Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal

Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal
tidak di bayangkan


__ADS_3

“ ayo masuk..” ujar Bima segera menutup pintu.


Letta segera masuk dan mengangguk menatap Hotel yang disewa, ini hotel sangat mewah yah kelas VIPV.,


“ duduk om sudah pesankan makanan, kamu baru pulang sekolah Pasti sangat lapar kan. “ ujar nya kepada Letta tersenyum.” Biasanya kamu suka sekali buat instan story makanan enak, jadi om pesen banyak makanan buat kamu.” Jelasnya membawa Letta duduk di kursi meja yang berisi banyak makanan,.


Uwuw. Perut Letta langsung berdemo masa melihatnya, ini luar biasa banyak nya,. Ada ayam panggang ayam madu, ada ayam panggang belum lagi ikan panggang, bahkan steak pun juga ada. Letta jadi bingung mau memulai dari yang mana dulu.


“ sini Hp kamu biar om fotoin. Biasanya kamu suka minta foto kan sama om. Sini.” Ujar Bima.


Letta agak linglung memberikan Hpnya dan membuka kamera,. Bima Tersenyum senang segera mempose Letta yang berada di kursi meja makan dan banyaknya makanan. Letta hanya tersneyum kaku, Letta sangat jarang berfose.


“ cukup?” Tanya Bima mendekati letta memberikan hasil fotonya pada letta.


Letta mengangguk.” Iy iya. Makasih yah.’ ujar Letta pelan.


“ hehe nggak sia sia saya belajar sama karyawan saya gimana cara ambil angel tepat buat foto in kamu, biasanya kan kamu suka merajuk hasil foto om buruk... besok om tambahin gaji karyawan om.” Gumamnya menatap Letta senang. Letta merinding juga dibuatnya.


“ Ini om potongin yah biar kamu enak makanya.” Bima segera memotong motong stiek dan ayam yang di depan Letta. Letta diam menatap Bima yang telaten memisahkan tulang dari ayam dan juga memotong metong stiek miliknya.


Letta hanya membuka mulkut dan Bima menyuapinya. Bima terkekeh pelan menatap Letta yang begitu manis dan juga anteng dirinya suapi.,


“ om kenal ngak sama Samuel?? Dan Carmon??” Tanya Letta sembari mengunyah, tangannya mencomot kentang dan mengunyah bersamaan dnegan daging di mulutnya. Terasa lebih enak.

__ADS_1


Bima melirik Letta mengernyitkan keningnya.” Samuel??? Carmon??? Setahu om mereka itu dulu yang punya perusahaan gede, kalo nggak salah mereka bangkrut semenjak keluarga mereka hancur. anak anak Samuel di bunuh dan dibuat lumpu sama musuhnya. Sekarang sih keluarga meteka seakan hilang di telan bumi. “ ujar Bima dengan tenang.


Letta mengangguk pelan, paham yang dimaksud Bima.” Akh.” Bima membuka muliutnya kode agar letta membuka mulutnya. Letta menerima suapan membuat Bima terkekeh.” Kamu kenapa nanya mereka? Ada masalah?” Tanya Bima penuh perhatian.


Letta menggeleng pelan dan mengusap anak rambutnya kebelakang.” Cuma kepo aja, tadi ada yang yang bahas bahas mereka.” Jelas Letta pelan..


Bima mengangguk paham “ kasusnya gede banget sih dulu, mungkin pas umur kamu sepuluh tahun, saya masih muda itu, bahkan saya juga dulu kagum banget sama itu yang bunuh keluarga nya Samuel, keluarganya Samuel harmonis banget dulu mereka, eh nggak taunya Samuel bunuh keluarga orang.” jelas Bima dengan pelan.


Letta mengangguk pelan mengunyah dengan tenang. Dagingnya sangat lembut tidak butuh effort lebih buat mengunyahnya. “ emang kadang yang terlibat baik malah yang paling buruk.” Jelas letta kepada Bima.


“ udah om, mau ini.” ujar Letta menunjukan udang.


Bima terkekeh pelan segera mengelupas udang dan menyuapi Letta. Letta mengunyah tenang, haha rasanya seperti ratu, dan Bima adalah pelayannya, aduh makan saja harus di suapi dan di manjakan begini apa tidak bahagia dirinya??


