Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal

Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal
Diterima


__ADS_3

Menatap keseluruhan Letta menjadi ragu, ini bukan hari ulang tahunnya kan???


“ dokter cantik..” teriakan itu membuat Letta menoleh menatap Juya yang duduk di kursi roda di dorong oleh Putra. Letta melihat itu diam, dan tersenyum tipis.


Mendekati letta Putra tersenyum lebar. Juya segera menggenggam tangan Letta dan tersenyum khasnya” dokter cantik. Papa bilang dokter mau jadi mama Juya. Apa dokter cantik itu nyata? apa Juya akan punya mama sekeren dokter cantik?” Tanya Jiya penuh rasa senang menatap Letta.


Letta terkekeh pelan mendengar itu, senyumnya sangat lebar dan Putra segera berjongkok, mengajukan cincin., tersenyum terluka, Putra menghela nafas pelan.” sekali lagi letta..” bisiknya penuh permohonan.


Letta tak menyangkah,. Tak tau harus berepsresi seperti apa. Sampai air matanya jatuh. Putra menatap letta tulus.” Sekali lagi aku minta buat minta kamu terima aku.. hehe..” jelas Putra tersenyum tulus.


Mengusap air mata Putra menatap Letta seksama.” Aku nggak minta apa apa lagi... aku nggak tau sampai kapan buat ngemis kamu sama aku. but sorry I really love you Until I go crazy. This time I hope you accept me!.. “ Bisiknya lirih. Letta tersenyum mendengar itu dan menutup wajahnya sedih.


“ Putra aku,,” Putra menggeleng pelan.


Memotong ucapan Letta yang belum selesai.” Aku suka kamu seluruhnya. Baik kekurangan atau apapun itu. pliss.” Bisik Putra. Letta mendengar itu menangis membuat Putra memeluknya erat. Letta tak tau jika perasaannya saat ini sangat bahagia. ia merasa sangat beruntung di cintai begitu tulus.


Putra memeluk letta erat.” Nggak apa apa kalo di tolak lagi. Aku akan kembali mengejar kamu sampai mati. Tapi jangan nangis. Aku mohon jangan nangis.” Bisiknya lirih,.


Letta menangis lirih mengeleng dipelukan Putra.” Kamu nggak capek ngejar aku?” Tanya Letta dengan sedih.


Putra menggeleng pelan dan terkekeh.” Dari aku jadi berondong. Beda usia lima tahun, sekarang kamu berusia lebih kecil aku tetap sayang kamu, aku tetap cinta kamu." Jelas Putra sangat tulus...


putra mengecup pelan tangan letta.” nggak tau kenapa aku kayak terlahir hanya bisa cinta kamu bukan siapa siapa..” jelas Putra serius. m


“ Letta..” letta melebarkan mata. Melihat sekeliling yang sudah ada keluarganya.


Agung.. Nadia, nemo.. Nato.. Beta.. bahkan disana juga ada Panji, Komala dan juga Alleta. Letta melihat itu kaget kok ada ibunya disini??


“ kok mereka ada disini?” Tanya Letta pada Putra.


Putra menggelengkan pelan.” hehe mereka yang buat acara dan kasih saran.” Jelasnya malu-malu m


Letta paham Putra sudah bicara pada orang tuanya. Letta menatap Agung di ujung sana dan Agung mengangguk sembari menangis.


Letta melihat itu ajdi terharu, “ Letta..” letta melirik Zaxi dan Bara yang juga di sana. letta terkekeh pelan. keduanya melambaikan tangan.


Letta menatap Putra dan mengangguk.” Aku... Kalo kali ini aku terima aku nggak egois kan???.” Jelas Letta pelan.


Putra tersenyum lebar tak sengaja menangis lebih keras segera memeluk Letta. tangisan Putra sangat rucah sangat bahagia membuat semua orang bersorak bahagia.


Juya mengerjab polos menatap semua orang.” Juya akan punya mama dokter cantik?” tanyanya berseru bahagia di sana.


" Juya kamu punya mama baru!!" Seru Putra memeluk anaknya erat juga. Juya ikut berseru bahagia di pelukan ayahnya. menatap orang-orang bahagia Juya ikut bahagia.


Bara menepuk pelan kepala Juya dan tersenyum lebar.” Hai adik tiri.” Ujarnya tengil.

