Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal

Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal
karma


__ADS_3

Letta menatap Bara dengan tatapan lelah. Lalu duduk di kursi lain dari gina dan zeyn.” kenapa sih??? mama bisa kok hamil dan mengandung.” Jelas letta tegas.” lagian mama Cuma mau Tanya sama dokter yang mana baiknya kalo memang mama hamil, “ jelas letta jelas.


Bara mengeleng tegas.” itu bahaya ma,. Jangan.” Jelas putra dengan sulit.


“ PUTRA... SINI.” Teriak dokter Canva.


Bara mendongak menatap dokter Canva gugup lalu melirik letta. letta mengangguk.” Mama paham. Mama akan lihat nanti oke.”jelas Letta tegas.


Bara menatap letta kesal sebabnya. “ aku mau ke sana dulu. Aku bakal aduin sama Putra sama pak agung kalo mama ngeyel.” Jelas Putra tegas.


Letta berdehem pelan mendengar hal itu. malas juga ia berpendapat lain kepada Mereka semua. Putra pergi meninggalkan letta sendiri di sana. tadinya ia berniat menghindar tapi melihat guna dan Zeyn sudah sadar ia memilih diam di sana saja dan perika juga saja.


Zeyn berdiri dari duduknya dan mendekati Letta. Gina melebarkan matanya menatap zeyn yang mendekati letta.


Letta merasa keberadaan Zeyn yang tiba tiba duduk di sebelahnya menaiki alisnya. Zeyn mengajukan salaman kepada letta.” Selamat yah atas pernikahannya. Sorry nggak dateng soalnya nggak di undang.” Jelas Zeyn menyindir.


Letta melirik Gina yang terlihat datar menatap letta, panas dan rasa cemburu membakar dirinya. Letta menerima salaman dari Zeyn dan mengangguk.” Kemarin gue kirim pakek kurir ngak dateng yah?” Tanya letta berbohong.


Zeyn terkekeh pelan.”kalo beneran nggak di undang karena sengaja juga nggak apa apa kok letta.” jelas zeyn tenang dan bersandar di tempat sandaran kursinya.” Toh saya juga tidak akan datang.” Jelas zeyn santai.


Bukan tak mau datang tapi Zeyn tidak akan siap melihat Letta bersanding dengan pria lain. mencintai itu mudah yang sulit itu melupakannya.


Letta tersenyum tipis mendengarnya.” Kenapa??” Tanya letta.

__ADS_1


Zeyn melirik Letta dan berdehem.” Kamu tau jawabannya.” Jelas zeyn tenang, ia sama sekali tak peduli dengan wajah Gina yang terlihat murkah dengan leher sampai wajah yang merah.


Letta mengangguk pelan mendengar ulasan zeyn,” sana gih lihat Gina marah tu kelihatannya. Dia cemburu.”jelas letta lagi pada zeyn.


” biarkan saja. “ jelas Zeyn pelan. Zeyn menatap Letta dengan sulit.”letta saya harap kamu tidak melakukan ego kamu demi punya anak. Saya tau kamu tidak boleh memiliki anak. Jaga diri baik baik.” jelas zeyn tegas.


letta menatap zeyn sulit.” Siapa yang bilang?” Tanya letta ragu.


” Saya sudah tau sejak awal.” Jelas zeyn sulit.


Zeyn tidak memperjuangkan Letta ada banyak alasan, salah satunya ia kalah dengan banyaknya laki laki yang ingin memiliki Letta, Putra yang begitu berjuang. Bima yang begitu mampu memperlakukan letta dengan baik. dan lagi saat sudah mengetahui jika Letta tak bisa mengandung Zeyn benar benar tak bisa bersama letta. Zeyn ingin memiliki keturunan mangkanya ia memilih Gina.


Gina ingin menikah dengannya. Zeyn juga tidak ada niat mencari wanita lain, akhirnya mereka menikah dengan Tampa ada rasa.


“ pasien antrian nomor 21.” Seru perawat.


