Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal

Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal
Bertamu


__ADS_3

Putra menghela nafas yang terasa sesak sebab mendaki beberapa kebun orang di sekitar untuk menangkap mafia mafia yang menanam di selah beberapa kebun mereka. Yah tentu saja semakin banyak cara mereka menanam obat obat terlarang semacam g4nja dan narkoba ditengah tengah kebun mereka,.


Seperti kemarin, penangkapan di kebun jagung, di tengah tengah kebun yang luasnya hampir dua hektar berisikan kebun g4nja. Itu cukup menguras tenaga Putra sebagai komandan, ia harus memandu dan memberikan yang terbaik untuk Negara.


Karena itu juga ia jarang di rumah atau di kota, dirinya selalu di tugaskan di berbagai tempat yang berbeda untuk melakukan tugasnya.


Strikkk.... beberapa dari kawannaya ada Reno yang ikut dengan Putra.. sedangkan di beberapa junior atau kawananya berpencar di kebun orang sekitar...


“ Komandan.. komandan.” Teriak dari beberapa anggota berlari mendekati Putra yang mengawasi sekitar.


Putra menaiki alisnya menatap yang berlari.” Ada apa?” tanyanya pelan.


Mereka menunjukan seseorang di gendongan mereka.” Kami menemukan seorang perempuan di lubang penyimpanan ganja..” tegasnya menunjukan seorang perempuan yang tak sadar.


Putra mendekat menatap siapa yang mereka bawa. Tetapi sejenak matanya melebar saat tau siapa yang mereka temukan.


” Letta.” gumamnya segera mendekat dan memeriksa nafas Letta, sangat tipis, ia memegang nadi letta gegabah membuat mereka menaiki alisnya.” Loh loh dia cewek yang kena begal kan? kok di sini?” sahut Reno heran memandang letta.


“ panggilkan dokter sekarang, dan tempatkan dia di tenda saya.” Tegas Putra. Mereka mengangguk segera membawa Letta menuju tenda milik Putra, lalu ada yang berlari menuju tenda utama yang ada di desa, mereka harus memanggil dokter militer yang selalu mereka bawah,


“ lettakkan dengan baik.” tegas Putra melihat anggotanya.


” Siapp komandan.” Tegas mereka, dengan penuh kehati hatian meletakkan tubuh letta di bawah, Putra segera mendekati Letta dan mengusap rambut Letta kebelakang, tetapi rasa lepek dan anyir tercium olehnya. Diam diam air mata Putra keluar melihat keadaan Letta yang rupanya buruk.


“ eh?” Reno melihat Putra yang diam diam menangis diwajah datarnya heran dan aneh, melirik letta lagi. mereka pasti memiliki hubungan lebih batinnya.


Putra menghela nafas pelan menguspa pelan pipi letta yang terasa dingin. Putra merasa sangat gagal melindungi letta. jika tau begini ia tidak mungkin membiarkan letta pergi dari dirinya.


“ sorry” gumam Letta lelah, sebelumnya ia melihat letta berada di keluarga yang penuh kasih sayang dan kebahagiaan sebagaimana yang letta harapkan. Putra menghela nafas pelan merasa dadanya sangat sesak dan sakit. merasa bersalah sejujurnya. Tetapi nasi sudah menjadi bubur.


“ komandan..” panggil Jasmine pelan.


Putra mengusap air matanya dan segera minggir menatap jasmine.” Segera periksa dia sekarang.” tegas Putra.


Jasmine linglung mengangguk segera mendekati letta, ia terdiam sejenak sadar jika ia wanita yang keemarin dirinya periksa dan obati, tetapi Jasmine tak banyak bicara, segera memeriksa keadaan letta.

__ADS_1


Jasmine menekan dada Letta bagian atas dan memeriksa detak jantungnya, lalu melirik Putra dan Reno yang masih di sini.” Maaf bisakah kalian keluar?” Tanya jasmine.


Keduanya saling lirik tak enak dan pergi dari sana., malu karena mereka seperti pria cabul yang menunggu momen dimana melihat aurat milik letta.


