Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal

Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal
Bertemu kembali


__ADS_3

“ maafkan mama..” bisik sarah melihat wajah kosong dan nanar anaknya.


Tama menatap ibunya menggeleng.” mama tega fitnah papa karena keegoisan mama?? Membuat papa paling salah di dunia. Mama tau apa yang mama lakukan membuat papa dikeluarkan dari keluarganya, di hina dan di benci oleh keluarga mama?” Tanya Tama dengan tegas dan dingin.” Dan parahnya di benci oleh kami, anaknya sendiri,’' jelas Tama tak percaya.


apa yang dirinya lakukan selama ini? semua itu pasti sangat membuat Bima hancur. Dan itu semua karena ibunya yang egois membuat semua menjadi dilimpahkan pada ayahnya. sehingga semua orang menyalahkan ayahnya. termasuk keluarga dari pihak ayahnya dan ibunya


Sarah mendengar semua itu sendu dan sesak. Ia memang salah dan ia akui. “ papa berdiri sendiri kehilangan semua orang yang dia sayang karena keegoisan mama?? Sumpah... mama manusia paling bejat dimata Tama saat ini.” jelas Tama menjatuhkan air mata sesak dan segera menjauh.


“ Tama..” teriak Sarah sesak." Mama.. mama memang salah tapi semua kar Tama!!! Dengar dulu omongan mama!!! " teriak Sarah.


Tetapi tama segera pergi dari sana menyeret kakinya entah kemana. Ia terlanjur kecewa, rasanya ingin pergi menemui Bima, meminta maaf keseluruhan apa yang ia rasakan, hatinya benar benar hancur, orang yang selalu dirinya banggakan, selalu dirinya bela adalah penjahat sebenarnya di keluarga.


Bima selama ini memang bilang jika dia tidak selingkuh, atau bahkan melakukan kekerasan kepada ibu mereka. mereka saja yang tidak tau sikon dan terlalu mudah mengujar kebencian.


“ tama.” Serga Sarah mengejar sang anak,


“ biarkan saja dia pergi.” Jelas pak Dar dingin pada istrinya.


” Ini semua salah kita, andai saja kita tidak egois., semua tidak akan begini.” Serak sarah maish mengejar anaknya merasa bersalah.,


Tetap hatinya merasa iba dan rasa bersalah terkuak atas apa yang dirinya lakukan kepada sang anak, konon katanya karma itu berlaku, saat ia dan Dar menikah, semua usaha Dar mati, ruko yang ia buka sama sekali tidak menguntungkan dan mereka rugi besar.


Sedangkan Sarah sendiri tidak bisa bekerja apapun sebab ijazah nya yang putus dan sudah terdaftar meninggal.


Dar pun memalsukan kematiannya berdampak besar, mereka tidak lagi bisa bekerja di tempat besar, mereka harus mengungsi di tempat lain. hidup sarah yang sejahtera di uji, menjadi miskin semiskin miskinnya, pernah bahkan sarah dan Dar tidak makan dua hari karena tidak ada beras dan uang.


Letta melihat semuanya menggeleng pelan, menaruh cangkir kosong di atas meja.” Menyenangkan..” gumam Letta segera berdiri dari duduknya untuk keluar, drama yang ia lalui sangat bagus, ia ingin mencari udara segar, memang sudah dua hari ia di sini dan menikmati hari hari di kamar saja, tampa gadget,.


Syukurnya kamar ini ada TV digital dan juga internetnya, jadi ia bisa menikmati film yang cukup bagus di sela bosan.


Saat keluar ia melihat Ningsih yang bertanya pada ayahnya.” Jadi dia saudara tiri Ningsih pak?” tanyanya nanar pada pak Dar.


Pak Dar memandang anaknya sedih dan tak menjawab. Tetapi tatapannya melihat ada Letta segera mendekat.” Nona.” Panggilnya serak.


Letta menahannya untuk mendekat.” Saya ingin keliling desa. Jangan ganggu.,” tegas Letta kepadanya.


pak Dar mengangguk kaku. Letta segera pergi meninggalkan Ningsih dan pak Dar tak bersuara, banyak alasan yang harus pak Dar jelaskan kepada ningsih anak nya dan Sarah.

