Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal

Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal
Apa benar


__ADS_3

Sedangkan di sisi lain Zeyn tak bisa tidur, menangis pun tak bisa sebab pilihannya begitu berat. Ini sulit untuk dirinya jalankan,


Sudah berjuang tetapi tidak ia dapatkan itu sakit. apa arti perjuangan dirinya selama ini jika semuanya sia sia....


Zeyn waras, bertahan menjadi yang ketiga pasti sakit, tapi lebih sakit lagi jika begini. tanpa memiliki. Zeyn mendesah kesal. " Enyyyahhh lah Dari otakku...!" gumamnya kesal, semua ini sangat berat di kepalanya.


“ zeyn? kamu sudah pulang?” Tiba-tiba ada suara yang bertanya dari luar. Itu membuat Zeyn cepat-cepat menghapus air mata nya yang sejak tadi berjatuhan.


Zeyn mengerjab pelan melihat Bita yang memasuki kamarnya, diikuti Genta. Mereka terlihat baru pulang dari acara pesta.


Bita menatap anaknya penuh kerinduan. sudah dua bulan Zeyn tak pulang, sulit di hubungi dan pergi entah kemana. Tiba-tiba anaknya sudah ada di rumah membuat dirinya bersyukur Tapi juga bertanya, apa yang membuat anaknya selalu berpergian dari rumah?


Zeyn duduk dan berdehem pelan. melihat mata anaknya yang berair dan sembab Bita mengernyitkan dahinya” ada apa Zeyn? Kamu menangis” Tanya Bita mengusap pelan air mata yang masih tersisa di pipi sang Putra khawatir.


Zeyn mengeleng pelan. segera Mengusap wajahnya sekali lagi. Padahal tadi ia sudah menghapus seluruhnya.


“ why? Kamu nggak mau cerita sama mama papa?? Kamu masih punya kami yang siap mendengar dan memberikan saran sayang, kamu masih putra kamu tersayang. Ada apa sayang??” Tanya Bita pelan mengusap pelan kepala Putra tertuanya. Zeyn menggeleng pelan dan memeluk ibunya sedih.


Bita melirik Genta dengan heran, Genta mana paham, ia mengangkat bahu tak tau harus bilang apa. Meirik Zeyn yang diam saja memeluk sang ibu Gneta ambil suara.” Kamu berantem sama Letta? atau bagaimana?” Tanya Genta.


Genta paham laki laki jarang menangis, jika menangis itu artinya ada yang melukai hatinya. Apalahgi Zeyn sosok dingin ini tak akan menangisi selaku hal-hal semacam bukan yang penting.


“ hey.” Bita menarik tubuh Zeyn dan memandang anaknya serius.” Kenapa? Kenapa letta dan kamu? Letta selingkuh dan kalian putus atau bagaimana?” Tanya Bita lembut.


Zeyn menggeleng pelan dan mengusap rambutnya kebelakang.” Zeyn butuh sendiri saja ma.” Gumam Zeyn.


” sayang?” gumam Bita menolak. " Kamu bisa cerita, jangan begini. Mama khawatir nak!!!"


Zeyn melirik genta dengan tatapan memohon. Genta menghela nafas dan berdehem,.” Mom sepertinya kita harus memberi waktu untuk anak kita sendiri.” Jelas Genta tegas.


“ why??? Di sini mama bisa mendengarkan dan memberikan saran, kamu tidak mau cerita dengan mama? Tidak mau memberikan kelu kesah kamu dengan mama?” Tanya nya pelan. Bita tidak mau anaknya mengemban semuanya sendirian.


Zeyn menatap ibunya sulit.” Zeyn tidak tau harus certa dari mana kemana ma. Tapi Letta ingin menikah.” Jelkas Zeyn tegas.


“ bagus dong. Jadi kenapa kamu sedih?” Tanya Bita dengan heran.


” Masalahnya dia mau nikah sama orang lain dan Zeyn nggak mau di poliandri.” Tegas Zeyn.


brak. Genta melebarkan mata memukul penyanggah kasur milik zeyn membuat mereka kaget.” Apa apa?? gimana gimana?” Tanya Genta shok.


“ yah gitu, yang suka sama Letta banyak, ada Zeyn, ada entah lah Putra, ada Bima, eh Xior malah ikut ikutan, sekarang kalo Zeyn mau nikah sama Letta Zeyn harus dipoliandri ma pa... Zeyn nggak mau bagi bagi.”rengek Zeyn mulai menangis.


Bita meneguk saliva kering di buatnya, Genta pun mendelik tak bisa menerima kenyataan.” “ jadi masalahnya itu karena itu?” gumam Bita masam.” Sulit sih sebenernya.” Gumam nya ikut prihatin.


Zeyn mengangguk memelas.” Yaudah kalo gitu kamu pikir saja sendiri gimana baiknya.” gumam Bita meringis.

__ADS_1


“ tuh kan katanya mau kasih saran.” Gumam zeyn merengek.