__ADS_1


Juya menatap bara tak suka.” kamu memangnya siapa??” Tanya Juya tak suka.


“ aku anak mami Letta.” jelasnya dengan kesal.


Juya melebarkan mata tapi tak bisa berkata kata sebab Putra mengecup kepalanya dan memeluknya erat. Letta terkekeh dipeluk oleh agung dan Nadia.


“ akhirnya..” Putra memeluk Panji erat.


Panji menepuk pundak anaknya.. putra menangis lebih lirih, ini sangat membahagiakan, momen paling bahagia di hidupnya. Letta menerima dirinya .


Panji menepuk pundak putra ikut senang. Menatap Putra yang menangis segera menghapus tangisan anaknya.” sekarang kamu sudah mendapatkan dia.. jadi ayah minta jaga dia baik baik. sayangi dia seperti kamu menyayangi diri kamu sendiri. Jangan kamu sakiti dia.” Tegas Panji.,


Putra mengangguk.” Pasti yah pasti.” Bisiknya.


Komala ikut memeluk anaknya erat.. “ selamat yah nak.” Bisiknya lirih. Komala dan Panji adalah bukti dari ketulusan putra anaknya pada Letta.


Putra mengangguk memeluk ibunya. Alleta adik Putra di sana menguap pelan malas ini acara yang membosankan baginya.


Letta di peluk oleh agung dan Nadia. Keduanya memeluk anaknya erat. Sampai zaxi mendekati letta dan keluarganya. Zaxi senang melihat letta yang di sayang oleh ayah dan ibunya yang sekarang. Ia bisa lihat bagaimana tulusnya agung dan Nadia menatap letta.


agung mengusap pelan kepala letta.” kamu berhak bahagia.. tapi jika dia menyakiti kamu, kamu harus ingat. Masih ada bapak disini yang siap pukul dia oke?” Tanya agung.


Letta terkekeh pelan.” bunuh aja nggak sih pak?” Tanya Letta bercanda.


Agung mengangguk.” Mau di cincang atau di bunuh biasa kamu reques aja oke. Bapak akan lakukan untuk putri bapak ini.” jelasnya ikut berganda. Letta terkekeh pelan menatap Agung sedih.


Senyum Agung jadi memudar, menatap Letta dengan pandangan kaget dan sedih. “ kamu jadi akan sama dia nggak sama bapak dan ibuk lagi?” tanyanya lirih.


Letta menggeleng tegas.” enggak dong. Letta masih sama bapak sama ibuk, Cuma zaxi tetap kakak letta kok..” jelas Letta pada Agung yang terlihat takut kehilangan Letta. bahkan tangannya memeluk bahu Letta lebih erat.


Agung menatap zaxi. Zaxi yang ditatap begitu paham.” Terimakasih bapak, ibu sudah jagha adik kami... dengan kalian beliau bahagia.. maafkan saya yang tidak becus menjaga adik saya.. dia berhak bersama orang orang yang membuatnya bahagia.” jelas Zaxi tegas.


“ kalo bisa yah pak.” Gumam letta memegang bahu ayahnya.” Angkat aja zaxi jadi anak bapak juga. Soalnya dia bandel banget kalo dibilangin. Kalo sama bapak kan bisa bapak pukul. Jelas Letta pada Agung.


Zaxi menaiki alisnya.” Memang mau?” Tanya agung pada Zaxi.


Zaxi mendengar itu mengangguk tegas. “ mau ..” bisiknya lirih. sudah lama ia tak punya keluarga sempurna m


Letta terkekeh pelan.” nah gitu dong..” bisiknya lagi.


Bara di tengah tengah dimana letta bersama keluarganya dan Putra bersama orang tuanya menatap Juya dengan pandangan melotot memberikan dia ejekan.


Juya yang di situasi dilupakan mendengus.” Ini Juya nggak diperhatikan?” tanyanya.


” Nah loh.. nanti akan dibuang ke panti..” gumam Bara dengan mata melotot.

__ADS_1


Juya mendengar itu memukul bara dengan keras tapi bara malah menghindar.” Is nyebelin sana hushus.” Teriak Juya pada bara.


” Eh durhaka sama abang.” Ketus Bara pada Juya.


Juya menatap Bara dengan nanar hingga suara tangisnya menggelegar.


" loe apain nak gue,!!" Seru Putra garang membuat Bara gelagapan.


