
Letta sendiri memilih menggunakan dres yang diberikan oleh Zeyn dulu, sedikit vulgar ketimbang dress yang biasa orang pakai, dress berwarna navi, panjang hingga kaki hanya saja belahannya sampai ke paha atas membuat kaki jenjangnya terlihat jika berjalan, bagian lengannya terbuka namun bagian dadanya tertutup rapi ke atas.
Menampilkan belahan sedikit menonjol dan terlihat di sela dada sebab ada ada bagian garis terbuka sampai ke bagian perut.. Letta tersneyum senang melihat dirinya. Tidak ini terlihat elegan dan seksi.
Apalagi rambut yang ia miliki sengaja dirinya gerai , mengambil mahkota merah yang bercorak Kristal. Sangat indah. Letta menyeringai, dirinya benar benar cantik...
tidak, Letta memang selalu menyukai hal bebas, menggunakan pakaian terbuka bukan lah dosa baginya. apalagi ia memiliki bentuk tubuh yang bagus, jadi harus ia buat keseluruhan perempuan melihat dirinya iri.
Letta segera turun menggunakan hils navi dengan gaya elegan namun ada beberapa corak Kristal indah di bagian tumit, menampilkan huruf merk . harga kisaran ratusan juga. Letta tampil mempesona dengan gaya yang sedikit dark,. Gaya dirinya yang dulu.
Agung, Nadia yang duduk di kursi meja makan mendongak mendengar suara ketukan hils yang Letta kenakan sedikit menggema, melihat Letta yang turun, Agung mengangah melihat anaknya yang begitu cantik.” Letta.” gumam Agung berbinar.
Letta mendekati ayahnya dan tersenyum tipis.” Iya pa.” gumamnya terkekeh memeluk Agung.
Agung tak memalingkan wajahnya dari Letta.” kamu cantik sekali.” Gumamnya tulus.
Letta menampilkan senyum manisnya pada Agung yang memujinya.” Benar kamu cantik sekali, ibuk yakin kamu tercantik malam ini.” Ujar nadia mengulum senyumnya yang terlalu lebar sejak tadi.
Letta menampilkan wajah genitnya.” Tentu. Anak pak Agung dan bu Nadia gitu loh..” tegasnya berseru.
Nadia dan Agung terkekeh mendengar jawaban Letta. sampai suara ketukan sepatu lain yang datang membuat meeka mendongak,
menatap siapa yang datang. Nato, balutan jas navi yang sebatas lengan, menampilkan jas putih bersih yang ia kenakan panjang sampai ke pergelangan tangan, dasi senada, senada dengan clana navi yang ia kenakan, sepatu hitam, dia terlihat semakin tampan.
” Wah anak kita ganteng banget pak.” Gumam Nadia mendekati Nato.
Nato tersenyum lebar memandang ibunya yang memeluknya, ikut memeluk lamban, Letta tersneyum tipis.” Katanya nggak ikut perpiasahan mala mini.” Bisik Nadia nanar.
Nato melirik Letta dan tersneyum tipis. “ dateng dong. Yakali perpisahan nggakk dateng, suram amat.” Gumam Letta kepada Nato dan Nadia.
__ADS_1
Agung mengangguk pelan bersama nadia.” Syukurlah jika begitu, kalian makan dulu sebelum pergi yah, biar di sana ada tenaganya, ayoo tadi bapak masakin sob jamur.” Serunya menarik Letta.,
Nato pun di ajak Nadia duduk di kursi masing masing. Letta senang diperhatikan oleh Agung., benar kata orang orang yah, jika sebenarnya anak perempuan itu lebih dekat dengan ayahnya dan laki laki lebih dekat dengan ibunya. Contohnya saja ia dan Nato kan.
...----------------...
“ letta dateng nggak sih? udah jam 8 loh... acaranya udah mau mulai.” Gumam Beta kesal kepada teman temannya di sana.
” gue udah kasih tau kok mulainya jam setengah 8 Cuma untung lagi ngaret aja ini acara.” Gumam Bastian kepada Beta kesal.
Beta menggunakan dress gold yang cantik, disandingkan dengan rambut yang di anyam dan diberikan beberapa pernik lain yang memukau, sedangkan Bastian hanya menggunakan jas putih dan juga celana putih. Dia terlihat seperti pangeran.
