Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal

Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal
Sunja dan pembalasan


__ADS_3

Agung menghela nafas pelan lalu melirik Nato yang mendekati adiknya dan menyelimuti adiknya. Nato memang sosok yang sangat gengsian, sejak lama Letta sangat buruk memperlakukan semua orang karena itu Nato membencinya,


bukan tanpa alasan, alasan sangat jelas dan agung memaklumi semua sikap Mati terhadap adiknya. Dirinya pun tidak ada hak untuk meminta Nato bersikap baik kepada Letta.


Tapi sekarang berbalik begitu menyayangi Letta, hanya saja Nato enggan menampakkan semuanya. Dia tetap terlihat tidak peduli dan acuh, padahal saat Letta pulang terlalu lamban dia lah yang pertama kali mencari dan marah marah di rumah.


“ Zeyn.” teriak Bita kepada Zeyn yang memasuki rumah, bersama Genta yang juga berjalan dibelakang sang istri,


“ abang loe balik abang loe balik.” Teriak Fahmi pada Fajar yang di sebelahnya. Sejak siang tadi mereka menunggu kabar baik di rumah milik Fajar, mereka tau jika Zeyn ikut serta mencari Letta sedangkan mereka sendiri tidak diperbolehkan ke tempat kejadian tersebut.


Untung kamar ini kedap suara jadi suara mereka tak terdengar. Buru buru Fahmi, Fajar dan Renja mendekati pintu menatap Zeyn yang memasuki rumah dan dihadang oleh Bitta dan Genta.


“ bagaimana keadaan letta? apa sudah ditemukan?” Tanya Betta cemas..


Zeyn menghela nafas pelan mendengarnya.” Dia sudah ditemukan ma, tetapi sedang dirawat karena keadaan dia yang sangat buruk.” Jelas Zeyn jujur, ia sadar jika ada yang mengintip tapi tak ingin ambil pusing.


“ yaampun, Letta.” fumam Bitta menghela nafas pelan. dia ikut khawatir mendengar jika Letta kecelakaan dan tidak ditemukan di tempatnya.


“ papa udah suruh orang buat nyelidiki kasus nya, dan Letta bukan kecelakaan tetapi dia ingin di bunuh.” Jelas oleh Genta dingin.


Betta melirik suaminya kaget.” Serus mas?” tanyanya.


Suaminya mengangguk pelan.” mas ada videonya, karena itu didekat jembatan tempat orang suka bunuh diri ada cctv tersembunyi nya, dan papa mendpatakan aksesnya, jadi bisa kita lihat. papa tidak percaya jika Letta sebagus itu dalam bela diri dan pertahankan diri." jelas Genta dengan pelan. Ada rasa kagum kepada Letta.


zeyn mendengar itu tak lagi bersuara, ia juga memilih rekaman yang ayahnya maksud.


“benar.. dia sekaan sudah sangat pandai dalam bertarung kan pa?” Tanya Zeyn.


" kau tau?” Tanya Genta pelan.

__ADS_1


Zeyn berdehem pelan mendengar pertanyaan ayahnya. “ dia seperti bukan orang biasa.” Jelas Zeyn dingin. Genta mengangguk menyetujui ucapan dari Zeyn. memang benar, Letta seperti asing dimatanya.


Zeyn menghela nafas pela . Ada banyak rahasia yang Letta simpan saat ini, dan dia hanya tau dua hal yaitu, Letta bisa dalam kedokteran, dan dia juga ahli dalam bidang senjata dan bertarung. Entah besok apa lagi yang akan dirinya ketahui dan seberapa banyak lagi rahasia yang Letta tutupi.


Fajar dan Fahmi terdiam mendengar hal itu. " Sejak kapan Letta bisa bertarung??" Gumam Renja linglung, berpacaran selama 3tahun bersama Letta tak membuat dirinya mengetahui jika Letta pernah belajar silat atau semacamnya?


sedangkan Fahmi disana mendengar hal itu kagum. " Berarti kata papa bener... gue harus cari videonya buat kasih tau sama papa kalo temennya masih hidup!!!" seru Fahmi dengan senang .


" Masih hidup??" Tanya Fajar heran. Fahmi disana menggeleng pelan menelan kata-kata nya " Gue pulang duluan yah!!!" serunya buru buru mengambil tas dan segera pergi. mereka mendelik melihat Fahmi yang begitu aneh, Fahmi mengetahui sesuatu kan?


....


Sunja menatap polos sekeliling kampus yang sedang memandang dirinya penuh bisik bisik.


