Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal

Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal
Pesta sang kakak


__ADS_3

Memasuki kamar Zeyn letta mematikan lampunya, tersenyum miring melihat keseluruhan, dapat, di kamar ini ada beberapa CCTV, mau mau saja Zeyn menyuruhnya he? mau menjebak dirinya?


Dikiranya letta polos tak tau apa apa? Letta segera menghidupkan lampu, tau dimana saja kamera, di ranjang bagain atas, dinding dan di figuran berisi foto keluarga nya. Letta segera ke kamar mandi dan mematikan lampunya juga. Sial... tetap ada, letta menghela nafas, termenung sejenak melihat CCTV yang ada dikamar mandi. Ada satu yang terlihat.


Mengambil kamera itu Letta tersenyum miring dan memasukan kedalam closed, segera menghidupkan tombol water dan hanyut. Letta menutup pelan tangannya segera mengganti baju tenang di dalam kamar mandi. Memang jadi perempuan harus hati hati.,


Zeyn melihat seluruhnya, mengepalkan tangan memandang layar Tebel miliknya.” Sialan.. dia terlalu pintar.” Gumam Zeyn kesal, Zeyn tidak menyangka jika Letta tau trik ini, padahal ia sengaja ingin mendapat rekaman letta tak menggunakan baju atau sedang mengganti pakaian. Sial sial sial. Letta lebih licik darii yang dirinya bayangkan.


....


Letta keluar dari kamar mandi, mengambil tasnya di kamar milk Zeyn, menuju cermin, letta memilih mengoleskan bedak tipis, dan beberapa tambahan agar wajahnya terlihat cerah, mengambil lipstik menambahkan kesan wajahnya yang tegas dan cantik.


Selesainya Letta keluar mendekati Zeyn, zeyn melihat penampilan Letta keluar meneguk Saliva kering. Baju merah marun sangat tidak cocok untuk letta, belahan dadanya terlalu terbuka membuat letta terlihat sangat seksi dan menarik, dipadukan dengan lipstick merah merona dan rambut yang ia gerai biasa menambah kesan tegas dan berani padanya.


Gila. Zeyn semakin gila jika melihat hal begini.


“ gimana?”Tanya Letta mengibas leyer baju belakangnya.


“ jelek.” Jelas Zeyn kesal melihat baju Letta yang terbuka., mau menolak hanya itu baju di rumah ini. Zeyn akan memecat karyawan yang dirinya suruh membeli baju ini tadi. Tolong ingatkan dirinya nanti.


Letta menghela nafas memundurkan renda yang ada di lengannya agar bahunya terlihat terbuka. Tertahan oleh Zeyn. Zeyn merapikannya kasar keatas kembali membuat Letta menaiki alisnya.” Ketiak mu hitam. Jangan di lihat kan begitu.” Tegas Zeyn mengerang marah.


Letta menggeleng.” bahkan putih aku ketimbang kau, apalagi ketiak ku, glowing yah!!!’' Jelas Letta menunjukan lengannya dan ketiaknya kepada Zeyn.


Zeyn menggeleng tegas. Letta menurunkan lagi rendanya tertahan oleh Zeyn." Letta..” tegas nya menajamkan matanya.


Letta berdecap kesal dan mengatur baju bagian dadanya agar lebih rapi. Zeyn membuang muka, sial sial. Dada letta sangat besar dan putih sangat menggoda imannya.


Letta segera menyolet lengan Zeyn membuat Zeyn meliriknya.” Kenapa? Tergoda yah?” Tanya Letta terkekeh.


Zeyn menahan tangan Letta Dan menatapnya dingin seakan ingin mencincang Letta hidup hidup, Letta menggeleng pelan.” ayo pergi.” Jelas letta.


Zeyn hanya bisa memejamkan mata dan menghela nafas, segera memberi Letta tas senada dengan yang dirinya pakai dan hils. Berat rasanya Zeyn membawa Letta jika begini.


apa dia tak usah pergi saja yah? batinnya


Keduanya keluar dari rumah dengan dirinya masih menggunakan kostum yang sama dengan sebelumnya, hanya saja jas nya ia bawa dengan lengan sebelah.


Acara yang dihadiri sangat Letta kenali. Acara di rumah Zaxi kakaknya. Letta menatap rumah ini meneguk saliva kering, melirik Zeyn yang merangkul pinggangnya Letta mengerjab pelan menatap keluarga bahagia di depan saja.


” Ini acara apa?” bisik letta di dekat Zeyn.


Zeyn mengarahkan dagunya pada rangkaian bunga. Menajamkan mata melihat hal itu membacanya.” Happy anniversary pernikahan yang ke 7tahun.” Letta menatap hal itu dengan haru.


“ tuan Zeyn.”


keduanya menoleh melihat siapa yang datang, mengerjab pelan Letta menatap Nio yang di sana mendekati keduanya. Letta sedikit kaget bercampur senang sebab ini pertama kali ia melihat Nio kembali!


