Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal

Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal
Gigit


__ADS_3

Setengah jam letta kembali bangun, membuka mata, kepalanya seperti ada suara kaset kusut berdenging menyengat telinganya, sakit menjadi membuat letta meringis memegang kepalanya erat menekannya untuk menghilangkan suara dengung aneh tersebut.


Bahkan di kehidupan keduanya Letta masih memiliki trauma dalam hidup pertama, ia pikir ia akan terbebas dari bayang-bayang tersebut. ternyata tidak seratus persen. Tubuh Letta gemetar menggigil sendiri.


Mars di sebelah Letta sedang makan buru buru menaruh nasi di sebelahnya dan mendekati Letta.


” letta nggak apa apa?” gumamnya membantu Letta duduk. Menatap Letta dengan khawatir sebab tubuh Letta dingin dan juga gemetaran.


Letta diam tak menjawab, Mars segera memberikan letta minum namun Letta tolak, Letta memilih mendiami diri dengan diam memejamkan matanya sampai sakit itu mereda. Membiarkan rasa kecemasan dan ketakutan itu menyusut dan menghilang.


Mars diam menatap Letta yang diam dengan gugup, segera memberi pesan kepada pelayan agar mengantar kan makanan lain ke kamar ini teruntuk Letta yang sudah sadar. Mars membiarkan Letta untuk memenangkan diri terlebih dahulu.


Letta menghela nafas pelan.” Udah mendingan?” Tanya Mars membantu memijit leher Letta pelan, sama sekali tidak ada maksud lain yah, ia memijit bahu dan leher Letta. selain membantu Letta agar cepat tenang.


Letta diam menikmatinya dan menunjuk keningnya. Mars kembali memijit keningnya Letta hingga Letta menidurkan dirinya di sana dan Mars kembali memijit kening dan kepala Letta lembut..


Sampai pintu terbuka, ternyata Bunga yang datang membawa nasi dan juga sayur kambing.” Letta ini buat kamu makan, ayok, kamu darah rendah jadi harus makan banyak daging.” Ujarnya polos.


Letta melebarkan mata melirik Bunga yang masuk membawa rendang daging dan juga sop iga dam kaki kambing. Emang aneh keluarga Mars ini, orang sakit dikasih sayur kambeng. Btw dirinya darah rendah atau tekanan darah rendah sih? emang berpengaruh yah? emang berpengaruh..!! mungkin.


Letta dibantu duduk oleh Bunga membuat Mars mundur. “ nah nanti Mars yang bantuin kamu makan, mama mau ke bawah dulu, Letta harus sembuh oke.” Ujarnya menepuk pundak Letta pelan. Letta mengangguk segera duduk di sandaran kasur Mars.


Oh yah apakah sudah dijelaskan bagaimana kamar Mars? Jika kalian pikir kamar Mars itu meskulin salah besar, malahan seprainya itu warnah Pink mudah bergambar kuda poni, berbeda dengan nuansa lain, ini mungkin sedang ganti seprai atau bagaimana letta tidak juga paham tapi yang ia paham kamarnya ini sangat nyaman dan rapi.


Makan dengan tenang menghabisi daging yang tersisa di tulang kambing yang rupanya enak. Letta sampai kalap menghabisi satu mangkok sendiri beserta nasi nasinya. Mars melihatnya menjadi suram dan juga meneguk saliva kering. “ Letta loe nggak kesurupan kan?” Tanya Mars pelan kepada letta.

__ADS_1


Letta menggeleng pelan.” Enak banget, gue nggak pernah makan daging kambing asal loe tau.” Gumam Letta mengecap tulang yang masih memiliki dagingnya.


“ kemana aja loe selama ini?” Tanya Mars mendengarnya kaget.


Letta mengangkat bahu acuh.” Kaki kambing, daging kambing kan mengandung kolestrol tinggi, bisa buat darah tingi dan juga nggak baik banyak konsumsinya, dulu gue harus jaga proporsi badan biar .” gumam letta mengingat kehidupannya dulu.,


“ itu karena loe terlalu fokus sama badan loe biar dilirik sama Fajar,. Mangkanya nikmatin hidup bukan ngebucin sepihak. “ ujar Mars kepada Letta mencetus.


Letta terkekeh pelan.” bodoh banget Letta lama kan.” gumamnya.