__ADS_1


Tama menyeret kakinya di sela-sela kebun teh yang berada di sekitar, sampai terkilir dan terjatuh, suara mobil mendekat Tama melihatnya dengan sesak hendak meminta tumpangan. Mobil berhenti di depan Tama.


Tama melebarkan mata segera berusaha berdiri untuk meminta bantuan.


“ Tolong..” serak Tama. Ia harus menemui sang ayah untuk meminta maafnya. Dosanya kepada sang ayah terlalu banyak, dan Tama tidak ingin menundanya lagi.


Tapi yang keluar adalah laki laki berjas hitam bersama dua laki laki berpakaian hitam mendekati Tama.


Bugh argh. Tama kaget saat tiba tiba di tendang kuat diperutnya. Tama belum pulih dari pukulan Letta kemaren, dan sekarang mendapatkan pukulan dari orang yang tidak ia kenali semakin membuat ia kesakitan. Ia tersungkur di sana.


Zeyn tersenyum miring melihat Tama yang terjatuh di sana, sedangkan polisi yang ia bawa sebelumnya adalah polisi gadungan. Menginjak perut tama membuat tama meringis menahan kakinya.” Habisi dia. Sampai tulang-tulang nya hancur.” Jelas Zeyn dingin.


Ketiga orang yang ia bawa mengangguk segera menghajar Tama. Tama tak ada tenaga sama sekali untuk membalas atau melakukan apapun. hanya pasrah saat tubuhnya di siksa dan di hancurkan oleh Zeyn. muntah darah di sana tetapi sama sekali tidak di pedulikan. Tama sudah pasrah jika hari ini meninggal.


Kehilangan samar kesadarannya Zeyn mengangkat tangannya.” Buang dia di semak semak itu.” tegasnya menunjukan semak di dekat kebun the.” Biarkan dia hidup sekali lagi dan sekali lagi itu aku akan membunuhnya.” Tegas Zeyn.


Mereka Mengangguk segera membawa Tama ke semak semak di sana dan membuangnya tampa rasa dosa.


Zeyn menatap dingin Tama yang dimakan oleh semak belukar” beraninya dia mempermalukan perempuanku begitu.” Gumamnya mendengus, segera mundur dari sana membawa mobilnya bersama tiga pria yang lain. ia harus pulang ke villa usai menghajar Tama.


Tidak,Zeyn tidak membiarkan Tama mati, ia ingin melihat Tama hidup dalam penyesalan dan mati seusai rasa sakitnya sendiri.


” Halooo."


Letta menoleh menatap siapa yang menyapanya. Letta melebarkan mata melihat Putra. Putra ikut kaget melihat ada letta disini.” Loh kok disini?” Tanya Putra shok.


Letta di sana segera memeluk Putra karena itu Putra tertegun ikut memeluk letta. letta diam di pelukan Putra, rasanya hangat. “ he kamu oke?” Tanya Putra mengusap rambut belakang letta


Tetapi terkaget saat merasakan bagian belakang rambut Letta tidak ada, ada kain kasa di sana. ia melepaskan pelukan letta dan menatap manik mata letta tajam.” letta ada apa? Kamu kenapa?” tanyanya dengan pelan dan tajam.


Letta di depan Putra diam menatap ke mata Putra tak berekspresi lebih, “ kemaren gue kecelakaan, jadi ada luka di kepala gue.. “ jelas Letta jujur.


Putra mendengar itu meringis mengusap rambut letta pelan kebelakang. “ sorry gue nggak bisa jagain kamu.. aku dapat tugas lagi diluar kota.” Jelas Putra dengan pelan pada letta


Letta mendengar itu mengerjab pelan menatap Putra.” Duduk dulu di sana.” jelasnya menunjukan batu tak jauh dari pohon yang ada di dekat kebun teh, entah pohon apa tapi itu cukup membuat keduanya nyaman. Letta mengangguk duduk di sana bersama Putra.


Putra memilih duduk di depan letta dan memandang letta sama sekali tidak merotasi arah lain. “ kamu ke sini bareng siapa?” Tanya Putra menatap sekeliling.