Kalian ingat paman Nio? Pembunuh bayaran yang benar benar baik pada letta? yah dia terlihat jauh lebih baik menggandeng seorang istri yang sangat cantik, wajahnya sama sekali tidak ada berubah, masih ada baret di bagian wajahnya. Bedanya aura Nio sekarang sudah sangat positif dan aroma uang.


“ tuan Nio.” Bisik Zeyn membalas jabatan tangan Nio.

__ADS_1


“ wah sudah bawa Gandeng yah.’ jelas Nio menatap Letta.


Letta menatap Nio dan tersenyum bahagia.” iya.” Gumam Zeyn pelan. melirik Letta aneh, kenapa Letta terlihat bahagia bertemu nio?apa dia juga punya hubungan gelap dengan Nio?


Nio melihat wajah Letta yang menunjukan kebahagiaan menaiki satu alisnya. “ oh dia menang orang yang ceria.” Jelas Zeyn pada Nio yang Nio mengangguk pelan, melirik istrinya yang menatap Letta tajam.


Letta tersadar saat bahunya di senggol oleh Zeyn.” lihat istrinya.” Bisiknya melirik sebelah Nio.


Letta melirik istri Nio yang menyipitkan mata menatap dirinya tajam.'’ dia sudah bersuami yah.” ketusnya mengeratkan gandengan pada Nio.


Letta mengulum senyum mendengarnya.” Hahaha tidak tidak. Suami mbak mengingatkan saya sama seseorang di sebuah Film yang bertema pembunuh bayaran.” Jelas letta.


Nio melebarkan mata melirik letta.” serem.” Gumam istrinya Nio membuat Letta terbahak melirik Nio yang pias memandangnya.


“ Letta jaga bicaramu.” Jelas Zeyn kesal.


“ tidak tidak. Pemain filmnya tampan kok. film pembunuh bayaran yang sangat berbakat dan luar biasa'.” Jelas letta pada Zeyn.


Zeyn menghela nafas pelan melihat tingkah letta.” kita ke atas dulu yah ke keluarga tuan Zaxi.” Jelas Zeyn menarik Letta menjauh.


Letta mengangguk setuju dan mengikuti Zeyn. sebelumnya mengedipkan satu mata pada Nio, Nio menatap hal itu tertegun. Siapa letta? apa dia seorang yang dirinya kenal?


dan dari mana ia tau masa lalu dirinya?


Mendekati Zaxi bersama istri dan anak anak perempuannya yang menggunakan baju serba Pink letta tersenyum senang, menatap anak kembar Zaxi, mereka terlihat sangat lucu dan mungil. Harusnya letta sudah dipanggil aunty oleh mereka kan?


“ selamat tuan Zaxi atas anniversary pernikahan kalian. Semoga terus langgeng yah.” jelas Zeyn menjabat tangan Zaxi tersenyum tipis.


Zeyn terkekeh pelan mendengarnya.” Hanya ingin bersosialisasi saja.” Jelasnya melirik istri dari Zaxi yang tersenyum.” Selamat Ibu Hana.” Gumamnya menjabat tangan hana.


Tapi segera dijabat oleh zaxi sebelum Zeyn menyentuh tangan istrinya.” Iya sama sama.” jelas Zaxi tersenyum miring.


Zeyn melirik Zaxi mendelik. “ hahaha “ tawa Hana melihat wajah keduanya. Sama dengan letta yang terkekeh masam melihat Zaxi yang over protektif pada istrinya.


“ yaampun ini siapa? Cantik sekali.” Jelas istri Zaxi tersneyum tipis pada Letta, sejenak usainya menyipitkan mata.” Kamu perempuan yang di makam adiknya zaxi kemaren kan?” tanyanya Ragu, kembali lebih lanjut memandang wajah letta yang menggunakan make up dewasa. Terakhir mereka bertemu letta masih menggunakan baju SMA.


Letta mengangguk pelan menyalami tangan hana.” Halooo. Iya saya yang di sana, dan saya tunangannya Zeyn.” jelasnya melirik Zeyn.


Hana mengangguk paham melirik Zeyn dan Zaxi yang diam mendengar hal itu, “ oh oke. Terimakasih sudah datang.” Jelasnya tersenyum tipis.


“ mereka siapa namanya?” Tanya Letta melirik kedua anak kembar dibawahnya.


“ emm sini.” Panggil Hana memanggil kedua anaknya menggunakan baju princess cantik berwarna pink, make up kecil seperti peri membuat mereka sangat cantik. Letta tidak menyukai anak anak tapi jika itu keponakannya dirinya sangat excited,.


” Ini namanya Nuara. Dan ini Nauna.” Ujarnya menunjukan kedua anaknya di kanan dan kiri semangat. Keduanya mirip sekali seperti pinang dibelah dua.


Letta menggaruk lehernya pelan.” cara bedakan nya bagaimana?” Tanya Letta.


Hana terkekeh.,” naura itu ceria, humble, tapi kalo Nauna orangnya pendiem nggak banyak bicara., tapi dia paling care sama siapapun. Naura pakek gelang warna pink kalo Nauna yang warna hitam.” Jelasnya tegas pada Letta.