“ ada apa yah?” gumam Sunja aneh melirik mereka yang menatapnya begitu aneh baginya. Meringis Sunja Karen tak ada yang menjawab, buru buru berlari menuju kelasnya.


” He ayam kampus..” teriak para pria mendekati Sunja dngan dingin dan remeh. Bersama tiga temannya yang lain.


“ ad ada apa yah kak? ak aku mau ke kelas dong tolong.” Tanya Sunja gugup dan takut kepada mereka.


Salah satu dari mereka mendekat dan menyolek pipi Sunja. Sunja gelagapan segera menepisnya dan mundur.” Eleh sok suci, dipegang dikit ditepis tepis, biasnaya juga jual diri loe.” Ketus nya kesal. Ia bernama Moko, anak semester 12, terkenal sebagai lakilaki buaya darat alias playboy.


“kalian apa apaan sih? Aku nggak suka yah di omong begitu!!!” Tanya Sunja tak enak hati dan membatin kepada nya.


“ duh kita semua dikampus udah tau kalo loe ayam kampus, loe suka main sama om-om kan? “ jelas dari yang lain mengejek, Rey, laki laki gondrong berkumis tebal.


Sunja ketakitan menatap mereka kaget.” Enggak, gue bukan ayam kampus, gue manusia.” jelas Sunja dengan nanar dan polos.


“ nggak usah sok polos loe.” Tegur moko dengan sinis mendengar jawaban sunja.

__ADS_1


” Sok sokan nggak paham ayam kampus, kalo gitu gue bilang kalo pelacur, mau loe? Dasar cewek murahan. Sini layanin gue.” tegas Moko menarik tangan sunja.


Sunja menggeleng shok, kaget dirinya dikatakan ayam kampus.” Enggak, gue bukan jal4ng yah, gue bukan ayam kampus... kalian ngapain sih ngomong gue begitu. TOLONG TOLONGIN GUE..” teriak Sunja tak berani di sana segera memberontak meminta bantuan.


Sama sekali tidak ada yang ingin membantu dirinya, itu membuat Sunja ketakutan dan tubuhnya sudah ditarik tarik paksa. Tatapan sunja terarah pada Brayen yang memasuki kampus menggunakan tongkat di kakinya.


” Brayen tolong in aku.” Terika Sunja di sana dengan cepat memberontak berlari kepada Brayen.,


Brayen di sana menatap dingin Sunja yang mendekati dirinya, belum sampai Sunja memeluk Brayen meminta tolong,


Brayen sudah menamparnya kuat. Sunja sontak shok dengan wajah yang tertoleh ke kanan, rasanya pipi Sunja pedas.” Gue baru tau kalo loe sekotor itu sunja.” Gumam Brayen dingin.


Sunja menatap brayen dengan nanar na tak percaya.” Kamu percaya aku ayam kampus?” Tanya sunja tak percaya.


Brayen membuang muka.” Gue nggak peduli loe ayam kampus atau bukan, tapi gue tau kalo ello kan yang nyuruh orang suruhan loe itu buat gue patah kaki?” Tanya Brayen dingin.


“ enggak.” Teriak Sunja menggeleng cepat," Demi Tuhan aku nggak pernah suruh orang begitu!!! " menolak ucapan Brayen.


” Gue tau itu ulah loe anjing, sekarang gue mau kita putus, dan jangan loe deketin gue lagi.” tekan Brayen dingin terhadap nya.


Sunja di sana hendak mendekati brayen tetapi ditarik oleh Moko dan teman temannya.” Brayen tolong.” Teriak Sunja pada Brayen ketakutan. Brayen malah menatapnya dingin dan tidak peduli.


Sunja di sana diam memberontak di tengah orang yang sama sekali tak membantunya, sampai melewati madding, bisa ia lihat foto foto dirinya tersebar dimana mana, foto dirinya yang sedang bugil dan bersama laki laki di sebuah kamar.


Jantung Sunja terasa jatuh dan tubuh yang lemas, dirinya sama sekali tidak tau jika orang yang membawanya sekarang lebh mudah menuju sebuah ruangan gelap di gudang.


Sekarang tatpan sunja lebih kosong ketimbang sebelumnya.


Demi tuhan itu bukan foto dirinya, ia masih suci dan bukan ayam kampus, untuk Brayen pun bukan dirinya pelakunya. ia di Fitnah!!!!!!

__ADS_1


" tidak!!!!?? Ampunnn!!!!!!! Teriak Sunja ketakutan.


.


__ADS_2