__ADS_1


Letta tersenyum tipis.” Sendirian.” jelasnya. Putra mendnegar itu paham, pasti letta mendapatkan sesuatu yang sulit.


Putra menghela nafas pelan di depan letta. “ aku kemaren dapat kabar jika ada mafia menyeludupkan g4nja di daerah sini, jadi kami diberi tugas untuk mencari di sekitar sini, sempat di dapatkan tetapi ada beberapa tugas belum selesai. Aku menanyakan kabarmu tetapi tidak dijawab, “ jelas Putra lamban,.


Letta ingat terakhir kali bermain hp saat ia di rumah. Ia memang jarang membuka via pesan atau apapun di HPnya. “ kapan?” Tanya letta pelan.


” beberapa hari yang lalu, aku mendapat firasat buruk terhadapmu.” Jelas Putra kembali.


“ aku beberapa hari yang lalu juga kecelakaannya.” Jelasnya. Putra menatap letta menggeleng.” kamu masih tetap suka luka.” Gumamnya melihat pipi Letta yang diplaster dan sudut bibir yang membiru. Wajah letta kentara banyak luka penganiayaan.


Letta menghela nafas pelan menyenderkan tubuhnya di dekat pohon tetapi Putra mengalihkan tubuhnya duduk di sebelah letta. letta menoleh menatap Putra yang di sebelahnya.” Maaf.. aku tidak bisa menjagamu. Tunggu beberapa saat dulu.” Jelas Putra dengan pelan.


“ kenapa?” Tanya letta pelan.


” kenapa apanya?” Tanya Putra pelan menatap bibir letta yang bahkan juga pecah seperti kena pukulan.


” Kenapa beberapa saat lagi? mengapa tidak sekarang kau melindungi ku?” Tanya letta serak.


Putra mengusap pelan kepala letta.” karena jika sekarang aku masih di ditugaskan diluar, kau mau ikut denganmu memang?” Tanya Putra serak.


Letta terkekeh mendengarnya.” Tuh kan. aku tau akan kembali di tolak, aku tau karena itu aku memilih pergi jauh darimu sebelum aku kembali sakit, “ jelas Putra pelan.


“ di tolak olehmu tidak sesakit ditinggalkan kamu selamanya, mendapat kabar hidupmu jauh lebih baik, bersama orang orang yang sangat menyayangimu membuat aku senang. Aku memilih pergi jauh, sejauh mungkin untuk melupakan kamu. Aku hanya ingin kamu bahagia dengan pilihan kamu,” jelas putra tegas.


Yah Putra tidak ingin egois, tidak pernah lagi ingin, kemaren ia serius ingin bersama letta, tetapi Letta menolaknya. Putra sekarang tidak lagi keberatan ditinggal oleh letta setelah mengetahui hidup letta penuh kebahagiaan bersama orang tuanya. Ia menerima tugas jauh dan kehilangan kabar letta.


Letta mendengar itu memandang putra dalam, sejak dulu Putra paling serius kepada dirinya, paling memberi luang ia bahagia. tapi menerimanya saat ini juga bukan opsi baik, sebab Putra bukan tempat terakhir ia tuju. Ia akan menjadikan Putra penampungan dan bagi Letta. Putra tidak berhak mendapatkan hal seburuk itu.


Letta menjauhkan kepalanya diri bahu Putra.” Jadi kau berhenti menyukaiku?” Tanya letta lebih jelas lagi,.


“ lebih tepatnya membiarkan kamu bahagia. aku tidak ingin egois, karena yang terpenting adalah kamu bahagia.” jelas Putra jelas.


“ jika aku tak bahagia?” Tanya letta cepat.


Putra memandang letta sedih.” Kau tak bahagia?” Tanya Putra serak.


Letta diam tak menjawab. Putra mengusap pelan pipi letta.” kau tak bahagia??? jika tidak katakana kepadaku. Aku akan kembali berusaha membuat kamu bahagia. “ jelas Putra sesak. Matanya bahkan sudah berkaca kaca memandang letta.

__ADS_1


Letta tersenyum tipis.” Bahkan jika ada cerita buruk tentangku?” Tanya letta. berita buruk tersebar tentang dirinya,m dan apakah Putra tetap bersama dirinya?


__ADS_2