Letta merasa kembali pada masa lalunya, seperti dirinya dan Reta.” Hehe dia seperti kami dulu.” Gumam Letta tanpa terasa keceplosan.

__ADS_1


” Kau juga kembar?” Tanya kaget Hana.


Letta segera menggeleng pelan tersenyum tipis.” Kau salah dengar.,” jelas Letta. Hana menaiki alisnya memandang Letta aneh. Telinga Hana sangat bagus loh.


Letta hanya tersenyum tipis mengusap kepala Naura dan Nauna. Keduanya mengerjab polos memandang Letta yang begitu senang memandang mereka. “ hallo..” gumam letta tersenyum tipis.” Panggil kakak aunty oke.” Jelas letta terkekeh. Rasanya ingin menangis.


“ hei..” gumam Zeyn menggoyang pelan bahu Letta. Letta menoleh memandang Zeyn, mengerjab tersadar apa yang dirinya lakukan. Ia menoleh melirik Zaxi dan istrinya yang sedang melihat tingkahnya.


” Harusnya dipanggil kakak dong, kamu kan masih muda.” Gumam Zeyn pelan, ditertawakan oleh hana. Letta hanya menunjukan wajah polosnya. Zaxi diam menatap letta sulit, ganjal kepada apa yang dirinya lihat..


“ yaudah kalian silahkan nikmati pestanya, jangan sungkan dan makan yah.” jelas Hana menepuk punak Letta. letta mengangguk pelan segera mundur melirik Naura dan Nauna yang menatap dirinya dengan pandangan bertanya. Letta segera mundur menjauh tanpa apa yang dirinya inginkan dapat. Hu sulit memang, apalagi dirinya bukan siapa siapa.


“ aunty cantik banget.”


Letta mengerjab menatap Naura yang menggenggam tangannya. Letta tersenyum lebar dan memeluk Naura cepat. Zaxi diam memandang letta yang bersikap tidak normal.


Terkekeh pelan.” panggil sekali lagi.” gumam letta mengusap pipi naura.


Naura mengerjab polos.” Kak aunty cantik.” Ujarnya.


Letta memandang Naura gemas. Terkekeh pelan.” lain kali kita harus main, kakak suka makan udang balado, kamu suka nggak?” tanyanya.


Naura berbinar mengangguk.” Suka banget... itu makanan favorit aku.” Tegasnya berbinar.” Papa juga.” jelasnya melirik Zaxi.


Letta terkekeh pelan dan menepuk pundak Naura pelan,. dirinya juga tau sebab Aletta dan Zaxi memiliki persamaan kesukaan, sama sama suka udang dan makanan pedas.


“ ayo naura.. kita akan buka acaranya.” Jelas Nauna memandang Letta tegas dan tak suka.


Naura mengangguk pada kembarannya.” Yaudah duluan yah kakak cantik.” Naura melambaikan tangan segera menjauh membuat Letta melambaikan tangan juga kepada Naura. Nauna terlihat tidak menerima dirinya.


“ letta..” gumam Zeyn melirik letta aneh. Letta tersenyum melirik Zeyn, melirik Zaxi yang masih memandangnya dingin. Letta segera memilih menjauh,


“ kau terlihat akrab dengan mereka?” tanya Zeyn sembari berjalan bersama letta.


Letta menggeleng pelan.” hanya perasaanmu saja.” Tegas Letta pelan. Zeyn menghela nafas pelan merangkul lengan Letta. menuju tempat dimana keramaian ada, di sana Letta memilih undur dan duduk di dekat makanan. Mengambil beberapa makanan yang di sediakan, letta duduk di meja yang tak jauh dari Zeyn dan kawannya yang sedang mengobrol.


” ehem..” Letta melirik sunja yang menatap dirinya angkuh, tersenyum miring memandang letta tak suka.” wahhhh ada princess nih.” Gumam Sunja pelan memainkan jus merah ditangannya.


Letta meliriknya malas, masih makan dengan tenang Sunja ingin angkat bicara tetapi tertahan.” Jangan ganggu gue, atau loe tau akibatnya.” Jelas Letta berbisik.


Sunja terdiam menatap tatapan Letta yang mulai mendongak memandangnya, memainkan memainkan jus yang dirinya punya ." Udh takut..!" gumam Sunja pura-pura takut.


Letta tersenyum miring.” Loe tau gimana keadaan Cinta dan Belle hari itu?” Tanya letta berbisik.” Kemaren yang di hotel dan kasusnya sedang marak?” Tanya Letta menaik turun alisnya.


Sunja mendengarnya mengerjab pelan tak paham. “ loe bakal bisa rasain gimana jadi mereka kalo masih terus cari masalah sama gue.” jelas letta tegas.


“ jadi loe pelakunya?” Tanya sunja kaget.


Letta mengangkat bahunya acuh.” Menurut loe? Gue rasa mereka pantas dapetinnya.” Jelas letta tersenyum miring melirik sunja.


Sunja kaget mendengar jawaban Letta yang tertekan arogan miliknya. “ gue nggak segan sama loe ataupun siapapun yang buat gue nggak nyaman.” Ancam Letta dingin kembali.

__ADS_1


__ADS_2