Karena kekenyangannya Letta menggeleng menolak suapan Bima lagi. Bima pun membersihkan tangannya dan segera kebelakang. Letta hanya bersender di kursi karena perut begah, tangannya masih tetap slay.


Letta melebarkan mata, segera membuka hpnya. Yaamapun kenapa dirinya tidak mengecek notifikasi sih? dan bamm..,” om transfer dua ratus jeti?” Tanya Letta melebarkan mata.


Bima terkekeh pelan.” iya dong, kalo kurang om kirim lagi yah. buat janji om beliin kamu mobil, mobil itu udah om beli dan ada di bawah tempat parker.. surat suratnya nanti om kasih.” Jelas Bima.


Letta ingin kejang kejang mendekati Bima dan memeluk Bima.” Yamapun makasih yah Om.. sayang deh sama Om.” Ujar letta memeluk bima girang.


Bima terkekeh mendapatkan perlakukan Letta yang begini.'" bisa aja kamu yah, dikasih mobil sama uang bilangnya sayang. Maaf banget kemaren om nggak jenguk kamu pas sakit. om bener bner ngak tau.” Ujar Bima membawa Letta yang dipelukanya duduk di atas kasur.

__ADS_1


Letta berpindah duduk di sebelah Bima cepat.” Lihat Om letta hampir di gorok.” Ujar Letta menunjuk lehernya.


Bima meringis mengangguk.” Om ihat kok dari tadi, Cuma om nggak mau nanya sama kamu takut kamunya kembali trauma.. “ ujar Bima.


Letta mendengarnya mengerjab pelan. bima sangat dewasa dan tulus, jiwa bapak bapaknya sangat kental. Akh letta jadi merindukan papa kandungnya. “ kan kamu jadi sedih gini. Om nggak mau, kamu harus bahagia yah baby? Oke?” Tanya Bima.


“ besok besok kalo ada apa apa langsung telepon om, atau om bawa bodyguard buat kamu? Buat jaga kamu?”bertanya Bima lagi mngusap rammbut Letta pelan.


Letta buru buru menggeleng.” Ngapain? nggak usah kok om, letta akan lebih berhati hati lagi.” jelas letta penuh dengan semangat.


Bima mengangguk tersneyum lebar. “ kamu sangat menggemaskan, rasanya mau om makan.” Ujar Bima.


Letta mendelik.” Dikira om letta makanan apa main makan makan aja.” Ujar letta mendelik.


Bima terkekeh mendengarnya.” Kamu polos banget sih. maksud om bukan itu, maksud om gini.” Ujar Bima mendekati wajahnya dan mengecup bibir Letta.


Letta melebarkan matanya merasakan kecupan dari Bima., Bima bahkan meraub bibirnya dan menghisapnya cukup dalam. Letta hampir muntah, membuat Bima buru buru menjauhkan wajah mereka.” Kamu nggak apa apa letta?” tanyanya.


Letta menggeleng pelan segera berdiri.” Anuh letta mau muntah. Om duluan.” Gumam Letta menjauh. Sialan sialan sialan. Letta terlalu polos, mengapa dirinya tidak pernah berfikir akan ada scan di mna bibirnya tidak suci lagi?


ini sudah sering mereka lakukan dan Letta ingat saat Bima mengecup bibirnya begitu tadi. Aduh letta menutup pintu toilet cukup kasar,.


Menatap wajahnya di cermin. wajah Letta sangat merah. “ aduhhh yaampun letta, emang belum jebol tapi badannya udah di ***** ***** nih. Gimn kalo tua Bangka itu masih nyosor. “ gumam letta menggigit bibir bawahnya., bubir buru menepuk bibirnya. letta masih ingat rasanya bagaimana Bima menciumnya. Aduh kok enak yah? boleh nambah ngak sih.

__ADS_1


ehh?


” anjing otak gue..!!!” gumam Letta menggeleng pelan. Letta segera duduk di atas kloset dan menatap pias diriinya didepan kaca. “ aduh gimana yah. gue kok nggak mikir hubungan yang ada di hotel sih?” gumam Letta melemah. Letta selama ini hidup tidak pernah memikirkan hubungan romantic, atau bahkan HS( Hubungan S3x) tapi. Hidup Letta yang dulu berurusan dengan senjata....!,


__ADS_2