
“ kamu mau kemana? Marahin Letta lagi?” Tanya Agung melihat Nato yang hendak masuk kedalam rumah.
Nato menganguk pelan.” Letta nggak becus jaga nya Nemo harus di marahin.” tegas Nato.
Agung menggeleng.” kamu kan tau bagaimana kekurangan Nemo, jangan marahin Letta, kan ini pertama kali dia main sama Nemo , “ jelas Agung membawa nemo menuju warung saja. Nato mau tak mau ikut dengan ayahnya.
....
Letta mengusap rambutnya menggunakan handuk, baru saja mandi, melihat hp nya yang dari tadi berbunyi, letta mendapatkan pesan, itu membuatnya agak kaget.
^^^” Ternyata Letta Yonarsa memiliki adek laki laki idiot, dan dia sembunyikan selama ini karena malu..!!!!”^^^
Berita itu tersebar heboh di grub sekolahnya, yang membuatnya murah adalah dirinya dan Nemo yang tadi dari luar tokoh coklat. Apa tidak ada foto lain?
...“ letta berantem sana cinta, Belle dan sunja di tokoh coklat dini hari... dan parahnya lagi ternyata letta bukan anak kepala sekolah, dia selama ini ngaku ngaku saja, dia Cuma anak tukang gorengan.” ...
Jelas kembali link berisikan berita tentang dirinya.
Gambar letta yang selama ini ada di rumah dekat tong sampah tersebar, rumah nya di sana di kirim dan dengan caption yang berisikan.” Ternyata ini rumah asli Letta, dia orang miskin..!!!” semua orang semakin panas menggebu gebu. Letta jadi heran, siapa yang kurang kerjaan begini?
Letta menghela nafas pelan melihatnya, tidak ada malu sebenarnya hanya saja seperti berlebihan sekali mereka memperlakukan dirinya, menghina dirinya dari orang biasa saja dan memiliki adik istimewanya.
Memang dimana letak aibnya??
Letta sadar hanya satu aib Letta adalah menipu seluruh orang karena dirinya orang kaya.
Sial iya Letta punya aib di sana.
Ralat Letta asli bukan dirinya sih.
Pesan memasuki HPnya, berisikan beberapa pesan dari Utami, Beta, Udin dan juga Bastian, didalam grub berisikan mereka semua mulai heboh mempertanyakan status Letta. apalagi Udin yang memberikan dirinya hastag
@ Lettaaa loe dimana sekarang? ketemu yuk, kita mau nanya ini masalah berita.
Letta menatapnya dengan lamban, kembali di balas oleh teman yang lain
__ADS_1
. ‘ iya letta, ayok ketemu, gue juga penasaran,’ balas Utami.
dilanjutkan dengan Bastian dan juga Beta., letta membalas pesan dengan tenang.”Kalian ke rumah gue aja, gue lagi males keluar.” Jelas letta membalas pesan singkat.
“ sharelok sekarang..!!” balas Udin kepada Letta.
Letta segera mengirim lokasi dirinya dan menidurkan diri dikasur empuknya. Letta suka dengan kasurnya, nyaman untuk istirahat, letta mensyukuri nasibnya yang memang sekarang bisa tidur kapanpun, hanya saja kadang letta masih suka mimpi buruk.
Turun dengan pelan, Letta menuju dapur, melihat sayur yang Nadia buat, Letta mengambil nasi yang tersedia, mengambil telur ceplok, sambal ikan asin, perkedel dan juga sayur kelor yang dimasak bening oleh sang ibu, rasanya lezat.
Letta selalu menyukai semua masakan yang Nadia buat, sangat enak. Pelan letta melihat Agung mendekati dirinya dan duduk di kursi di depan letta.
Letta menegakkan tubuhnya, menatap Agung dengan pandangan Tanya, Agung juga mengambil nasi dan mengambil sayur yang cukup banyak. “ makan yang banyak biar sehat.,” jelas Agung kepada Letta tersenyum tipis.
Letta tersenyum lebar.” Iya pak.” Gumam Letta mengangguk dan memakan ikan asin yang dirinya makan tenang.
" ibuk nggak makan?" Tanya Letta pelan.
Agung menggeleng " Dia masih ngurus Nemo, dia masih rewel.* Letta mendengarnya merasa sedih.
