Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal

Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal
semua tentang luka


__ADS_3

“ udah udah.. kalian ini nih pegang pegang.” Gumam Letta menaruh tangan Agung di pipi kanan dan Nato di pipi kirinya. Keduanya saling lirik dan menatap Letta menahan tawanya. Letta sangat lucu malah menyuruh mereka mengunyel pipinya begini.


“ hmm Letta.” gumam Nato pelan.


Letta balas berdehem pelan melirik Nato yang melepaskan tangannya dari pipi letta.” mau nggak jelasin kehidupan kamu sebelumnya gimana??? Kamu belum ada kan cerita sama kita.” gumam Nato semangat, dia belum tau apapun mengenai kehidupan Letta.


“ nato..” tegur Nadia.


Nato yang di tegur melirik ibunya menggeleng.” nggak apa apa dong, kan Nato Cuma nanya, semisal kalo Letta nggak mau jawab juga nggak apa apa.” Gumamnya dengan polos. Ibu dan ayahnya ini sangat menjaga perasaan letta.


Letta yang ditanya terdiam sejenak. Agung dan nadia menjadi takut takut pada Letta yang diam saja. mereka takut Letta tidak nyaman” Kalo kamu nggak mau cerita nggak apa apa kok. yang penting sekarang kamu jadi anak kami dan kamu bagian dari kami.” Jelas Agung lembut pada letta.


Letta menatap Agung dan mengerjab pelan, rasanya kok sesak yah??? sejenak mata Letta menjadi merah membuat Agung menatap Letta sedih bersamaan dnegan andia dan nato. “ hmm letta nggak tau di mulai dari mana buat cerita.” Gumam Letta menghela nafas pelan mengusap matanya yang rasanya berair.


“ letta kalo nggak bisa cerita nggak apa apa.” Gumam nato gelagapan.” Sorry gue Cuma mau tau aja tadi. Bener bener nggak usah cerita.” Jelasnya lagi karena melihat wajah Letta yang mulai berubah menjadi sedih begini. Tangan nadia juga sudah siaga di pahanya untuk mencubitnya.


Letta menggeleng pelan.” gue bakal cerita. “ tegas letta serius.


“ ambil posisi enaknya.. “ tegas Letta membuat mereka terkekeh.


Nadia dan Agung segera duduk lebih nyaman menatap letta yang mulai serius, Letta menatap agung dan Nadia dengan alis mengerut.


“ letta punya lima saudara awalnya.. nama kakak pertama kak Fatan, kedua kak Faris, ketiga kak Zaxi, dan keempat kak Areta dan ke lima letta,. letta anak kembar dan kak Areta itu kembarannya alleta..” gumam letta menjelaskannya.


” Wow kembar???” gumam Nadia dengan kagum.


” Iya.. kami kembar.” Jelas Letta tersenyum tipis.


Agung dan yang lain mengangguk. Letta menghela nafas pelan lagi karena mengurangi rasa sesak di dada, sesak jika harus cerita, “ Letta punya papa sama mama yang harmonis, keluarga cemara. Kalo Letta lebih deket sama kakak pertama dan kedua soalnya muka kami mirip banget, tapi kalo reta lebih deket papa soalnya mereka mirip. Dulu bola mata letta itu biru jadi kaki bertiga kayak anak kembar, sedangkan Reta coklat kayak papa. “ jelas Letta terkekeh pelan semakin membuat wajah kagum mereka,

__ADS_1


“ tapi sayangnya. Karena keluarga kami cukup berada.. papa Letta waktu itu punya perusahaan property, kesehatan, dan mama bagian café gitu, dan l,--” letta kesulitan untuk merangkai kata katanya.” Dan hari buruk terjadi, dimana papa dijebak hingga ngehamilin perempuan, sekretarisnya dia.” Jelas Letta pelan. wajah Agung dan yang lain menjadi berubah sedih mendengarnya hal itu


“ singkat cerita. Wanita itu hamil, dia minta papa Letta buat tanggung jawab tapi papa nggak mau, papa nggak mau nikahin prempuan itu tapi papa menyanggupi buat tanggung jawab semua kebutuhan anak itu. tapi perempuannya nggak mau dan bunuh diri.” Jelas Letta dengan pandangan sedih.


