
Putra melihat interaksi keduanya, Tersenyum tipis, rasanya ada yang menghalangi matanya tapi tak ada air mata. Menggeleng pelan menatap pekerjananya. Putra sudah tidak lagi bisa bekerja, otaknya sudah kemana mana sekarang.
“ kakak cantik, kaki Juya katanya patah, apakah nanti akan tumbuh lagi? akan bisa jalan kembali?” Tanya Juya polos.,
Letta terkekeh.,” tumbuh? Emangnya pohon, kaki nggak bisa tumbuh sayang, Cuma nanti harus ada pengobatan dan juga pemulihan, juya akan bisa sembuh dan jalan lagi jika Juya mau berobat oke.” Jela sletta tegas.
Letta kasihan kepada Juya. Hampir setengah wajahnya bengkak karena dijahit dan benturan keras, tapi dia masih tetap tersenyum, karena usai dijahit kmarin letta tau dia pasti masih sakit, tetapi dia sudah sangat smeangat dan bahagia. “ kakak cantik yang akan ngobatin Juya kan?” Tanya Juya polos pada letta.
Letta menggeleng pelan.” Dokter Milan yang akan jadi dokter Juya.” Jelas letta.
"dokter Milan Itu dokter yang tadi yah? yang sudah tua tapi judes itu? masa Juya bertanya dia nggak jawab. Juya tidak mau lah sama dia kakak.” gumam Juya memelas.” Juya mau sama kakak saja.” Jelansya lirih lagi.
“ tapi kakak bukan dokter umum, kakak dokter jantung.” Bisik letta kembali menyuapi Juya.
Juya menatap letta mencibir.” Tapi kakak cantik harus sering serring jenguk juya oke??? Terus temenin Juya??” Tanya Juya lagi.
“ diel deh.” Gumam letta terkekeh.
Juya menatap Letta semangat.” Horree...” gumamnya melirik Putra yang diam saja.
” Papa papa.. kakak cantik mau temenin Juya di sini.. “ gumamnya senang.
Putra mengangguk menatap anaknya ikut bahagia.
Juya kembali cemberut.” Papa... mama gimana? Bisa dateng enggak temenin Juya???” Tanya Juya pelan pada Putra.
Putra jadi terdiam, ingat pada jasmine yang tadi ia hubungi. Tapi jasmine belum bisa dihubungi. “ nanti papa hubungi lagi yah.” jelas putra.
Juya mengangguk pelan.” semoga mama bisa jenguk Juya, supaya besok bisa antar Juya ke sekolah. Biar teman teman Juya tau jika Juya punya mama, masa mereka bilang Juya tak punya mama, jika Juya tak punya mama gimana juya lahirnya kan/ masa papa yang lahirin Juya.. haha kan yang melahirkan itu perempuan.” Jelas Juya lugu.
Letta berdehem pelan ditengah pembicaraan. “ Juya ayo tidur dulu, sudah siang.. harus tidur siang supaya cepat sembuh.. ayo sini..” jelas letta pada Juya.
Juya mengangguk pelan bersandar. Letta segera turun dari kasur milik Juya dan membuat juya lebih nyaman.” Nah ayo tidur.” Jelas letta.
“ dokter cantik mau pergi nanti yah?” tanyanya pelan menatap Letta.
letta mengangguk pelan.” maaf yah Juya, kakak harus kembali kerja, tapi jika sempat kakak akan ke sini lagi. bilang sama kakak Juya mau apa hm?” Tanya letta pelan.
Juya tersenyum tipis.,” Juya Cuma minta buat kakak bisa datang aja dan temenin Juya.. tapi kalo bisa bawa martabak yah.” jelasnya.
Letta kembali terkekeh pelan.” Mau yang manis apa yang telor?” Tanya letta lagi.
” kalo bisa dua duanya aja kakak.” gumamnya polos.
Letta kembali terkekeh pelan mengusap kepala juya. “ juya tidur yah kakak cantik.” Gumam juya.
Letta mengangguk pelan mengusap kepala juya sayang. Anak sekecil juya harus merasakan hal pahit karena orang tuanya...
...----------------...
