
Zeyn menunjukan jalan sebelumnya.” Sepertinya di sana, coba kita kembali dan kearah sana.” jelas Zeyn tegas.
Xior mengangguk segera berjalan ke sana. sudah hampir malam dan itu membuat suasana gelap. Tapi Xior tidak berhenti sama sekali berjalan dan Zeyn sudah lemas, kakinya sudah penuh tanah lumpur dan juga tumbuh-tumbuhan yang lengket.
Strak.. srak. Kyak. Zeyn dan Xior kaget melihat banyaknya b4bi yang melewati mereka berlari. Mereka melirik kebelakang b4bi. Keduanya sontak melebarkan mata melihat jika b4bi itu di kejar oleh serigala. “ Xior lari.” teriak Zeyn menarik Xior menjauh. Xior menggeleng pelan segera menjauh bersembunyi di belakang pohon melihat serigala mendekati mereka dan melewati mereka.
Zeyn memandang Xior lemas, melihat bagaimana beraninya Xior.” Bersembunyi lagi.” gumam Xior membawa Zeyn untuk di belakang pohon cukup gemetar, dan segerombolan serigala kembali lewat menyusulnya kawannya.
Zeyn melihat itu dalam diam, bisa dikatakan Zeyn tidak pernah berhubungan dengan binatang buas selama ini, dan ia melihat bagaimana liarnya mereka.
hari sudah hampir gelap berwarna biru. Ini sulit untuk mereka lalui kembali.”jika ada satu serigala itu artinya ada serigala lain, jangan lari jika dia mengejar mangsanya, bisa jadi dia berfikir kita mangsa yang sedang dikejar. " Jelas Xior kepada Zeyn.
" Gimana, orang udah ketakutan yah kabur!" gumamnya kesal.
Xior menghela nafas pelan menatap hari sudah gelap.” Kita harus tetap disini malam ini, karena sudah malam, “ jelas Xior tenang.
Zeyn menghela nafas pelan.” pulangpun tidak bisa sebab jalan yang kita lewati cukup ekstrim, tidak mungkin kita memanjat jurang.” Gumam Zeyn jujur.
Xior berdehem pelan.” kita cari sungai atau pohon besar terdekat untuk berlindung, takutnya hujan.” Jelas Xior serius.
Zeyn mengangguk bersama Xior. Xior memandang pisau di tangannya.” Untung aku bawa ini.” gumamnya pelan dan memainkan pisaunya.
Zeyn menunjukan pistolnya dan berdehem.” Aku juga, untuk berburu makan malam ini cukup. Aku lapar.” Jelas Zeyn kesal.
Xior terkekeh pelan kepada Zeyn. ini yang membuat mereka berteman dan berdampingan, sebab Zeyn dan Xior memiliki pisikis yang terganggu.
Yah alias gila, apalagi jika bukan itu?
...----------------...
“Pak jangan gini pak.. bapak bisa sakit kalo nggak makan makan.” Gumam nadia pada Agung.
Agung melirik nadia dingin.” Bagaimana bapak bisa makan sedangkan bapak tidak tau anak bapak makan atau tidak diluar sana nadia?” Tanya agung dingin
“ tapi pak.. “ gumam nadia pelan.
” letta bukan sosok yang lemah, bapak tau kan jika dia paling kuat di antara yang lain, dia paling nakal dan paling bisa mengatur dirinya sendiri. Bapak sebagai ayahnya pasti paham tentang anak bapak.” Jelas Nadia tegas.
“ dia bisa mengontrol diri, bisa melakukan apapun sesuka hatinya, kita bahkan tidak selihai dia. Bahkan dia menyelesaikan masalah tampa harus meminta bantuan orang lain. letta pasti bisa menjaga pola makannya, dia pergi sebentar dan akan kembali percayalah pak.” Gumam Nadia tegas
“ kamu percaya?” Tanya Agung nanar.
__ADS_1
Nadia mengangguk tegas.” Ibu paham dan ibiu yakin jika letta diluar sana baik baik saja. Dia pergi hanya untuk menenangkan diri.” Tegas Nadia.
Agung menggeleng pelan.” bapak lebih tau dia tapi..” gumam Agung menghela nafas pelan segera menjauh." Dia nggak baik baik aja Nad..!" gumamnya bergetar.
“ pak..” panggil Nadia.