...----------------...


Seperti kesepakatan. Letta mengurus pernikahannya selama tiga bulan ini, di mulai dari lamaran seperti Lamaran pada umumnya, lalu ia harus menunggu Nato duluan yang menikah dengan Beta, lalu dirinya di bulan berikutnya.


Letta tak mengambil pesta pernikahan yang mewah. Hanya orang orang terdekatnya saja yang ia undang, di undangan privat room berisikan tak lebih dari 100 orang. sebab Letta sadar ia tak boleh kelelahan, dan Putra pun setuju. Jadilah ia mengambil pernikahan di siang hari dan malam pestanya. Dengan tema serba putih.


Disini sekarang letta tersenyum lebar menatap Putra. Hati letta menghangat dan juga bahagia,. putra pun sama halnya., ia terus menangis membuat letta tak bisa berkata kata, sampai sampai komala dan Panji memukul anaknya yang terus menangis.


“bajunya terlalu terbuka.” Gumam Putra kesal menatap baju letta yang dengan tanpa lengan menghasilkan kesan seksi.


Letta melihat bajunya dan menatap Putra malas.” Kan Cuma satu hari.” Jelas letta polos.


Putra menggeleng pelan.”nggak rela, yang boleh lihat Cuma aku..” jelasnya dengan memelas.


Letta memerah malu dibuatnya, Segera menatap kedepan.


Agung menatap Zaxi yang juga duduk menatap adiknya dengan tatapan kasih sayang, ia tak pernah berandai dalam hidupnya jika bisa melihat Letta hidup dan dilamar seperti ini. mengusap air mata yang jatuh Zaxi tak kuat.


Agung melihat itu menepuk pundak zaxi pelan. Zaxi melirik agung, usia mereka hampir sama.. hanya beda 4 tahun saja.” Terimakasih karena sudah menjaga adik saya.” Jelasnya serak pada Agung.


Agung mengeleng pelan.” dia juga anak saya.” Tegas agung.” Tidak ada rasa terimakasih, aku juga harus berterimakasih pada Tuhan karena sudah menghadirkan letta ditengah kami. Dia gadis yang baik.” jelasnya lirih pada Zaxi yang di sebelahnya sedih.


Zaci mengangguk.” Dia memang gadis yang baik. yang jahat itu kami.” Jelas Zaxi. Ingat dulu bagaimana ia memperlakukan Letta dengan buruk, membenci tampa sebab padahal Letta selalu berkorban agar hidupnya dan Reta baik baik saja. Bahkan Letta menjauh agar mereka masih berumur panjang dan tidak di habisi oleh Ragiel. Zaxi masih mengingat seluruh kesalahannya terhadap Letta.


“ sesuatu yang berlalu biarlah berlalu.” Jelas Nadia pada Zaxi. Zaxi melirik Nadia dengan tatapan sendu. Nadia tersenyum tipis.” Kamu memang salah, tapi kamu bukan berarti salah keseluruhan, kami sudah tau sedikit banyak pokok masalah hidup kalian yang dulu. Kami hanya berkesimpulan jika kalian hanya salah paham dan kurang komunikasi. Untuk kedepannya mari hidup bahagia. Buatlah adik kalian bahagia kedepannya. Kita sama sama menjaga letta,” tegas Nadia.


Zaxi mengangguk tegas.” kami tidak membatasi kalian untuk anak kami Letta, sebab dia tetap adik kalian. Kita sekarang sudah menjadi keluarga.” Tegas Agung pada Zaxi. Zaxi kembali bersyukur karena Letta mendapatkan orang tua yang sangat tulus.


“ besan... yaampun kalian ngomongin apa?? Kenapa tidak ngajak ngajak?” Tanya Panji berseru pada agung.


Besan itu artinya kerabat dari menantunya seperti ibu dan ayah dipanggil besan, yang diambil dari bahasa besanan itu bahasa desanya.


Agung tersenyum pada panji.” Biasa ngomongin cucu.” Jelas agung membuat panji tertawa.


“ haduh.. jangan ngomongin cucu dulu lah, yang penting anak anak kita bahagia.” jelas Komala ikut nimbrung. Agung terkekeh melihatnya.


.

__ADS_1


.


. yang mau datang nikahan Letta. ditunggu gess malam ini!!!


__ADS_2