__ADS_1
Nato menatap Letta aneh, sebab letta yang pagi pagi sudah berkutat dengan masakannya, jarang sekali letta masak padahal karena kesibukannya.
“ tumben loe masak?? Ada mimpi apa?” Tanya Nato duduk di meja makan., niat hati ingin masak sarapan.
Letta melirik Nato dan segera duduk juga. Menikmati perkedel yang ia masak.” Gue libur hari ini.” jelas Letta jujur.” Karena boring yah masak. Enak ngak?” Tanya letta terkekeh.
Nato mengangkat bahunya.” Not bad..” jelasnya. Letta menatap Nato jengah.
“ loe ngak jalan sama Fani? Hari ini kan hari minggu.” Jelas letta.
Nato menggeleng pelan. " Udah Putus.” Gumamnya.
Letta menatap nato senang.” Kan udah gue bilang kemarin, dia ngak baik. mending sama Beta aja, udah jelas dia sayang sama loe, sama keluarga, sama nemo juga.” Jelas letta mengangguk setuju. "Atau cari yang juga sayang sama keluarga kita gitu. Kalo fani mah Cuma mau duit loe doang.” Jelas letta pada Nato.
Nato menatap letta malas.” Loe diem aja tau Fani selingkuh.” Jelasnya malas.
Letta mengangkat bahu acuh.” Gue udah bilang sih btw Cuma loe bilang iya iya aja.” Jelas letta.
Nato mendekati Letta dan berbisik.” Kemarin dia bilang sama gue minta tanggung jawab, dia hamil nggak tau siapa bapaknya. “ jelas Nato.
Letta melotot.” Yah? terus gimana? Bukan anak loe tapi kan?” Tanya Letta.
Nato mengeleng cepat.” sorry yah, gue masih perjaka.” Jelas Nato ketus.
Letta terbahak pelan sembari menuangkan teh di m cangkirnya Nato. Nato menggeleng pelan.” katanya dia khilaf gitu sama sepupu dia dan dia nggak enak ngasih tau orang tuanya, dia minta buat gue tanggung jawab.. cowoknya nggak mau tanggung jawab.” Jelas Nato lagi.
Nato mencibir Fani mantannya.” Terus dia sekarang gimana?” Tanya letta.
Nato menggeleng pelan.”nggak tau gue, semalam ngancem buat dia ngasih tau orang tuanya kalo gue hamilin dia dan nggak mau tanggung jawab. Lihat aja ntar kalo bokapnya nyampetin berarti dia beneran.” Jelas Nato.
“ alah, Tes DNA aja sih.. udah kandungan berapa emang?” Tanya letta.
Nato menggeleng.” gue nggak nanya masalahnya, lagian ngapain gue nanya kalo itu bukan anak gue, gue aja baru pacaran 2 bulan. “ jelasnya mengelak.” Tapi kemarin pas gue main ke kos nya dia kan, dia emang aneh banget, masa megang paha gue anjir.” Gumam nato melebarkan matanya.
Letta terkekeh pelan.” sumpah loe” Tanya Letta tak percaya.
” Demi Tuhan Letta, dia megang paha gue.” jelas Nato mengeleng excited.” Terus gue geli lah secara gue normal jadi gue rada jauhan dikit, terus dia tiba tiba tolel toel perut gue dan nempelin dada dia ke tangan gue. yaampun hahaha jangan jangan pas itu dia mau jebak gue yah?” tanyanya dengan tak percaya.
“ nah loe. Syukur syukur loe nggak ngelakuin kan?” Tanya Letta dengan melotot.
“ asli sih, gue Cuma inget aja kalo punya adek cewek. Yakali gue kayak gitu sama cewek??” jelas Nato.
Letta terkekeh pelan. “ iya sih, masa karmanya balik ke gue kan.” jelas letta menggeleng.
” loe jangan sampek hamil duluan, cari cowok yang bener letta..” jelas nato tegas.
Letta bergumam pelan.” yang bisa nerima loe gimanapun keadaan loe, dan yang pasti yang mapan dan setia.” Tegasnya lagi.
“ btw yang kaya raya juga gue mau. “ jelas letta.