Bita dan Genta saing lirik.” Yah kami juga kaget dan nggak tau ngomong apa kalo ini masalahnya, tapi kalo kamu mau juga kamu yakin mau bagi bagi?? Lagian juga kok bisa kalah saing sama yang lain?” tanyanya Bita nanar.


“nggak tau ma... putra sama Bima kenal sama Letta bahkan lebih dulu dari Zeyn, “ gumam Zeyn menghela nafas tegas.” Apa Zeyn bunuh aja yah mereka smeua?” gumamnya mengpalkan tangan,


” he nggak boleh.” Tegas Bita menggeleng.


zeyn membuang muka kesal kepada ibunya.” Gimana kalo kamu bawa kabur letta nya aja?” Tanya Genta dengan pelan.


Zeyn mengerjab pelan.” rencananya sih pa. Cuma di sana juga ada Xior. Zeyn nggak yakin.” gumamnya gugup.


Bita dan Genta memandang anaknya penuh belas kasih. Jika sudah begini tergantung sama Zeyn saja lagi. " Jika jodoh tak akan kemana sayang. Mama yakin kok jika kalian di tetapkan selalu bersama pasti akan bersama juga nantinya!!!" tegas Bita pada Zeyn.


Genta mengangguk" jalur dukun aja Zeyn!" tegasnya. Zeyn melirik ayahnya kesal. dan Genta hanya cengengesan.


...----------------...


Letta melirik pusing orang orang yang memasuki kamarnya menata pakaian pakaian di wallinclose nya dengan tertib, padahal sekarang masih jam 8 dan dirinya masih pusing di tempatnya bertambah pusing.


Melirik mereka yang menyusun sepatu, baju, hingga beberapa peralatan make up.” Nona butuh sesuatu?” Tanya Jiya mendekati letta.


Letta berdehem pelan.” Bima dan Xior sudah bangun?” Tanya Letta pelan.


Letta berdehem pelan mendengarnya,” yasudah siapkan sarapan, aku ingin sarapan jika begitu.” Gumam letta segera berdiri.


” Nona ingin di bawakan ke sini sarapannya? Atau mau turun?” Tanya Jiya kembali.


Letta menggeleng.” di bawah saja. Aku ingin melihat sekeliling rumah.” Jelas Letta kembali.


“ tapi nona, kata tuan Bima nona harus istirahat dengan cukup, sebab nanti siang akan ada dokter yang akan mengecek keadaan nona dan juga luka luka nona, lalu dokter kecantikan juga. Tuan Bima takut nona insecure dengan luka di pipi nona.” Jelas Jiya dengan pelan dan polos,


Letta mendengarnya ungkapan jujur tampa filter miliknya jiya mengangguk saja.” Tak masalah, jika tidur saja aku akan mati membusuk, “ tegas Letta segera menuju kamar mandi, melewati orang yang menunduk menyapa Letta sata menyusun barang. Letta hanya melenggang tak banyak bicara.


Cuci muka, gosok gigi, Letta segera keluar dari kamarnya, masih menggunakan baju tidur semalam. Kaki Letta sudah tidak terlalu bengkak, tetapi birunya masih ada. Sakit ? tentu saja, masih sangat malah. Letta hanya menyeret kakinya untuk berjalan, luka di lengannya pun sudah tidak terlalu bengkak, jadi ia cukup sehat jika hanya untuk mengelilingi rumah ini.


Saat mandi Letta terdiam berendam hangat" Gue harus cari cara buat satukan Putra sama Jasmine, gue rasa Jasmine cewek paling cocok buat Diaz yang tulus sama.yang paling tulus!!" gumam Letta bertekat sebelum segera bangun.


Turun menggunakan lift sebab belum bisa turun lewat tangga. Letta di hidangkan dengan ruang tamu mengagumkan, ia melihat tirai yang terbuka membuat kaca trasnparan menampilkan pemandangan luar biasa.


Leteta tertegun mendekati kaca. Wahhh disini ia bahkan bisa melihat pemukiman yang jauh dari sini, dan juga binatang binatang yang berkeliaran di sekitar sini. Ada kelinci, rusa dan juga beberapa binatang lainnya.


“ nona silahkan sarapannya sudah di siapkan.” Jelas Jiyta mendketai letta,


Letta mengangguk segera menuju ruangan makan.” Di sini dimana tempat peliharaan Xior harimau? Serigala, panda, beruang dan lain lain?” Tanya Letta heran.

__ADS_1


Jiya menaiki alisnya heran.” Ha tuan ada kah serigala???” tanyanya pelan.


letta melirik jiya mengangguk.” Iya semalam dia cerita, katanya di sebelah klanan kandangnya sebela kiri macan tutul.” Jelas Letta serius.


Jiya terkekeh pelan melirik Letta.” sepertrinya tuan mengerjai nona. Di sini memang ada kandang,macan tutul dan harimau tapi hanya dua ekor dan di belakang. Jika yang lain tidak ada, di sini ada binatang biasa.. seperti yang nona lihat tadi.” Jelas.