Gina segra berdiri dari duduknya. Mendekati Zeyn dan menarik tangan Zeyn dingin. Gina menatap letta dingin membuat letta diam saja. “letta aku harap kamu ingat apa yang aku katakana saat kemarin.”tegas nya dingin.


Letta mendengar itu berdehem pelan.” kamu lihat sendiri kan kalo yang deketin buat aku tapi suami kamu?” Tanya letta melawan.


Gina mendengar itu diam menatap Zeyn marah, istri mana yang melihat suaminya mendekati wanita lain tidak marah???


Zeyn menatap gina dingin.” Antrian nomor 21 silahkan resgitrasi dan masuk.” Jelas lagi perawat.

__ADS_1


Gina mendengus segera menjauh. Zeyn melihat itu mendekati GINA dan ikut kle dalam meninggalkan letta sendirian. Letta menghela pelan dirinya slah lagi???


Masuk dan juga diperiksa oleh dokter. Gina harus menyiapkan hati untuk melihat hasil dirinya dan Zeyn. Gina harap dirinya baik baik saja dsn Zeyn juga baik baik saja. Mereka segera punya anak untuk membungkam mulut bita yang terus mengatakan dirinya mandul. Bukan hanya dirinya saja. Zeyn juga harus di periksa. Zeyns duah membawa stampel sp3rma miliknya yang diuji labor.


Menatap dokter yang membaca seluruh hasil pemeriksaan Gina menjadi tegang.


Melupakan kejadian sebelumnya,. Zeyn hanya diam di sebelahnya menatap dokter tenang.” atas nama bu Gina lestari dan pak Zeyn yah.” gumam dokter yang di anggukan oleh gina cepat.


“ hmmm untuk pemeriksaan di sini. Tuan zeyn dengan keseluruhan normal kok. sp3nmanya kental, embrio juga sehat dan jumlah yang memaang normmal. “ jelasnya pelan.


Gina semakin takut usai mendengar itu.” tapi untuk ibu Gina.” Jelansya melirik Gina. Gina menatap dokter memelas sebab ia sudah merasakan aura buruk kepada dirinya.” Nyonya maaf sebelumnya tapi nyonya mengidap Gangguan ovulasi. Untuk perempuan perlu melepaskan sel telur setiap bulannya yah. proses pelepasam sel telur atau ovulasi yang menentukan masa subur wanita. “


“ karena itu kadang proses ovulasi pada perempuan sering terganggu. Gangguan ovulasi ini juga sangat marak terjadi atau bahkan alasan utama untuk pada calon ibu susah mengandung.” Jelas dokter pelan kepada Gina.


“ kenapa bisa gangguan ovulasi dok? saya rasa saya nggak pernah bermasalah dalam beberapa hal,. Saya makan sehat terus dan sering olahraga.” Jelas Gina tak terima.


Dokter mengangguk.” Maaf yah ibu Gina. Gagalnya Ovalium bukan hanya karena makanan dan lain lain, ada beberapa hal yang menyebabkannya terjadi juga sama kita.” jelas dokter kembali tenang.


Gina menghela pelan, runtuh sudah hatinya, sakit dan sesak menjalar di kepalanya. “ dok, apakah saya nggak bisa punya anak? Apakah saya akan mandul dok???” Tanya Gina dengan gugup, cemas bercampuran tapi Gina ingin tau jawaban untuk dirinya.


Dokter menggeleng pelan.” saya nggak bisa jamin kamu bisa mengandung yah sebab saya bukan Tuhan, tapi menurut beberapa gangguan ini memang masih bisa yah mengandung, hanya saja kamu harus tetap control dan nanti saya akan berikan kamu obat.” Jelas dokter lagi pelan.


” dok beneran kan saya bisa hamil dok?” Tanya Gina lirih pada dokter. Ia sangat takut. dokter melihat zeyn yang diam saja di sana memandang mereka.

__ADS_1


Dokter mengangguk.” Tetap berdoa dan berusaha yah ibu, kita hanya bisa berusaha sebab punya atau tidaknya kita anak itu urusan Tuhan.” Jelas dokter. Gina memejamkan mata


__ADS_2