperti malaikat.
“ LETTA... ADA Zeyn di luar.” Teriak Nadia dari depan kamar letta.
“ iya buk.” Teriak letta ikut menyahut, buru buru ia keluar dari kamarnya dan bertemu Nadia yang memandangnya lamban.” Kamu masih berhubungan sama dia?” tanyanya.
Nadia menggeleng pelan.” Letta belum ada alasan buat mutiusin dia buk, ini kita mau ke pesta boleh kan?” Tanya Letta polos.
Nadia menatapnya gemas, apalagi pipi letta yang pink merona tipis dan make upya yang manis. Nadia ingin rasanya menguyel uyel pii sang anak.” Yaudah aytuk turun, itu bapakmu ngelihat Zeyn kayak ngelihat buronan.” Ujarnya terkekeh.
Letta mendengarnya tak kalah terkekeh, segera mengangguk dan keluar dari kamarnya menyusul sang ibu, di depan ia bisa melihat ada Zeyn yang duduk kaku di hadapan ayanhnya yang menatapnya tajam, melirik Letta, tunggu matanya berkedip sejenak dengan mulut melebar, Letta sangat manis, dia seperti bayi mungil yang harus di jaga.
__ADS_1
“ kok cantik banget?” Tanya Agung tak suka pada Letta yang berdandan seperti ini. Ini terlalu cantik Dimata agung...!!!
" Gimana kalo kamu di culik nanti???"