Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal

Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal
Pilihan Letta jatuh kepada


__ADS_3

“ hey.. baby ada apa?” gumam Bima menepuk pelan pipi letta yang tatapannya kosong.


Letta meringis pelan mengaruk tengkuknya. Sedangkan Tama hanya diam melihat bagaimana tatapan ayahnya kepada Letta. itu tatapan sangat tulus dan nyaman.


“ hmm om kok di sini?” Tanya Letta pelan.


Bima menggeleng.” saya mencari kamu terus menerus. sampai menyelidiki Zeyn, saya menunggu sejak kemaren, dan dapat kabar kamu sudah pulang ke sini, jadi saya ke sini.” Jelas Bima dengan jelas.


Letta mendengar itu mengangguk paham.” Letta kamu sama siapa??.” panggil suara ganda.


Letta memejamkan mata. Kan kan dengar suara siapa? Pastilah Zeyn dan Putra.


...----------------...


Putra berdehem tegas menatap Bima tajam, sama hal dengan Zeyn, mereka sudah duduk di sofa kamar milik Zeyn. ini pembicaraan pribadi tidak bisa diluar, ada banyak orang yang mendnegar dan itu cukup menyulitkan mereka.” Siapa lagi ini letta?” gumam Putra frustrasi.


Letta mendengar itu meringis pelan sedangkan Bima melirik Putra tajam,.” bocah... jaga bicaramu kepada kekasihku.” Tegas Bima dingin.


putra melebarkan matanya.” ke-kekasih?” gumamnya kaget.


Bima mengangguk tegas sedangkan Letta hanya diam pasrah saja. Bima itu ngeyel, di tolak pun dia tetap iya juga.


“ letta???” gumam Putra bertanya pada Letta yang diam saja.


Letta berdehem pelan dan menggeleng.” bukan. Bima, Zeyn... loe..Kalian bukan kekasih gue.” jelas Letta pelan.


Bima melirik letta tajam, sedangkan zeyn sudah duduk dengan pasrah. Xior yang tiduran di kasur hanya menyimak santai. “ yaampun.” Gumam Putra memijit pelipisnya.


” Jadi kita apa?” Tanya Zeyn kepada Letta memelas.


Letta mengerjab polos.” Tambang uang.” Jelas Letta jujur.


Zeyn memberikan wajah geregetan sedangkan Bima malah terkekeh, sebab Letta terlalu jujur terhadap perasaannya. " jadi kami cuma tambang uang gitu??" tanya putra mengangah.


“ gue bener bener nggak ada mau mainin perasaan kalian, Zeyn kita kontrak sedari awal, dan om Bima, sedari awal kita juga teman bayaran dan Putra. Kita Cuma teman.” Gumam Letta bersungguh sungguh.


Senyum Bima menjadi datar, sama dengan yang lain di sana. aura di sana memanas membuat mata Letta membola. Melebar yakin jika ini situasi yang sudah berbeda.” Hmm jadi kita kalian memang mencari perempuan yang bisa membalas perasaan kalian silahkan, aku tidak lagi ingin kontrak atau memanfaatkan uang kalian. Aku hanya ingin hidup nyaman dan tenang, “ jelas Letta kembali mencoba tenang.


“ apa?” Tanya Bima tidak suka, memandang letta tak percaya.” Mudah sekali kamu bilang begitu letta sedangkan saya sudah sejauh ini berusaha?? Apa tidak ada cela bagi saya dan kamu hidup bersama?? Fine kamu ambil semua harta saya semau kamu, tidak masalah. Saya senang, jadikan saya manusia pencari uang tapi kamu hanya duduk di sisi saya. Atau tidak kamu racuni saya juga tidak apa apa agar saya mati dan kamu nikmati harta saya. Tapi jangan begini.. “ jelas Bima setengah gila mencintai letta.


Putra mengangguk pelan.”akuu.. aku juga udah terlalu lama menunggu letta. aku nggak bisa pergi lagi, aku mau stay di dekat kamu. Tidak masalah kamu pilih Zeyn atau omom ini. tapi jangan tinggalkan saya.” Jelas Putra memelas.


Letta mendelik melihat keduanya. "Kalian mau gue poliandri? gitu?” Tanya Letta polos.

__ADS_1


Bima melirik Putra dan Putra melirik Bima.” Saya nggak mau..” tegas keduanya.


Letta diam mendengar itu tertawa keras.” Tapi saya lebih memilih poliandri dari pada kehilangan kamu.” Gumam Bima memelas. tawa Letta tiba-tiba berhenti mendengarnya.