Agung tak menjawab membuat Nadia menghela nafas pelan, siapa yang tak peduli pada anaknya sendiri??? Nadia khawatir tapi ia tak bisa berbuat banyak.
.....
Zeyn dan Xior kedinginan di dalam hutan, untung lah memiliki korek api, keduanya maish bisa menghidupkan api menggunakan kayu kayu kering di sekitar. Zeyn sendiri menangkap ayam hutan untuk mereka nikmati malam ini. Bersandar dipohon besar untuk tidur, untung tidak hujan malam ini.
“ siapa di sana?”
Xior dan Zeyn sontak melirik ke arah mengajak bicara, mereka mendapatkan beberapa orang menggunakan senjata api menekati mereka. Xior dan Zeyn saling lirik, paham jika di depan ini pasti petugas Negara.
" Hey apa yang kalian lakukan di sini!!!" tegasnya mengarahkan senjata yang mereka pegang ke arah Xior siap siaga.
“ kami tersesat.” jelas Xior pelan.
mereka menaiki alis memandang mereka aneh dan tidak percaya. Tapi Xior kembali bicara.” Karena terlalu sore tak tau arah pulang, jadi kami memilih untuk beristirahat di bawah pohon. Jika tidak tersesat hanya orang gila ingin tidur di hutan tanpa tenda.” Jelasnya kembali kesal pada mereka terlihat yak percaya. Melirik senjata yang mengarah kepada mereka, sialan mereka pikir dirinya takut?
Petugas menyenter wajah Zeyn dan Xior. Keduanya menyipitkan mata menutup cahaya yang mengarah kepada wajahnya.” Silau..” tegas Zeyn. mereka mengarahkan senter kearah api, lalu makanan yang ada di sana, sampai pada tak ada apapun, ada air satu botol yang di bawa menggunakan bambu cukup panjang. Mereka baru percaya.
Zeyn dan Xior saling lirik dan menggeleng.” kami mencari seseorang, karena sudah dua hari hilang, takut dia memasuki hutan dan tersesat, dan sekarang kami yang tersesat.” Jelas Zeyn tegas,
Reno mendengarnya itu.” jangan jangan wanita yang kemaren kita temukan?” sahut salah satu yang lain.
Zeyn dan Xior saling lirik dan menatap arah Reno dan satu temannya. Reno melirik temannya kesal.” Diam alif.” Tegasnya. Alif hanya diam tak lgi menjawab.
“ siapa? Wanita? Apa kakinya terkilir dan terluka?” Tanya Zeyn mendekati Reno.
Alif mengangguk kaku di hadapan Zeyn.” dia terjatuh dari jurang. Sekarang berada di markas komandan.” Jelas Alif kembali kepada Zeyn.
“ diamlah.” tegas Reni pada alif. “ Kita tidak tau apa dia teman atau apa yang terjadi sampai membuat wanita itu terjatuh. Jangan terlalu mudah dalam bicara.” Jelas Renmo bernisik ditelinga Alif., Alif menyadari kesalahannya menunduk tak berani.
Zeyn dan Xior mendengar itu segera menggeleng.” kami bukan musuhnya, kami mencari karena kami kehilangan, dia sebelumnya tinggal di villa kami.” Jelas Zeyn pelan mendekati Reno.” Dia kekasih saya.” Jelas Zeyn tegas.
Reno memandang zeyn horror.” Lah?” gumamnya, artinya Putra menyukai kekasih orang?
“ aku akan membawa kalian ke markas komandan, tapi sepertinya besok pagi saja, seba.”
__ADS_1
“ sekarang.” potong Zeyn tegas.
Reno mendengarnya hal itu menggeleng.” cukup jauh dari sini, berjalanan di malam cukup berbahaya di sini, sebab ini sudah masuk hutan lindung.” Tegas Reno.
Zeyn hendak menolak tapi Xior menahan tangan Zeyn, ia berdehem menggeleng pelan kepada Zeyn yang melirik dirinya.” Kita tidak bisa memaksakan keadaan, besok kita akan berangkat ke markas mereka.” Tegas Xior.
Zeyn hendak menolak tapi Xior menggeleng kepada Zeyn, mereka tidak bisa memaksa mereka yang hendak menolong, bukankah kurang sadar diri jika sudah minta tolong maksa pula
Letta menguap pelan, enak sekali di sini, semua orang sibuk dan dirinya sangat di awasi oleh Putra, bahkan untuk keluar saja ia tidak di bolehkan karena kakinya masih sakit. Letta jadi seperti manusia yang cacat, tapi tak apa sebab kaki Letta benar benar bengkak sekarang, karena sudah diobatkan mangkanya ia sudah gift dan cukup baik kan hari ini.
