
“ loe katanya dibegal, nggak mau cerita? Kenapa nggak telepon gue?” Tanya mars kepada Letta menjauh dari kelasnya.
Kjiwkiw. " PJ ye Mars!!!"
Suara godaan dari kelas Mars nyaring bahkan keluar kelas.
" Nggak usah dengerin, anggap aja angin. " Ujar Mars kepada Letta. " BTW kenapa loe nggak telepon gue? mana telpon gue ga di angkat chat gue nggak di bales " Jelas Mars kesal.
“ Menurut loe gue yang hampir dibunuh bisa nelpon orang? kalo bisa mah gue udah nelpon 991.” jelas letta malas.
Mars menghela nafas pelan mendengarnya." Kalo telpon dan chat gue kenapa nggak di bales???"
" Karena gue mana sempet buka HP. " Jelas Letta mengelak, Letta malas balas chat atau angkat telepon orang-orang. jadi ia memilih main game dan nonton YouTube saja selama sakit. " Banyak bet tanya Gue mau minta duit Mars. Laper.." Ujar Letta memelas.
Mars Mengeluarkan uang dari sakunya dan menaruh ditangan letta.” nih buat jajan.” Ujarnya.
Letta terbentuk lebar menatap uang merah dua lembar diberi mars.
Muach. Letta mencium pipi Mars membuat mars shok menatap letta melotot.” Maaci bunny. Payupay..” ujar Letta tak bersalah segera menjauh.
Mars meneguk Saliva kering memegang pipinya. Tak disadari Mars pipinya sampai ketelinganya merah dibuatnya. Sama sekali tidak sadar ada Fajar yang meremas botol minumannya erat di sudut lain menatap keduanya. Rasa marah di dadanya sangat kentara di wajahnya.
Sedangkan Letta melakukan itu karena tau jika ada Fajar melihat. Letta tersenyum miring, rasakan!!!!
__ADS_1
Pergi ke kantin Letta bertemu Nato yang sedang di suruh suruh oleh orang lain dan Nato hanya mau mau saja. Letta mendelik tidka terima dibuatnya, segera mendekat dan menatap Nato dingin.” Nato..!!!! loe ngapain jadi babu mereka? Loe kan babu gue?” Tanya Letta tidak terima pada Nato.
Nato di sana mendelik menatap Letta yang mendekatinya. Mendelik tidak terima Letta mengambil semua bungkusan makanan di tangan Nato dan membuangnya di depan perempuan perempuan curly di depannya tak suka.” Nato babu gue ngapain kalian nyuruh nyuruh dia? Punya hak apa kalian ha?” Tanya Letta dingin.
Mereka menatap Letta shok dan tidak terima, “ dia aja mau mau aja kenapa loe yang sewot?” Tanya salah satu dingin.
“ yah seweot lah, secara dia kan babu gue. sekali lagi gue lihat kalian nyuruh nyuruh dia. Gue nggak akan segan matahin leher kalian.” Tegas Letta dingin. Menarik Nato menjauh.
Nato ditarik memberontak tapi letta lebih kuat, sampai didepan toilet Nato melepaskan lebih kuat.
Letta menatap Nato yang menatapnya marah." Puas loe ngerendahin gue di depan orang orang Letta?”tanyanya dingin.
“ bukan gue tapi elo yang ngerendahin diri loe Nato..!!! loe itu cowok ngapain mau mau aja di suruh suruh sama orang lain? kenapa nggak ngelawan? Loe punya otot dan punya harga diri tau nggak..1!!” tegas Letta tidak suka.
Letta menggeleng pelan.” nggak ada yang bisa loe rendahin sama diri loe. Harusnya loe bangga Nato., lue punya orang tua yang kuat, penjual gorengan bisa biayain anaknya sekolah SMA, dan loe sendiri? Kerja sebagai tukang parker karena apa? Karena loe mau beli barang atau bantu perekonomian keluarga., loe sekuat dan setegar itu. loe keren.” Tegas Letta kepada Ntao rumit.
” Sedangkan orang lain? orang lain Cuma minta sama orang tuanya, bahkan ada yang nendang pintu buat dapetin apa yang mereka mau termasuk gue. “ jelas Letta kembali menunjuk dirinya sendiri.