Jasmine menggeleng segera mengamnbil kantung darurat dan menacing nafas Letta, untungnya Letta masih bisa ia selamatkan., memang infus dan kembali membersihkan luka Letta, kali ini benar benar di botak oleh Jasmine karena luka Letta dibagian kepala tambah parah,


Selesai di obati Jasmin keluar melihat Putra. Tapi wajah Putra terlihat sangat gelisah memandang jasmine.


“ ehem..” gumam jasmine membuat putra menatap dirinya.” Sudah saya periksa pak, tapi sepertinya jika dia belum juga sadar dalam kurung tiga jam kita harus kekota untuk bawa dia ke rumah sakit untuk tindak lanjut., dia butuh oksigen.” Jelasnya tegas.


Putra mendengar itu menghela nafas lemah.” Kita bawa sekarang saja.” Tegas Putra. " Siapkan mobil kita akan pergi ke kota sekarang!"


” Nggak bisa Put, kita lagi ditengah hutan, dan mobil kopral udah di bawa ke kota, kita harus bawa kemana?? Kalo naik turun gunung bakal buat keadaan dia memburuk.” Jelas Reno serius pada Putra yang gegabah.


" Nggak. pokoknya kita pulang sekarang!" Tegas Putra mengerang marah.


" Nggak bisa komandan, sebab luka dia cukup banyak dan jika harus naik turun gunung juga membuat keadaan dia buruk." Jelas Jasmin dengan tak enak hati.


Putra meneguyk saliva pahit, mendengar kebenaran itu ia memandang Jasmine dan Reno." Jadi bagaimana??? kita hanya harus menunggu??"


Jasmine di tatap begitu menjadi gelisah dan mengangguk., “ iya pak, karena tu kita tunggu beberapa saat lagi,” jelasnya gugup.


“ pak?” Tanya jasmine pelan.


Putra hanya melirik lewat ekor matanya dan berdehem pelan. “ dia siapa jika boleh tau?” Tanya jasmine pelan.


” bukan urusan mu.” Ketus Putra ,


jasmin terdiam mendengar hal itu, melirik reno penuh Tanya. Reno mengangkat bahu tak bisa menjawab. “ kalian boleh keluar dari ruangan ini.” jelas Putra tegas. lebih tepatnya mengusir Reno dan Jasmin yang ia anggap mengganggu.


Jasmine dan Reno mengangguk.” Di usir kita?” gumam Reno malas.


Putra tak menjawab pertanyaan itu, hanya duduk di depan letta tak bicara. Reno melihat keadaan serius menarik tangan Jasmine keluar dari sana. Jasmine tak paham apapun hanya ikut keluar dengan linglung.


Putraterkenal sangat dingin dan tidak pernah dekat dengan perempuan, apa mereka memiliki perasaan yang special???

__ADS_1


“ dia siapa?” Tanya jasmine kepada Reno pelan diluar tenda.


“ dia cewek yang dulu kena begal, nah kebetulan kita lewat kami memang kenal, namanya Letta tapi nggak tau kenapa dia di sini. Apa dia korban pembunuhan yah? soalnya dia kelihatannya di kejar maut mulu.” Gumam Reno terkekeh bercanda kepada Jasmine.


Tapi Jasmine sama sekali tidak tertawa, ia terlihat muram memandang Reno.” Jadi kalian memang kenal, pantes pak komanda kelihatan khawatir banget.” Gumamnya pelan memandang kearah penghalang tirai untuk melihat ke sana. samar-samar bisa ia lihat Putra yang mengusap wajah Letta lembut.


” Dia kelihatan dekat.” Gumam jasmine pelan dan serak.


Reno melihat jasmine masam, jasmine ini memang memang menyukai Putra sejak ia di tugaskan ke kopral mereka atau lebih?, tetapi tidak di balas oleh putra, putra sama sekali tidak melirik jasmine yang memang sudah berusaha keras agar dekat kepada putra. “ jangan gitu muka loe. Kentara banget patah hati.” Gumam putra menggeleng pelan. jasmine hanya bisa menghela nafas berat. Berat rasanya hati jasmine .


