
Berkhir karena malam ini Letta masih sakit tidak diperbolehkan puilang oleh orang tua Mars, dan parahnya Letta disuruh menginap di kamar mars. He ini orang tua Mars mendukung dirinya di grebek warga atau bagaimana letta juga tidka paham. Ia hanya bisa memijit pangkal hidungnya, bertemu dengan keluarga Mars besok saja katanya sebab tadi mereka juga ikut prihatin pada keadaannya.
emang dirinya kenapa sampai harus di prihatinkan? sudah sehat begini kok malah di prihatinkan, Letta sudah terbiasa akan trauma jadi susah bisa mengendalikan nya dengan baik.
Melirik Mars yang main hp di sebelahnya, Letta tidak peduli dengan Mars, tapi karena terlalu mengantuk ia memilih tidur di sebelah mars memeluk bantal guling,
Mars melihat Letta yang dengan santainya tidur tanpa takut ada dirinya disini mendesis tak habis pikir akan jalan pikiran Letta .” Dia pikir gue disini batu apa gue cowok nprmal anjing.” Gumam Mars kesal sendiri dibuatnya.
" Ini kita sedang berdua doang loh dikamar!!" geram nya kembali.
Apalagi melihat letta yang tidak mengenakan selimut membuat celana boxernya tersingkap ,menampilkan kaki putih mulus, mars dengan kasar melempar selimut ke kaki Letta.
Letta mendesis tak nyaman menerjang selimut hingga jatuh. Mars mengusap kepalanya kasar segera keluar. Demi kebaikan diri ia akan mengijap dikamar kakaknya yang gila saja, ketimbang dia menjadi gila di kamarnya.
Letta mengintip lewat ekor mata melirik Mars yang keluar, terkikik Letta mengeluarkan hpnya.” baik juga mars rupanya.” Gumamnya pelan, dirinya hanya mengetes saja tadi apakah Mars sama bajingannya dengan laki laki lain.
Rupanya tidak juga, Mars cukup baik menjadi seorang pria, tidak berniat atau bahkan melakukan hal buruk kepadanya.
Mars membuka pintu kamar Pluto kasar membuat sang empu yang sedang chatingan meliriknya dengan lirikan malas.” Ngapain loe?” Tanya Pluto masih fokus pada HPnya tanpa melihat Mars mendekatinya dan menduduki diri di kasur sebelahnya.
Mars melirik Pluto malas.” Letta tidur kamar gue.” ujar mars dengan kelam.
” Jadi gue nginep disini.” Jelasnya dengan ogah ogahan.
Pluto mendengarnya menggerling mata tak suka.” ogah akh. Sana loie tidur bareng Letta aja, lagian kan kalian udha mau tunangan jadi nggak apa apa kali. Jebol paling nikah.” Ujar Pluto mendorong mars.
Plak. argh Pluto memegang wajahnya yang di gampar oleh Mars pelan.” ngomong nggak ada spasinya gini, dipikir gue nggak mau apa? Yah mau lah, tapi anak orang mau gue kasih makan apa? batu?” Tanya mars dengan kesal.
Pluto terlkikik mendengar pengakuan Mars.” Jadi mau nikah sama Letta?” tanyanya mengejek.
__ADS_1
Mars mendesis melihat tingkahnya Pluto” gila aja nggak mau sama Letta? loe nggak lihat muka sama bodynya uwuh..” ujar Mars dengan memainkan tangannya bak gitar spanyol.
Plak. Mars mendesis saat Pluto melempar kepalanya kuat menggunakan bantal.” Otak loe perlu rehabilitasi nggak sih??? soalnya isinya sampah semua itu, jadi miris gue.” jelasnya mengeleng pelan melihat Mars prihatin.
“ tapi emang beneran, letta spek begitu mau gue nikahin, mangkanya gue keisni, ketimbang nafsu mending turu.” Gumamnya segera merebahkan diri.
Pluto menghela nafas pelan.” emang sih. Letta cantik plust bohay.” Gumamnya pelan.
Mars mengangguk setuju. Siapa yang tidak mengakuhi? Proporsi tubuhnya yang tinggi dan kurus menambah kesan dirinya sangat cantik, apalagi beberapa di tubuhnya berisi tepat di tempats eperti dada bokong, bibir yang seksi, mata yang sayu meski bulat.
Hidung yang mini. Persis seperti antagonis pada umumnya yang bersikap menggoda dan membuat Iman goyah. Letta oh letta, dia sangat cantik
...----------------...