Agung mengernyiutkan dahinya heran.” Marah kenapa?” tanyanya.
'‘ gara gara tadi.” Bisik Letta tidak enak kepada sang ayah.
Agung mendengarnya menggeleng.” iya marahnya kenapa?” Tanya Agung lagi.
“karena tadi Letta bawa Nemo pulang kayak begini. Maafin letta yah nggak bisa jagain nemo. Letta beneran nggakk ada niatan bikin nemo dalam keadaan buruk.” Jelas letta kepada Agung pelan dan sedih. Sangat tulus,
Agung tersenyum tipis mendengarnya. “ bapak nggak marah kok, bapak bangga malah soalnya letta bisa jaga Nemo dan dukung nemo di depan teman Letta yang hina Nemo, bela-belain berantem buat jagain Nemo adek ku, bisa neriman Nemo sebagai adik kamu. Tapi,” ia memberi jeda kepada letta.”tapi bapak Cuma khawatir sama kamu nak, kamu terlalu suka bersikap tidak rasional, melakukan hal diluar kendali. “ gumamnya.
" Hal yang dilakukan diluar kendali kamu, takutnya kamu akan kalah dengan diri kamu sendiri bukan dengan orang lain. Kamu terlalu dikuasai dengan rasa marah!!" lanjut Agung pelan pada Letta. " Jika sudah begitu bagaimana??"
Letta tersenyum lebar.” Kan ada bapak yang jagain letta jadi letta aman dan senang deh.” Jelas Letta terkekeh.
Agung mengernyitkan dahinya menyentil kening letta pelan. letta meringis pelan dibuatnya.”’ Nakal kamu...”.
__ADS_1
“ anak bapak gitu loh.” Ujar Letta bangga membuat Agung tertawa dan menggeleng sekaligus. Kembali makan dengan tenang di dekat letta.
...----------------...
“ beneran ini rumah letta?” gumam Udin menyetir mobil menatap rumah yang cukup bagus dan luas di depannya.
“ tapi katanya di grub bukan, rumah dia di belakang bank sentot.” Gumam Beta kepada Udin meringis.
“ tapi itu mobil Letta.” ujar Utami menunjuk mobil letta yang terparkir di dekat bagasi rumah.
“ lah kalo gitu, nggak jelek lah rumah Letta, ini bagus anjir.” Gumam Bastian kepada teman temannya, mereka mnenggeleng pelan.
”nggak tau gue, kok bisa beritanya gini. Kita masuk aja yuk.” Ujar Udin membuat teman temannya mengangguk.
Memarkirkan mobil di deat rumah letta, menatap jual gorengan, di sana menemukan nemo yang duduk bermain MacBook.” Idih ada nato, dia pakek MacBook kaluaran terbaru anjir.” Ujar Udin menatapnya kagum.
” Gila gue aja bleum punya.” Gumamnya Betta membatin, menatap warung yang sudah tidak ada jualannya hanya ada beberapa kue yang belum laku.
“ coba tanya dulu yuk.” Ujar Betta.
Di angguki teman teman, memasuki warung mereka bertanya pada Nato yang bermain laptopnya.” Eh Nato.... ini rumah letta?”
Nato mendongak melihat Udin yang segera bertanya. Nato mengangguk pelan dan menunjukan rumah belakang.” panggil aja di dalem, dia ada tu.” Jelas Nato kepada mereka santai.
Beta mengangguk bersama bastian.” Loe kenapa disini?” tanyanya.
“ jualan lah, apalagi?” tanyanya heran.
Mereka tersenyum lebar menggeleng.” yaudah kita masuk yah.” jelas udin.
Nato kembali mengangguk membuat Udin dan teman temannya kesal.” Dia kalo di rumah ganteng yah, dan gue rasa dia nggak semiskin orang orang bilang.” Gumam Utami kagum kepada rekannya.
“ diem deh.” Jelas Bastian malas kepada Utami.
Utami mencebikkan bibirnya, memasuki rumah letta yang sudah terbuka, pelan udin mengetuknya.” Letta.. main yuk..”
__ADS_1
plak... Udin meringis karena punggungnya digeplak kasar oleh Utami.” Bukan gitu, permisi orang tu.” Ujarnya kesal.