Jiya menarik kursi untuk letta duduki. Letta mendelik.” Jadi dia membohongiku begitu?” tanyanya tak suka.


Jiya menatap letta ragu.” Hehe tidak tau nona,” gumamnya tak enak hati.” Sebab tuan Xior tak banyak bicara jika sama kami.” Lanjutnya. Letta hanya mengiyakan.


Lihat lihat. Makanan di depan Letta, ada semua jenis makanan yang lezat. Letta lupa kapan makan selezat dan sekomplit ini. ingat ingat sata bersama Bima Zeyn saja haha.


Sebab letta lebih memilih menabung jika ada uang, dan tabungannya untuk keluarga, biar bisa beli rumah, dan juga ruko. Di kota besar mana ada rumah yang di dekat jalan itu murah, rata rata harga nya milyaran gess.


Menyelesaikan makan Jiya dan Fani segera membantu Letta untuk berdiri. Tapi Letta mengangkat tangannya.” Kalian makan saja, saya ingin pergi, sendiri” jelas Letta tegas pada Fanny.


” Tapi..” gumam Jiya ragu pada Letta.” Kami disuruh untuk menjaga nona kemanapun nona pergi.” Jelas Jita tegas.


Letta berdehem pelan.” hanya di sekeliling sini, bilang sama tuan kalian saya tidak akan kabur, saya nggak ada uang kalo dia lupa.” Tegas Letta kesal., tau jika pikiran mereka jika dirinya ingin kabur. Lagian letta mau kabur kemana lagi coba??


Kalian pikir Letta pura-pura mau menikah tiga laki laki sekaligus karena apa? Karena tak punya uang, kalian pikir letta ingin jadi pencuci piring di café atau writer? Sebenarnya tak masalah dengan pekerjaan itu tapi hey. Letta tidak punya skill di sana..!!!


“ ba baik nona. Tapi kami akan mengawasi dari jarak jauh. Kami benar benar tidak bisa meninggalkan nona.” Jelas ragu Jiya.


Letta hanya menghela nafas malas dan berdehem melangkah menjauh dari sana. Letta benar benar tidak punya uang.!


Tabungannya tinggal di rumah, kendaraan pun di rumah, akh bahkan mungkin kemaren usai kecelakaan belum di benarkan, lalu hp atau apapun itu. Letta sangat tidak ada pemasukan haha. Lucu sekali dalam sekejap ia jadi miskin, tetapi ia memiliki sumber keuangan.


Letta menggirup udara segar keluar rumah Xior. Letta rasa Xior cukup memiliki type tinggi saat membuat rumah, lihat rumahnya sangat tinggi dan jauh dari jalanan rasa. Ia bisa melihat tebing tinggi di dekat sini di sebelah kiri tapi ketika melihat kedepan ia melihat jalanan berliku menuju jalan raya dan perkotaan luas. Disini segar dan asri, ada banyak tumbuhan tumbuhan cantik.


‘ ‘ sraghh.” Letta melirik macan tutul yang mengerang. Melirik macan tutul secara dekat Jiya dan Fani melebarkan matanya. tapi itu ada di kaca yang cukup tebal sehingga tak akan mudah melukai nona mereka . letta mendekat dan duduk di dekat kaca dan mengusap kaca. Terlihat macam mengerang dan meraung menatap tak suka Letta m


“ wohoho..” gumam Letta kagum, melambaikan tangan, terlihat macan itu hendak menyerang Letta tetapi Letta mahlah tertawa melihatnya, melirik beberapa oarng melewatinya membawa seekor babi hutan letta melihat itu semangat.”Kalian pasti ingin memberikan mereka makan. Ikut ikut." gumam letta dengan senang.


Mereka saling lirik dan meringis.” Maaf nona tapi ini macan tutul ini liar, dia tidak jinak, jika nona ingin bermain dengan macan tutul nona bisa bagian sana saja, di sana ada satu ankanya yang jinak.” Jelas salah satu penjaga.


Letta mengangguk paham dan berdehem. " Antarkan aku kesana!!!" mereka mengangguk setuju.


Letta ikut Kemana mereka bawa dirinya. melirik b4bi sudah di serang macan tutul sebelumnya ia jadi paham, wah memang itu masih sangat liar dan ganas.


Memasuki ruang hewan., Letta jadi kagum, di sini ada banyak jenis hewan, mulai dari burung yang coraknya sangat bagus, lalu ada ular, ular..!!! ularnya cantik sekali berwarna putih melingkar di kayu, lalu ada kelinci tetapi di kandang lain, lihat rusa itu... itu berada diluar dari sini.


Letta jadi kagum di tempat ini. cukup jauh Letta berjalan mereka berada dibelakang mansion mewah ini, dan lihat.


“ omo omo ini bayi nya.” Gumam letta gemas melihat bayi macan tutul yang masih belajar merangkai.

__ADS_1


__ADS_2