Mars mengangguk tidak ngeh Letta lama yang dimaksud. Mars beranggapan maksud letta adalah dirinya yang dulu. Kan memang letta yang dulu bodoh dan berotak dangkal. Uwk. Letta bersendawa menghabisi keseluruhannya makananya dan segera bersandar.


“ tanggung jawab loe Mars bilangin sama nyokap loe. Gue kekenyangan.” Ujar Letta mengusap perutnya lemah.


Mars mendengarnya hanya memasang wajah Mupeng nan datar. Letta busuk ini. “ gue pikir loe sakit, ternyata lebih ke gila Let.” Gumamnya membereskan semua piring kotor.


Plak. Letta mendelik melihat Mars yang baru saja menampar pipinya pelan.” sadar Letta. hidup loe nggak semengerikan itu, nggak usah drama.” ujar Mars pada Letta dan memainkan pipi Letta. Letta menepuk paha Mars kuat.


Mars meringis menjauh dari letta, pahanya perih dan panas dibuatnya.” Tangan loe bauk kambing anjir.” Gumam Letta sinis dan kesal.


Mars mencium tangannya.” Btw gue nggak makan kambing.” Gumam Mars mendesis.


Letta terkekeh pelan.” tetep pokoknya loe bauk di hidung gue.” gumam Letta.


Mars menatap Letta dengan malas dan menangkup kepala Letta dan menaruh kepala Letta diketiaknya.” Nih cium nih.” Ujarnya membuat letta menabok lengan Mars.

__ADS_1


Benaran bauk wey. Bau ketek sialannya itu berpadu dengan bau bau aroma lain. Letta ingin muntah dibuatnya sampai Letta menggigit lengan dan leher Mars.


Mars mendeiss kesakitan dan pintu di buka oleh Pluto. Membuat keduanya kaget


“ Wwah..” Pluto menganga melihat ulah Letta dan Mars.


Letta buru buru melepaskan gigitannya menatap Pluto yang menatapnya mengangah di depan pintu.” Bringas banget kalian mainnya.” Gumam Pluto mengerjab polos.


Mars konek menggeleng pelan melirik letta yang memang polos masalah 21 plus hanya mengerjab pelan nan polos.” Dia duluan yang ngetekin gue.” gumam Letta menunjukan Mars.


Pluto mendekat dan terkekeh sembari mengunyah apelnya.” Buat yang gue juga dong let biar orang mikirnya gue nggak jomblo.” Ujarnya menunjuk lehernya di depan Letta.


Letta mendengarnya mengerjab polos dan Mars mendadak tidak suka. “ mau digoigit?” Tanya Letta.


Pluto mengangguk.” Nggak usah Letta. dia berdaki.” Ujar Mars menarik tangan Letta mendekatinya.


Pluto menatap Mars tak suka.” ayo dong Letta gigit gue disini.” Ujarnya merengek


Letta tak paham apa maksud mereka sama sekali tidak ada pikiran kotor di otaknya pun hendak menggigit pluto, tapi tertahan oleh Mars yang menaruh tanganya di bibir letta dan menatap Pluto dingin.” Sana loe, akh Letta milik gue!!!! punya gue. Sana loe.” Teriaknya menendang Pluto meski tidak kena.


Pluto mendesis melihat Mars yang memeluk Letta dan menatapnya tajam. Letta pun kaget melihat reaksi Mars yang berlebihan.” Lagian apa sih Mars? Di gigit aja dipermasalahkan. “ gumam Letta hendak menjauh. Tapi Mars tetap memeluknya erat hingga Letta menggigit bahu Mars.


Mars mendesis menahan kepala letta.” jangan kenceng kenceng anjer.” Gumamnya memukul kepala Letta pelan.


letta melepaskannya dan Mars meringis merasakan bahunya terasa sakit. Pluto menganga melihat kelakukan Letta dan mars. Bisa Pluto simbulkan jika Letta sangat polos dan mudah dibodohi, tapi malah mendapatkan Mars? Aduh Pluto jadi kasihan.

__ADS_1


“ sana loe daki jangan ganggu gue pacaran.” Ujar Mars kepada Pluto yang menatap dirinya dan Letta sinis..


Pluto menatap nya lempeng, salah lagi? Padahal dia cuma diam loh...


__ADS_2