Nato diam menatap letta yang memujinya. menggeleng pelan.” loe sadar nggak kenapa gue selalu ngebulluy loe selama ini ha? Karena cukup gue yang ngebully loe, jangan ada orang lain. loe dibawa naungan gue selama ini kan? dan apa pernah loe di aniaya ha? Apa pernah loe dipukul pakek balok? Loe Lihat Beno anak kelas dua belas yang gendut? Bahkan makananya ditaro pencuci perut. Sedangkan loe? Pernah loe ngerasain hal itu?” Tanya Letta,.
“ Tapi loe pernah gundulin rambut gue sampek cepak.” Bisik Nato mengingat kan Letta.
Letta menggeleng.,” itu nggak sampek nyakitin fisik loe Nato. Loe aja yang nggak sadar kalo selama ini kalo Letta itu lindungi loe dengan cara dia meksipun buruk." Jelas Letta kelepasan sampai Nato menatapnya bingung.
__ADS_1
"Sekali lagi gue lihat loe mau mau aja di suruh atau direndahin sama orang orang, gue nggak segan yah Nato buat matahhin tangan loe..” bisik Letta dingin.,
“nggak ada yang boleh bully loe kecuali gue, kalo ada yang bully loe kecuali gue. lapor sama gue biar gue patahin lehernya. Gue injek perutnya. Enak aja dia mau bully musuh dan babu gue.” gumam Letta kepada Nato. Nato melebarkan mata mendengarnya, sekarang dirinya sedang dibela atau di hina sih?
“ paham nggak loe? Malah bengong?” Tanya Letta mendelik.
Nato menggeleng.”nggak mau gue..!” tegas Nato tak suka.
“ beneran nggak mau loe?” Tanya Letta dingin.
Nato gelagapan tak suka melihat posisinya yang begini. Suara bel berbunyi membuat perseruan keduanya menjadi berhenti.
Letta berdecap pelan segera menatap lain arah, “ awas loe gue lihat mau mau aja di bully. Inget yah Natoo, biarin dikeluarin dari sekolah, loe bonyok dipukul sama orang orang, atau bahkan loe dijauhin seluru dunia sekalipun demi pertahankan harga diri loe.” Jelas Letta menunuk dada Nato.
“ Biar kita miskin, nggak punya duit. Cuma punya ibuk bapak tukang gorengan, loe tukang parker. Nggak ada yang ngebuat loe harus tunduk, harusnya itu yang buat loe semakin kuat dan nunjukin diri loe lebih baik ketimbang orang lain, cukup kita miskin materi jangan sampek miskin harga diri..!!” tegas Letta menggeleng dan segera menjauh dari Nato.
Nato mengepalkan tangan, sulit, apalagi ketika mendengar alasan letta membullynya selama ini, Nato tidak yakin alasannya karena Letta hendak melindungi dirinya, tapi yang jelas ucapan terakhir Letta membuat dirinya ingin lebih kuat lagi, menunjukan dirinya laki laki punya harga diri.
Dring.. Letta menatap Hpnya. chat dari Zeyn yang terus ia read sejak dua hari yang lalu, terus menelpon bahkan orang tua nya Zeyn juga sering menghubungi ia tapi letta memilih ganti nomor. Tapi kok Zeyn masih bisa menghubunginya di nomor barunya???
Terpaksa letta mematikannya dan memencet tombol VN,.” He loe setan. Ajarin dulu tu adek loe yang bener. Gue nggak masalah balikin duit loe satu triliun sekalipun asalkan nyawa gue bisa aman. Gue hampir mati gara gara dia, sorry gue bukan pemuja duit yang bisa kalian bikin seenaknya kayak gini.” Ujar Letta mengirimnya cepat. segera ia blokir agar akun Zeyn tidak kembali menghubungi dirinya.
“ enak aja chat chat nelpoon gue terus terusan. Udah tau sikap adeknya begitu, dikira gue gila banget apa sama harta? Harta bisa dicari kalo nyawa mana bisa. mana udah mati sekali lagi, kalo mati lagi kan nggak jamin gue bisa hidup lagi ditubuh orang lain, bisa jadi kan pindah ke badan orang yang punya masalah lebih banyak lagi. amit amit deh. Sekarang aja udah puyeng sama utang.” Gumam Letta merinding.
__ADS_1
“ jadi loe bukan Letta asli?” Tanya seseorang dari belakang Letta.