Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal

Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal
petunjuk


__ADS_3

Letta tersenyum tipis.” Sudah berapa lama kalian kenal?” Tanya Letta pada jasmine.


Jasmine menghentikan tangannya dan berdehem.” Sejak kecil.” Jelas nya tenang.


” Dan sejak kecil kau menyukai putra?” Tanya Letta menaiki alisnya. Jasmine memerah malu karena pertanyaan Letta yang blak-blakan.


Letta melihat wajah jasmine yang merah malu terkekeh pelan. Jasmine meremas pelan tangannya sendiri memandang letta nanar, tiba tiba air matanya jatuh membuat letta gelagapan menatapnya kaget.” Hua hiks hiks.” Tangisan Jasmine mendera membuat Letta menaiki alis memandangnya.


“ kenapa menangis?” Tanya letta pelan.


Jasmine menggeleng.” hanya kelilipan saja, yah aku kelilipan.” Gumam jasmine mengipasi matanya sendiri.


Letta menghela nafas pelan, Jasmine pikir dirinya anak kecil yang mudah sekali di kibuly? Jasmin ini cocok sama Putra sebab dia orang yang tulus, sangat tulus dan baik.


“ kau kenal dia sejak kapan?” Tanya Jasmin kepada Letta yang diam saja,


Letta menggeleng pelan.” sepuluh tahun lalu., lebih., sebelas????” Tanya Letta.


Jasmine menaiki alisnya heran mengusap air matanya pelan.” tapi aku tak pernah melihat wanita lain dekat dengan dia kecuali..” Jasmine diam mengingat foto yang ada di dompet Putra, bahkan di beberapa nama yang tertera di bajunya.” Alleta.” Gumam jasmine,” tapi itu nama adiknya.” Jelasnya kembali.


Letta mendengar itu jadi tidak enak, bagaimana jika dia tau yang di maksudnya itu adalah dirinya? Aletta? Mereka beda tubuh saja tapi jiwa yang sama.” kau mau kan membantuku untuk dekat dengan dia?”? Tanya Jasmine memegang tangan letta.


Tetapi Letta lebih dulu menarik tangannya, menggeleng pelan Letta berdehem.” Sorry, tapi itu bukan urusan gue, gue nggak mau ikut campur apapun mengenai hubungan kalian.” Jelas Letta tegas pada jasmine. Jasmine mendengar itu menatap Letta memelas, tidak lagi bisa mengelak kepada Letta.


“ hanya sedikit?” Tanya Jasmine memelas.


” Aku berjanji tidak akan lupa jika kam..”


“ tidak menerima bujukan apapun, usaha sendiri saja.” Jelas letta membuang muka.


Jasmine memandang Letta kesal dan malas sebab letta sangat menguji kesabarannya.


‘'udah?” tanya dari Putra yang sudah ganti baju memasuki tenda, Letta mengangguk melirik Jasmine yang melilitkan kakinya dengan kain kasa baru. Putra mengusap kepala Letta pelan..” mau sarapan dulu atau mau kopi teh?” Tanya Putra lembut.


Letta melirik jasmine yang mengikat kaki nya semakin kencang menghela nafas, pasti dia sekarang tidak baik baik saja hatinya.” Ehem btw itu kaki manusia yah bukan ketupat.” Celetik Reno pada jasmine. Sadar apa yang Letta tatap.


Jasmine menoleh gelagapan.” Oh ini biar nggak lepas, nggak sakit kan letta?” Tanya jasmine gugup memandang letta takut.

__ADS_1


Letta menggeleng pelan.” sakit.” jelas letta Jujur.


wajah Jasmine pias memandnag Letta yang tampa hati.” Bu dokter harus profesional, jangan sampai melakukan sesuatu yang buruk kepada pasien. Jika sudah selesai silahkan pergi.” tegas Putra.


Jasmine mendengar itu menghela nafas dan segera memperbaiki kasa yang salah, selesainya ia segera pergi dari sana. “ maaf.” Jelas jasmine.


Letta melihat Jasmine yang di usir mendelik memandnag Putra, mencubit perut putra kesal., putra meringis kesakitan memandang letta heran. “ kau ini tidak punya hati.” Gumam Letta kesal.