Putra mengangguk pelan setuju.” Saya juga akan selalu tugas di luar jadi saya juga akan jauh dari kamu, saya rasa jika ada Bima dia akan menjaga kamu dan kamu akan tetap aman. Tak masalah.” Jelas Putra tegas kepada Letta tampa keraguan sekalipun.


Letta mendengar itu meneguk saliva kering, kapan lagi bisa punya suami dua kan??? eh eh Letta menggeleng pelan, ini mengerikan tidak bisa ia bilang iya.


Letta menatap wajah Bima yang terlihat dewasa dan tegas, di antara Putra, Bima dan juga Zeyn mereka memiliki aura masing masing. Jika dari tampang otomatis yang paling manis adalah Putra, yang taling gagah adalah Bima dan paling tampan adalah Zeyn. iya Zeyn paling tampan sebab dagunya terbelah, alis yang tajam dan rambut yang sedikit bergelombang. Dia definisi dewa yunani,


Akh Bima? Dia seperti pemeran artis Bollywood, dengan rahang dipenuhkan dengan bulu, mata biru keabu-abuan,. Hidung mancung dan bibir tipis merah mudah itu. dia sangat gagah apalagi dengan tubuh atletis dan tinggi.


Putra? Dia manis, dia paling manis di antara yang lain, lihat bagaimana senyum hangatnya seperti matahari mengundang orang juga akan menatapnya.


“ letta.” gumam Bima pelan melihat Letta melihat mereka satu persatu.” Duh.. gue nggak bisa.” gumam Letta pelan menepaskan tangan mereka di tangannya.


Bima dan Putra memandang Letta kecewa sedangkan Zeyn hanya diam saja. “ gue nggak bisa. apa kata orang kalo gue punya dua suami atau tiga suami.” Gumam letta pelan.” kota punya norma dan itu dilarang.” Tegas Letta


“ kita bisa melakukan apapun, tak usah mengkhawatirkan apapun, kamu mau tinggal di sini kita akan melakukan ytang terbaik untuk kamu. Lagi pula Putra jarang pulang. kenapa nggak??? Kita bisa hanya keyakinan kamu saja menerima kami atau tidak.’” Jelas Bima kembali.


Letta melirik zeyn yang diam saja. Zeyn menghela nafas pelan.” gue.. gue nggak bisa. ada banyak yang gue pikirin, kalo buat berbagi Letta nggak bisa. apa kata keluarga gue kalo gue punya istri bersuami tiga.” Gumamnya lirih.


Letta mendengar itu paham.” Gue nggak maksa sih.” gumam Letta, melirik Bima dan Putra.” Dan putra??? Memangnya kamu tidak akan dimarah oleh mamna papamu?? Mereka pasti akan shok berat.” Jelas letta tenang.


.” jadi kita di terima kan?” Tanya Bima tegas dengan senyum lebar.


Letta menatap Bima ragu, ragu menerima semua dari mereka. “ beri gue kesempatan mikir dulu.” Jelas letta pelan.


“ nggak bisa. kalo mau yah sekarang kalo nggak yah sekarang. kamu hanya duduk manis dan kami akan melindungi kamu, memberikan yang terbaik. Oke?” bisik Bima dengan pelan kepada Letta. menggeleng pelan menyentuh tangan letta.” saya tidak meminta banyak hal. Cukup kamu di samping saya dan terima saya saya senang. Saya hanya butuh kamu.” Bisiknya nanar.


“ meksipun kalo gue bukan Letta?” gumam letta pelan.


Bima terdiam mendengarnya.” Letta Yonarsa udah mati, gue Alleta Ragiel dan kami dua orang yang berbeda. “ jelas letta.


brak. Suara Xior terjatuh dari tidurnya melebarkan mata memandang letta kaget.” Kan udah gue tebak.” Tegasnya nanar.


Letta mengangguk.” Yah letta udah meninggal. Gue dan Letta jiwa yang berbeda.” Gumam letta kembali.


” Nggak apa apa. Sebab saya menyukai kamu yang sekarang bukan kamu yang lama. kamu yang kuat, kamu yang baik dan kamu dengan sejuta keunikannya. “ jelas Bima tak aa keraguan. Letta mendengar itu diam sejenak.