“letta..” Nadia menggenggam tangan Letta lembut, ia tidak bisa mendengar hal ini.


letta menatap Nadia dan tiba tiba air mata Letta menetes.’ Hari kutukan datang, keluarga letta di bantai habis, papa mama dibunuh di depan mata Letta.. Letta saat itu nggak bisa ngelakuin apapun buk.’ Bisik Letta meremas tangan nadia.


Nadia menggeleng ikut sedih. Kertas melirik agung yang jadi menatap letta sedih.” Letta nggak tau apa yang terjadi di malam itu, letta dibangunin sama kakak letta Zaxi, dia masukin Letta di lemari dan di kunci letta disana. yang letta lihat papa dipukul dan di tembak. Rumah dibakar, saudara saudara letta dibunuh, bahkan kembaran Letta di uisia lima tahun di perlakukan buruk, di paksa dengan buruknya. Kakak pertama letta dibunuh. Semuanya jadi hari paling buruk.” Bisik Letta cerita.


Nadia hendak menggeleng menghentikan cerita letta tapi Letta menggeleng pelan.


Nato hendak menghentikan vcerita Letta tapi dia penasaran akan ceritanya. Letta mengusap matanya yang berair. “ saat itu kakak Letta, Zaxi bisa menyelamatkan Letta sama kak Reta. Kami kabur dari sana ditengah mereka yang sakit. kami di selamatkan dan dibawa ke rumah sakit. buruk.. hidup letta buruk, kak Zaxi harus kehilangan giunjalnya karena tertembak, dan kak Reta gangguan mental karena trauma, bahkan mengidap hypers3x. sehingga kak Reta terus berhubungan buruk sama kak Zaxi dari usia 10 tahun supaya dia nggak ngamuk.” Jelas letta lirih. " Semua semakin kacau saat itu!!"


“ Letta.” bisik Agung pelan karena tidak tega. air mata Agung menjadi jatuh mendengarnya.


Agung segera memeluk letta erat. Letta menangis dengan pelan di bahu agung.’” nggak usah cerita lagi kalo nyakitin Letta. udah yah ..” bisik agung ikut menangis. Agung dan yang lain tidak tau jika hidup letta sesulit itu dijalankan.


Agung memeluk agung lebih erat di sana membuat nato dan nadia melirik letta serih. Air mata Nato bahkan jatuh mendengar cerita letta yang begitu naas. “ kak Reta dan kak zaxi jadi mikir kalo Letta egois, Letta jahat ninggalin mereka ditengah kesusahan, jadi mereka benci sama Letta bapak, ibuk..” bisik Letta melepaskan pelukan agung.


Agung mendengar itu ingin menghentikan tapi Letta terus menjelaskannya.” Saat itu biaya oprasi kak Zaxi menghabisi uang lima ratus jutaan, apalagi buat rawat jalan nya kak Reta, dia juga harus oprasi k3l4min, obat mereka aja satu kali ambil yang hanya enam hari habis 1 juta perorang sedang kan buat makan, bayar kontrakanz air , listrik saja masih kurang. Letta nggak ada jalan lain kecuali ikut kakek Ragiel. Kakek Ragiel menyanggupi buat bayar semua biaya kakak kakak Letta, mulai dari biaya makan, pangan, rumah, sekolah, pengobatan dan seluruhnya. Letta berfikir Letta nggak boleh egois, dengan ada nya Letta ikut kakek Ragiel hidup kakak kakak Letta akan jauh lebih terjamin dan akan cepat sembuh. Realistisnya Letta tau mereka butuh uang saat itu. Tegas letta.


“ kenapa nggak ajak keduanya ikut kakek ragiel?” Tanya Nato pelan.


Letta menggeleng.” nggak bisa. Kakek ragiel Cuma mau gue yang ikut, bahkan dia nggak nemuin gue sama kakak kakak gue bertahun tahun, sepuluh tahun gue nggak dipertemukan, dan pas gue ketemu lagi itu suasana udah asing, mereka benci gue dan gue bersyukur karena mereka hidup udah jauh lebih baik, hidup terjamin, tidur nyenyak di rumah bersih. Mereka juga sekolah dengan baik, pastinya dengan kebencian mereka mengenai gue yang si anggap jahat dan egois.” Letta berbisik nafas pelan.