“ apa salahku?” Tanya Putra polos. Letta dan reno menatap putra malas.


....


“ lapor tuan tapi kami belum menemukan dimana nona Letta." jelas dari orang suruhan Xior mencari Letta.


Xior menatap mereka tajam.” kalian sudah cek seluruh stasiun angkutan, ojol gunung dan penerbangan pesawat di daerah sini?” Tanya Xior kembali dingin.


Mereka menggeleng pelan membuat Xior memijit pelipisnya. Melirik sunja yang duduk di lantai sembari mengupas mangga miliknya menggunakan baju cosplay kucing. “ kau tau dimana biasanya Letta pergi dan orang orang terdekatnya?” Tanya Xior kesal.


Sunja yang di ajak bicara menggeleng, menunduk takut.” tidak tuan.” Gumamnya gemetar.


Xior segera berdiri.” Kurang dia di tempat biasa jangan sampai lepas.” Tegas Xior segera menjauh dari sana. sunja menatap Xior memanas, lelaki itu kejam, bahkan dikurung di kurungan kucing kecil. Dia pikir dirinya hewan peliharaan?


Xior menarik rambut Sunja kuat membuat sang empu meringis kesakitan. Kilatan emosi dimata Xior nyalang berwarna merah.” Sekali lagi kau beri wajah seperti itu di depanku, akan ku hancurkan wajahmu.” Jelas Xior dingin.


Sunja meringis kesakitan dan segera mengangguk.” Iy iya tuan maaf..”


Xior menghempaskan kepala Sunja kasar membuat sunja terjengkang di lantai, tak berani menatap Xior, xior meludah di depan Sunja dingin, tubuh Sunja bergetar, di sini batinnya di siksa, bagaikan manusia sampai sunja tidak ada harga dirinya.


Di sisi lain Zeyn mendapatkan laporan jika Letta belum juga ditemukan oleh bawahannya kesal.” Kalian melakukan apa saja sih ha???? Kalian aku bayar untuk mencari dia, mencari satu orang saja kalian tidak becus.” Tegas Zeyn berteriak kepada pak Dar, bu Sarah dan juga Ningsih. Di sana juga ada bawahannya.


Ningsih dan yang lain bergetar takut.” bahkan menjaga saja kalian tidak becus, kan sudah saya peringatkan sedari awal untuk menjaga mereka. Bodoh kalian semua.” Teriak Zeyn mengerang marah, sudah dua hari Letta hilang tampa kabar, dan mereka dengan enaknya bilang tidak menemukan Letta.


Pak Dar menangkupkan kedua tangannya di depan dada, menggeleng memelas memandang Zeyn.” Maaf pak, kami akan lebih berusaha mencari nona. Maafkan kami.” Gumam pak dar takut.


Ningsih diam menunduk di lantai takut dan lemas.,


Zeyn mendesis.” Jika besok tidak juga kalian temukan wanitaku, habis kalian di tanganku.” Tegas Zeyn dingin.

__ADS_1


Pak Dar di sana gemetar dan segera mengangguk. Zeyn mendengus segera pergi dengan hati penuh amarah.


“ dasar orang kaya sombong.” Gumam Ningsih nanar memandang Zeyn yang menjauh.


Plak, kepala Ningsih di pukul oleh pak Dar. Ningsih meringis melirik ayahnya yang marah. Mata pak Dar memerah menatap ningsih.” Jangan asal bicara, jika dia dengar kamu akan di situasi buruk Ningsih.” Jelas pak dar.


“ tapi memang, tidak seharusnya dia bicara begitu kasar, padahal perempuan itu sendiri yang sombong, pergi sendiri tanpa pamit dan sekarang hilang semua orang di salahkan, itu namanya buang batu sembunyi tangan,” jelas Ningsih kesal. " Apa sulit untuk diam saja? sudah hilang begini kita yang di salah. Padahal kita tidak tau apa apa!!" Kembalinya mendumel meskipun sudah di marah oleh ayahnya.


” Ningsih.” Tegas Sara dingin,


Ningsih melirik ibunya takut. sebab Sarah memandang nya dingin.” Mau bagaimanapun kita salah, tuan Zeyn atasan kita dan memberi tugas menjaga wanitanya, tetapi kita teledor, jadi jangan banyak bicara, cari saja dan jaga tata karma. Jika tidak di sini kita harus tinggal dimana lagu?” Tanya Sarah menghela nafas pelan.