__ADS_1
” jelek nggak papa asal banyak duitnya.” Nyanyi letta semangat smebari mengangkat tangannya bergoyang.
Nato mendelik.” Matrek loe.” Jelas nato kesal kepada letta yang terus melihat uang.
“ Nato nato..” gumam letta mengeleng pelan.” gue tuh bukan matrek, tapi realistis, gue butuh cowok yang kaya raya, yang punya banyak uang, yang bisa nafkahin gue, yang intinya bisa nyenengin lah.” Jelas Letta dnegan semangat.” Yakali, sekarang cowok banyak bangsatnya, bending yang kaya bener aja deh. ” Jelas nya lagi terkekeh.
Nato menunjukan giginya menatap letta. “ sama gue aja gimana?” Tanya nato mengedipkan m sebelah matanya.
Letta melempar gorengan ditangannya pada Nato membuat Nato terbahak bahak. “ najis.” Gumam letta menggeleng.
Nato terkekeh menggeleng pelan. “ serius amat hidup loe..” jelas nato sinis.
“ loe itu satu satunya anak laki laki harapan bapak, ibuk. Cari calon yang juga bisa sayang sama bapak sama ibuk, sama Nemo, yang mau tinggal bareng bapak ibu juga, gue sih setuju siapapun itu yang jelas dia bisa terima keluarga kita bukan Cuma mau sama loe doang.” Jelas letta.
Nato memijit pelipisnya pelan.” gue lamar Beta aja gimana iye?” tanyanya.
Letta terkekeh pelan.” loe masih suka sama betta?” tanyanya.
Nato meringis pelan mendengar kenyataan.” Anjai, ntar gue kabarin deh sama beta.” Jelas Letta senang.
“ dia nggak ada pacar kan??” Tanya Nato.
Letta menggeleng.” Aman dia, semenjak putus sama loe enam bulan lalu masih jomblo.” Jelas letta.
“ gue nggak lagi mau pacaran, gue mau langsung lamaran aja deh.. nanti loe bantuin gue ngomongnya yah.” jelas nato.
” Serius loe anjir?” gumam Letta kaget.
Nato mengangguk pelan.” serius, gue udah nggak lagi bercanda sih.. gue udah yakin.” jelas Nato serius. Mengingat Beta yang sudah pacaran dengannya selama empat tahun Nato tersenyum tipis.” Dia cewek terbaik yang gue temuin... “
Letta menatap Nato menampilkan wayah ingin muntah., nato mendengus melihat wajah letta yang tak berakhlak.
“ udah udah mual gue denger omongan buaya kayak loe, mending loe mandi. Mulut loe masih bau jigong.” Jelas letta
” dih, cemburu loe?” Tanya Nato menaik turun alisnya menatap Letta. Letta kembali menampilkan wajah muntahnya. Nato terkekeh pelan.
Nato segera berdiri dan menepuk kepala Letta pelan, menatap Letta lamban nato menghela nafas pelan.” loe akan tetap jadi adek gue, kalo ada apa apa loe bisa pulang ke pelukan gue, jangan ngerasa sendiri oke?” tanyanya. Letta mengangguk pelan.
Sampai mendapatkan telepon dari seserang. Letta menatap hpnya. Bara... bara belum lulus sebab masih ada yang belum ia selesaikan di tugasnya. Segera mengangkat telepon bara menangis tersedu-sedu . Letta mengerjab pelan.” ada apa?” Tanya Letta pelan.
“ bunda..” bisiknya lirih.
Denyut dada letta terasa nyeri. Letta mengerjab cemas.” kenapa?” Tanya letta.
Bara kembali menangis lirih.” Bunda meninggal, bunda udah nggak ada.” Gumamnya menangis.
Terdiam letta mendengar itu, handpnonenya jatuh dnegan tatapan kosong. Nato melihat reaksi letta cemas memegang pundak letta.” letta? loe ngak apa apa?? Letta?” tanyanya..
Letta diam diam menjatuhkan air matanya. kembarannya meninggalkan dunia selama lamanya???? Nato semakin cemas melihat Letta yang tidak bersuara.
__ADS_1