“ gue juga mau kalo gitu.” Jelas Xior mendekati letta.


letta kaget melirik Xior yang tiba tiba juga mau. Xior memberikan wajah acuh tak acuh..” intinya kalo mereka di terima gue juga harus diterima. Titik.” Jelasnya tegas,

__ADS_1


” Xior?” gumam Zeyn kesal. Tapi Xior mengangkat bahu acuh dan kembali duduk.


“ fine. Tapi dengan syarat oke.” Gumam letta.


Mereka saling lirik dan tersenyum lebar memeluk letta. Letta melebarkan mata dipeluk oleh Putra dan Bima bersamaan.


Tidak tau apa yang akan ia jalankan kedepannya??? Apakah semakin menderita atau sengsarah? Tapi letta hanya ingin hidup tampa bekerja dan punya banyak uang, memiliki pelindung yang cukup. iya Letta membutuhkan itu semua.


" Terima Letta..!" gumam Bima mengecup pipi Letta. putra mengerang dan mencium pipi lain Letta. Letta menghela nafas lihat mereka yang kembali mencium pipinya tak mau saling kalah.


Sedangkan zeyn hanya bisa diam, hatinya panas saat Letta malah menikah dengan tiga laki laki sekaligus, dan dirinya yang mengalah. Zeyn tidak bisa, ia ingin memiliki letta sendiri. Tidak dengan berbagi begini.


Oleh Zeyn tidak bisa jadi dirinya mundur saja.


Karena pilihan Letta. Letta segera di bawah oleh Bima dari vila ini, Zeyn mengalah dari mereka,” terimakasih yah udah rawat gue selama ini.” jelas Letta kepada jasmine senang.


Jasmine tersenyum lebar mengusap kepala Letta pelan.” sama sama... jangan terluka lagi cantik, sayang sama badan, nggak ada yang bisa menyayangi diri kamu sebesar diri kamu sendiri.” Tegasnya.


Letta tersenyum tipis mendengarnya. Gina pun maju dan memeluk letta, Letta kaget dipeluk Gina.” Hiks makasih yah, karena loe gue bisa terbebas dari cowo brengsek kayak dia. Meksipun gagal nikah.” Gumamnya nanar dan sedih melepaskan pelukan.” Maafin juga muka gue yang selama ini nyebelin. “ gumam Gina pelan.


Letta terkekeh memeluk Gina. “ Nggak apa apa, selagi belum di jos loe tetep harus dapet yang terbaik. jaga diri dan semoga dapet cowo lebih baik lagi yah.” jelas Letta melepaskan pelukannya.


Gina menjitak kepala Letta kesal.” Jos jos apaan? Bocah.” Gumamnya malas. Letta malah terkekeh pelan di depan Gina.


" Kapan-kapan kita ketemu yah!!" teriak Jasmine dengan riang. Letta mengangguk senang senang bertemu dengan orang-orang tulus dan baik. lihat bagaimana mana Jasmin yang terlihat sedih tapi bibirnya tetap tersenyum...


Letta merasa jadi pelakor hahaha.


Putra mendekati letta. mengalihkan atenis mereka.” Kamu pulang duluan yah, aku masih harus menyelesiakan ini, sebentar lagi aku pulang.” jelas Putra pada letta Mengusap pipi letta.


Letta mengangguk pelan menarik kepala Putra dan mencium pipinya. Putra melebarkan mata merasakan kecupan lembut itu. letta terkekeh melihat telinga, wajah dan leher Putra memerah.” Bye bye... semangat yah.” jelas letta mundur melambaikan tangan.


Bima mendengus menarik tangan letta dan mencium pipi Letta. letta melirik Bima tapi Bima membuang muka. Letta menggeleng segera memauski mobil.” Hati hati bawa mobilnya.” Tegas Putra pada Xior tajam.


Xior berdehem membuang muka malas. Saat letta memasuki mobil di bagian belakang sedangkan Bima di depan.” Aku depan yah biar Xior nggak sendirian. Kamu istirahat aja.” Jelas Bima pada Letta.


Letta mengangguk pelan segera memposisikan dirinya agar duduk dengan nyaman. “ dadahhh.” Teriak Letta membuka jendela melambaikan tangannya.


Mereka melambaikan tangan juga kepada letta. termausk Putra yangs edih dan Zeyn yang tatapannya kosong duduk di depan teras.


Zeyn menghela nafas pelan.” sakit banget.” Gumamnya sedih. Ia yang berjuang eh malah sahabatnya Xior yang di nikahi, begini sekali yah jodoh.


Tak tau siapa yang akan jadi takdirnya.

__ADS_1


__ADS_2