Tapi tunggu, letta melotot melihat ada Zeyn di dalam tenda menatap dingin dirinya.
“ loh loh?” letta melirik sekeliling, mengucek matanya, benar benar Zeyn. Letta melotot melihat ada Xior juga yang duduk di atas kursi lipat sembari makan pisang.” Sudah kaburnya Letta?” Tanya Zeyn mendekati letta dingin. Aura nya sangat meembunuh letta.
Letta menggeleng.” eng.” Ia ingat terakhir kali memang ingin kabur tapi kan tidak terealistis sebab bertemu bedebah satu itu.” oh enggak, gue kemaren ketemu temen Tama, dia kurang ajar jadi kami berantem dan sama sama jatuh jurang, sialnya dia ninggalin gue dan gue di selamatkan sama polisi militer di sini. Tanya aja sama Putra.” Jelas Letta mencoba tenang.
Zeyn menghela nafas pelan menarik bahu Letta lembut. Letta melebarkan mata merasakan Zeyn memeluk tubuhnya ringan. Zeyn memejamkan mata menaruh kepalanya dicengkuk leher letta. “Letta.. kamu nggak tau gimana khawatirnya aku pas dengar kamu hilang. Kami sampai tersesat di hutan, andai kami tidak ketemu hp kamu dipinggir jalan kami tidak akan tau kamu di sini.” Jelas Zeyn.
“ kalian tersesat?” Tanya Letta berbisik melirik Zeyn di sebelahnya.
Zeyn mengangguk enggan melepaskan pelukannya pada Letta.
” iya... untung nggak dimakan serigala” jelas Xior menyahut pada Letta yang bertanya.
Letta melirik Xior yang angkat bicara, lihat senyum Xior, itu senyum yang menyimpan banyak hal. “ dan kami ketemu salah satu yang bertugas jadi subuh tadi kami segera ke sini, dan ternyata nyonya yang di cari sedang tidur nyenyak.” Jelasnya mengejek.
Letta mendengar hal itu menghela nafas pelan.” disini aksesnya jelek, jadi nggak ada yang bisa gue lakuin sampai gue cukup sembuh.” Jelasnya pelan." Dan mereka juga nggak bisa ninggalin tugas buat gue!"
Xior berdehem pelan melihat sekeliling. Zeyn melepaskan pelukannya pada Letta.” kau tak membalas pelukanku?” Tanya Zeyn berat.
Letta melirik Zeyn dan menjadi kikuk.” Aku hehehe tadi nggak ngeh. Baru bangun.” Gumam Letta pelan.
Zeyn tersenyum tipis.” Syukurlah jika kau baik baik saja. Tapi luka mu cukup bertambah.” Jelasnya melihat wajah Letta yang sudah hampir menguning di beberapa tempat yang artinya itu akan segera sembuh kembali.
“ siapa pelakunya?” Tanya Zeyn kembali menatap manik mata Letta legam. Manik mata Letta menatap balik manik mata Zeyn, Zeyn begitu tulus meskinya caranya salah, menghabisi seluruh orang sebenarnya salah kan???
“ diia udah binasa..” jelas Letta tersenyum miring.
Ingat bagaimana ia menyebar berita Galen kepada seluruh dunia betapa bejatnya dia, lalu ayah dan ibunya yang pasti hancur. Letta tidak tau jika ayahnya Galen membunuh istri dan anak perempuannya karena melakukan hal terlarang kepada Galen atau Bara yang menghancurkan mereka. Tapi yang jelas Letta tau jika Galen hancur, dan dan jika tidak hancur juga letta akan menghancurnya kembali.
Zeyn mendengar hal itu tersenyum lebar menepuk pelan pipi Letta.” saya senang mendengarnya. “ jelasnya. Letta tersenyum miring di depan Zeyn. Zeyn menghela nafas melirik Xior yang diam saja masih makan dengan pisang dan buah buahan.
__ADS_1
“ kita harus keluar dari sini.” Jelas Zeyn tegas.
Xior menggeleng.’” sepertinya di sini beberapa hari lebih baik. untuk menuntas rasa suntuk, aku ingin bermain main .” jelas Xior tersenyum menang. Zeyn menggeleng pelan.