Pagi hari Letta bangun dengan muka polos tanpa menggunakan make up apapun, diberi baju oleh Bunga secara lengkap, baik dalaman maupun HB. Hehe di balik yah ges., malu sebenarnya, tapi juga sekaligus senang,. Ia diberi dres bunga bunga membuat kulitnya yang putih sangat cocok dengan dres ini, bunga bunga di dres pun berwarna pink cantik. Letta suka.
Dengan rambut yang bop X cut leyer, letta seperti anak kecil polos menggunakan baju ini, andai saja proporsi tubuhnya yang tak berisi, ia pasti akan dikira anak anak. Keluar dari kamar Mars yang serasa kamarnya sendiri.
Mars melihat Letta begitu anggun dan cantik mengerjab polos tak percaya, sama hal dengan pluto, letta sangat cantik walau tanmpa riasan apapun.
Letta tersenyum menduduki diri di kursi yng di suruh Bunga, melirik sih kakek dan nenek memandangnya dingin.” Hgaloo kakek... nenek.. tua.” Gumam Letta di ujung kalimat tetapi di dengar yang lain.
Mata Mars melotot melihat Letta. letta cengengesan mendapat tatapan tajam yang lain.’ “ tua tua tampan nan cantik, semakin tua semakin menawan, itu kalian.” Gumam letta melanjut.
Bunga dan Bumi terkekeh melihat tingkah Letta yang menggemaskan di depan mereka.
“ jadi kamu yang membuat cucu saya mau membatalkan pertunangannya bersama kirana?” ranya kakek yang di hadapannya dingin.
Letta mendengarnya mengangguk dan mengeleng.” Nggak juga kek, kirana selingkuh mangkanya Mars mau batalin.’ “ jelas Letta dengan kalem dan jujur.
__ADS_1
“ selingkuh?” Tanya nenek di sebelah kakek melirik Mars.
Mars yang disana mengangguk.” Kan mars udah bilang Kirana selingkuh, kalian nggak percaya.” Gumam Mars negan kesal.
“ iya kakek, dia selingkuh dengan laki laki bernama Fajar, mangkanya Mars ngajak saya tunangan.” Ujar Letta dengan tenang menerima roti yang diberi oleh Bunga, lalu meminum susu yang sudah di sediakan.
Kakek dan nenek Mars mengernyitkan dahinya heran.” Tapi kata martin Kirana menolak tegas pembatalan yang di ajukan, artinya dia menyukai Mars.” Ujarnya dengan pelan.
“ bukan karena menyukai, tapi dia nggak mau kehilangan tambang aja, kan Mars kaya raya.” Jelas letta memakan roti dengan selai keju .
” eh eh btw ini susu kambing susu sapi?” gumam Letta kaget melihat susu yang ia minum. Ingat kata Agung semalam jika dirinya alergi susu sapi, kan barabeh.,
“ jaid kamu dekati cucu saya karena dia kaya raya?” Tanya kakek Mars dingin tidak mendengar gumaman Letta mengenai susu.
Letta mengangguk pelan.” mars suka kasih saya jajan, jadi saya mau dan suka sama dia.” jelasnya dengan jujur.
Kakek dan nenek Mars melirik Mars dengan lirikan tajam. Mars buru buru menekan lasi goreng miliknya.” Duh tante ini susu sapi atau apa yah?” Tanya letta kepada Bunga.
“ kedelai, kenapa lett?” Tanya Bunga kepada letta heran.
“ soalnya kata ayah saya saya alergi susu sapi jadi bisanya minum susu kambing.” Gumam Letta.
“ oh nggak itu kedelai. Nanti mama buatkan list kalo kamu kesini nggak ada susu sapinya yah.” ujarnya. Letta mengangguk polos kembali meminum susu dengan khidmat., sampai tidak ingat ada kakek nenek Mars di sana.
Keduanya saling lirik, sebenarnya antara suka dan tak suka. Letta sangat menggemaskan dengan tingkah jujur dan tak adaa ragu di wajahnya, tapi dia terlihat tidak sopan dimata mereka. “ siapa nama kamu?”
Letta melirik kakek Mars dan berdehem.” Letta Yonarsa kakek.” Ujar letta sopan kepada kakek mars
” Nama kakek siapa? Atau ada panggilan?” Tanya Letta kembali. Melirik nenek di sebelah kakeknya.” Dan nenmek siapa? Pakek skincare apa kok masih cantik dan kelihatan muda?” Tanya Letta menggoda.
__ADS_1
Ayo Letta buat mereka membencimu!