...----------------...


Di sisi lain Bima memandan rumah Letta dengan pandangan sulit, segera menuju gerbang rumah yang terlihat banyak sekali mobil dan juga mobil dan motor. Segera masuk dan memandang rumah ini lamban. Bima tau jika Letta membeli rumah ini menggunakan uang yang ia dan juga beberapa pria yang memiliki kontrak, tapi bima cukup bangga karena Letta membeli untuk keluarganya, dan sekarang rumah keluarganya ada, usaha sudah ada dan keluarganya sudah jauh lebih baik.


Jujur Bima merasa jika Letta yang lama dan sekarang berbeda, yang dulu Letta sangat agresif, meski begitu dia itu lembut, hanya terbawa arus oleh teman teman dan ras atakut untuk dijauhi atau di bully oleh orang lain., bima tau itu.


Menghela nafas pelan Bima mengetuk pintu rumah Letta pelan, tak ada sahutan dan kembali diketuk Bima mendapatkan wanita muda keluar memandang ia dengan bertanya, tetapi sejenak ia kaget mengingat dia laki laki yang ada di poster letta.” halooo. Ini rumah letta?” Tanya Bima ramah tersenyumlah tipis.


Betta mengangguk kaku mendnegar itu.,” bisa bertemu dengan kluarga letta?” Tanya Bima pelan.


Betta melirik kedalam, dimana smeua orang sudah pulang mencari letta tetapi tidak ada yang menemukannya. “ siapa Bet--eh?” Nato kaget melihat siapa yang datang.


Betta menyingkir memberi ruang Nato yang menatap Bima. Bima tersenyum sayu.” Saya ingin bertemu keluarga letta untuk menjelaskan kesalahpahaman.,” jelas Bima tegas. Nato mendengar itu melirik ke Bima penuh pertanyaan.


Di sini mereka sekarang berada di ruang tengah rumah letta. di sini ada Bara, ada Nato, ada Bastian, udin bahkan Utami datang baru kemarin sampai dari austral ke sini untuk mencari Letta. formasi lengkap bahkan Agung dan Nadia memandang Bima penuh pertanyaan. Laki laki ini memang terlihat sudah matang, tetapi ia masih tampan dan menawan kok, pantas saja anaknya terincut batinnya.


“ ehem.” Bima di tatap begitu tajam dan dalam oleh keluarga letta jadi tak nyaman.” Saya Bima aryantata ke sini ingin membicarakan kasus yang bersimpangan siur mengenai saya dan Letta kepala keluarga. Jika boleh tau dimana letta?” Tanya bima pelan.


Mereka menggeleng pelan mendengar itu.” letta hilang.” Gumam agung kosong.


Bima mendengar itu kaget, sontak melebarkan matanya.” karena kasus fitnah yang menyebar tentang dirinya?” Tanya Bima menaiki okta suara miliknya.


Agung dan Nadia mengangguk menatap Bima., bima mendnegar itu nenggeleng pelan.” semua foto yang tersebar itu fitnah, saya memang dekat dengan letta tapi letta sama sekali tidak menjual tubuhnya, dia sama sekali tidak melakukan semua yang dituduh.” Jelas Bima tegas.,


Agung diam memannag Bima, samar matanya berkaca kaca mendengar smeua itu. bima mengangguk tegas.” Saya sudah beberapa kali mengajak dia menikah tetapi beliau menolak dengan dalih ingin tetap kuliah dan menjadi dokter di masa depan. Dia gadis baik dan mampu menjaga diri dengan baik., semua yang tersebar hanya fitnah.” Jelas Bima tegas.

__ADS_1


“ nato kau dengar kan?” Tanya Agung sembari terkekeh. Nato diam mendengar itu suram, rasa bersalah di hatinya kembali meluap merasa sakit, sangat sakit mendengar hal itu,


“ kalian sudah lama saling mengenal?” Tanya Nadia kepada Bima pelan.


__ADS_2