“ Chat aja coba.” Ujar Utami pada teman temanya.
Menunjukan Hpnya Udin mnenggeleng.” Udah gue chat Cuma katanya lagi otw tapi gnggak tau nggak sampek sampek, “ gumamnya menggeleng.
” otw ke akhirat kali.” Gumam Beta kesal., mereka disana terkekeh melihat Beta.
” Tuh kan letta dimana sih.” gumam kesal dari Beta di angguki yang lain.
...----------------...
“ kayaknya Letta nggak dateng yah?” gumam Fahmi sedih memandang keseluruhan ruangan, tidak ada tanda tanda akan kehadiran letta,
“ mungkin dia malu karena fakta dia anak orang miskin terungkap.” Ujar Belle ringan kepada Fahmi. Karena dia sudah berteman dengan Kirana yah jadi gabung dengan mereka. Toh Kirana masih mengejar Fajar.
“ emang kenapa kalo miskin?” Tanya Renja dingin pada Belle.
Belle di sana gelagapan memandang Renja yang melkiriknya tajam.” yah malu, kan dia suka boong.” Gumamnya tipis tipis.
__ADS_1
'' miskin tu bukan aib, aib tu kalo loe yang suka gunjing orang.” ketus Renja.,
Belle melirik Renja muram, laki laki yang ia sukai lebih mendukung Letta yang ia tak sukai. Letta ini..! harus dikasih pelajaran.
“ udah jangan berantem. kan Letta tu dimana mana bikin masalah aja, jadi kalian jangan berantem lagi yah.” ujar Kirana lembut.
Belle tersenyum tipis pada Kirana. Kirana hari ini sangat cantik, menggunakan baju pink shoff dengan rambut yang di gerai vurly menggunakan mahkota. Dia tercantik batin mereka di sana.
“ loe emang selain cantik juga baik, nggak kayak letta, cantik aja tapi jahat.” Jelas belle mengusap tangan Kirana ringan. Kirana tersenyum malu malu. Fajar memandang hal itu jengah, sungguh muak melihat mereka.
“ oke karena itu, malam ini kita akan mengadakan acara terakhir untuk seperti tahun tahun lalu, pemilihan kakak tingkat sebagai ratu dan raja.... “ tegas MC membuat seluruh orang bertepuk tangan, tersenyum lebar Kirana memandang ke panggung acara.
” Menurut kalian siapa yah kira kira?” Tanya MC kembali. kirana tersenyum memandang kedepan.
Mc melirik keseluruhan dari orang orang yang bersorak heboh, melirik kearah lain. saat dimana Letta memasuki gedung dengan cara elegan menggandeng tangan Nato.
“ wahhhh ..” gumam MC keceplosan, itu membuat atensi orang berpindah kemana MC bicara kagum. Sama dnegan MC mereka melihat kedatangan Letta bersama Nato yang bergandengan tangan dengan shok.
Lihat gaun letta yang terseret dibelakang, sekali berjalan menampilkan kaki jenjangnya yang memukau, Nato yang biasa mereka lihat jelek dan dikucilkan malam ini benar benar tampan dan juga mempesona,
Lihat bahkan kaki Letta yang begitu seksi terlihat tambah cantik melangkah anggun.
tangan Kirana , Belle dna Cinta terkepal erat melihat kedatangan Letta menarik perhatian keseluruhan orang yang ada di dalam.
Letta melirik Nato yang memandangnya juga. Melihat nama nya yang tertulis berada di dekat Belle, utami. Utami melambaikan tangan, memang pembagiannya perkelas. “ gue ke sana yah.” ujar Letta pada Nato. Nato memandangnya dengan lamban sebab tak punya teman.
Letta melihat hal itu melirik sembarang arah, mendapatkan tatapan mata kepadanya dengan pandnagan dalam. Segera membawa Nato kesana, letta tersenyum mengusap bahu Mars.
Mars mengerjab pelan memandang letta .” gue titip abang gue yah..” jelasnya. Mars dengan polos mengangguk pelan,
__ADS_1
Letta tersenyum melihatnya.” Btw loe ganteng bnaget malam ini.” Bisik letta menggoda
Lihat ia menggunakan kemeja hitam tanpa jas, menggunakan dasi navi, itu terlihat sangat tampan. sontak telinga dan wajah mars memerah karena dipuji oleh Letta.