Zeyn menghela nafas pelan memijit pelipisnya keluar rumah, saat itu juga ia melihat Xior yang turun dari mobil. Zeyn mendekati Xior yang berwajah masam sembari berdecak kesal.” Belum juga ada kabar baik nih.” Gumam nya pelan.


Zeyn menghela nafas pelan mendengar hal itu.” kita harus bawa dari orang luar lagi, sepertinya dia masih ada di sekitar sini, “ jelas Zeyn tegas. Xior mengangguk segera kembali memasuki mobil dan diikuti Zeyn untuk pergi dari sana.


Menatap keseluruhan tempat yang sudah sore ini Zeyn melihat tenang di depan, sampai di pinggiran kebun teh itu ia menyipitkan mata.” Tunggu.. berhenti Xior berhenti.” Tegas zeyn., Xior menghentikan mobilnya secara tiba tiba membuat keduanya kaget.


Zeyn segera turun dari mobil dan mendekati benda yang dirinya kenali. iPhone merah terbaru, Xior menyusul kemana zeyn pergi, kaget saat melihat apa yang Zeyn temukan.” Ini Hp yang kau berikan?” Tanya Xior pelan.


Zeyn membuka Hp milik Letta tetapi itu sudah mengenakan kata sandi, bahkan sudah retak seribu. Xior melihat hal itu melihat sekelilingnya. Menatap dengan tenang di arah rerumputan yang layu seperti terinjak injak, ia melihat bercak hitam.


Xior menyentuh daun menghitam itu dan menatapnya teliti, mencium aroma nya. Ia melihat Zeyn yang mengotak atik HPnya.” gawat sepertinya letta kembali di buru pembunuh.” Gumam Xior.


Zeyn mendengar itu menaiki alisnya memandnag Xior. Xior menatap ke bawah dengan tenang, terlihat sekali jika dedaunan semak semak itu rubuh. Xior segera turun meninggalkan Zeyn.” Xior.. mau kemana?” Tanya Zeyn melihat Xior melompati jurang itu.


Mau tak mau Zeyn ikut turun mengikuti kemana Xior turun, terlihat Xior yang turun memegang tali-tali yang ada di sekitaran terbuat dari akar kayu, Zeyn ikut turun membuat baju putihnya penuh tanah kuning. Sampai di sebuah lubang kecil, seakan semak-semak tertutup di sana di tebas. Xior melihat darah masih banyak menetes di sana. Zeyn menghela nafas pelan berdiri di sebelah Xior.


Xior menatap lubang dan berdehem.” Letta jatuh di sini dan entah di selamatkan atau dia pergi sendiri, tapi sepertinya dia di selamatkan melihat rerumputan ini di potong semua..” jelas Xior memandang sekeliling.” Bahkan darahnya masih menghitam, artinya dia udah lama di disini.” Jelas Xior.


Zeyn memandang Xior sulit. Xior memang sangat cerdas menganalisis, bahkan IQ dia di atas rata rata karena dia psikopat. Mana ada psikopat otaknya dibawa rata rata. Kebanyakan mereka memiliki kecerdasan seperti Xior dan Aletta contoh nya.


“ kau yakin?” Tanya Zeyn pelan pada Xior.


Xior melirik Zeyn dan mengangguk.” Ayo coba kita telusuri jalan ini.” jelasnya menunjukan semak yang di tebas dari sana.


Zeyn mengangguk mengikuti kemana Xior membawanya. Keduanya menyusuri hutan kelam itu dengan tenang. Xior yang sibuk di depan menatap jalanan yang sudah di lalui, sampai bahkan darah yang menetes dia masih bisa menilainya. Sampai beberapa kali mereka mendapatkan jalanan ganda tetapi Xior memiliki insting yang cukup pekat.. Xior sudah tak asing dengan darah.

__ADS_1


"sial jalan buntu.” Gumam Xior melihat di depannya buntu. Zeyn menunjukan jalan sebelumnya.” Sepertinya di sana, coba kita kembali dan jalan kearah sana.” jelas Zeyn memberikan pendapat.


__ADS_2