“ loe nggak coba jelasin sama mereka?” Tanya Nato lagi tambah heran.


Letta menggeleng.” gue udah jelaisn, tapi mereka ngerasa uang bukan segala-galanya, tapi diposisi itu gue rasa uang segala-galanya, mereka bertanya kenapa gue nggak kembali sedangkan mereka nggak nanya kondisi dan situasi macam apa yang gue alami pas itu Nato. Sama kayak loe yang ngeliat gue pertama kali, loe ngeliuat gue sebagai Letta Yonarsa hingga dimata loe Cuma ada kejahatan Letta Yonarsa.” Tegas letta,

__ADS_1


Nato mendengar itu paham. “ gue rasa pas itu hidup gue nggak ada tujuan selian balas dendam. Gue balas dendam sama keluarga Samuel, gue pendosa...” gumam letta jujur.” Ngebunuh istri Samuel, ngebuat anak mereka cacat dan depresi, anak mereka juga ada yang lumpuh selama lamanya. Bahkan nggak ada yang lepas dari dendam gue, gue buat mereka kacau sekacau kacaunya. “: jelas Letta tegas.


“ dan kamu bisa di sini gimana?” Tanya Nadia juga.


” Gue udah mati.” Gumam Letta pelan.


Nadia melebarkan matanya,.” saat itu Letta udah kelewat dari batas hidup, Letta bunuh kakek Ragiel dengan segala tekanan dia, dan Letta juga terbunuh saat itu karena dendam Letta sendiri. Terakhir letta Cuma tau jantung Letta d tusuk dan ditembak.” Jelas letta serak.


“loe tau Bara??” Tanya Letta pada Nato


Nato mengernyitkan alisnya dahinya.” Bara temen kelas loe yang beberapa kali ke sini dan terus nanyain loe itu??” Tanya Nato ingat, sosok paling pendiam dan menyebalkan itu Bara yang Letta maksud bukan?


Letta mengangguk.” Dulu gue yang adopsi dia jadi anak gue, nah pas gue meninggal seluruh harta gue balik nama atas nama dia, karena gue sbelumnya hidup nggak ada berhubungan sama siapapun kecuali sama dia, dan sebagian juga dapat di paman Nio dan Milo. “ jelas Letta serius. Air matanya sudah mulai tidak lagi menetes.


“ gila.” Gumam Nato pelan ingat Bara anak angkat Letta. Nadia dan agung mendengar cerita letta menjadi paham kenapa sikap letta begitu keras.


“ hmmm hubungan kamu sama kakak kakak kamu gimana???” Tanya Nadia pelan.


agung menganguk.” Mereka udah tau kalo yang kamu lakukan dulu demi kebaikan mereka?” tanyanya pelan.


Letta menggeleng pelan. “ Letta rasa mereka nggak tau sampek Letta meninggal, tapi pas Letta udah nggak ada mereka tau karena Dikasih tau sama sekretarisnya letta. “ jelas Letta mengingat kisah detik detik terakhir dia.


“ dan sekarang kamu udah nemuin mereka dan bilang kalo kamu disini?” Tanya Nadila lagi pada Letta.


Letta mendengar itu menggeleng pelan menatap nadia. “ letta nggak ada niat buat balik sama mereka atau bilang tentang letta masih hidup sini kecuali sama Bara. Pulang ke sana akan menambah luka lama Letta, jadi cukup mereka tau Letta udah nggak ada dan Letta bisa mencari kebahagiaan letta yang lain." jelas Letta tegas pada Nadia.


“ tapi mereka pasti bahagia kalo tau kamu ada di sini Letta. kisah kamu sama keluarga kamu belum selesai. Kamu meninggalkan masalah.” Jelas Nadia serius.” Kenapa nggak mulai jujur dan bicara lembut dari hati ke hati?? Kalian tetap saudara dan harus saling mendukung.” Lanjutnya serius


Letta tersenyum tipis.”nggak semudah itu, karena sekarang itu bukan tentang jujur bu, tapi tentang luka, Letta bisa jujur dan bisa memaafkan segalanya, tapi luka tetap luka, punya bekas punya rasa sakit.. dan nggak semua orang akan paham luka yang Letta maksud itu gimana rasanya.” Jelas Letta tegas.

__ADS_1


__ADS_2