Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal

Transmigrasi Menjadi Gadis Nakal
Pencuri


__ADS_3

Letta memasuki sekolahnya dengan lelah, gara gara semalam ia harus lama tidur, Letta jadi kasihan dan kepikiran bagaimana jika Agung dan Nadia tau jika anak yang mereka begitu sayang digantikan dirinya yang bukan siapa siapa mereka?? Letta menghela nafas pelan saat merasa lelah.


“Letta.” Letta mengerjab pelan menatap Mars yang mendekatinya dan tersenyum lebar,


Mars menarik tangan Letta yang menganggur lembut.” Bekal dari mama, katanya nanti pulang sekolah main sama dia yah.” ujarnya pelan.


Letta memandang bekal yang diberi oleh Mars. Letta sampai lupa jika punya hutang dengan Mars. Meneguk saliva kering Letta mengangguk pelan.


Mars tersenyum lebar.” Yuk gue anter ke kelas loe.” Jelasnya merangkul bahu Letta.


Letta menghela nafas,” Berat Mars. “ ujar Letta mendorong Mars.


Mars terkekeh dibuatnya mengusap kepala letta.” yaudah akh loe nggak asik hari ini. cup.” Mencuri kecupan di pipi letta ia buru buru pergi.


Letta melirik mars menjauh dengan menyipit.” Sialan. Modus.” Gumamnya mengusap pipinya pelan.


“ Murahan.” Letta melirik Brayen yang rupanya bicara tepat di telinganya.


Menaiki satu alisnya menatap Brayen yang sinis terhadapnya.” Murah gini loe nggak mampu beli, sekarang siapa yang miskin?” Tanya Letta tersenyum miring.


Brayen mendelik menatap letta tajam,” emang berapa harga diri loe?” Tanya Brayen bersedekap dada dan memainkan kakinya menunjukan kesombongan dna merendahkan didepan Letta.


Letta tersenyum sinis.” Apa yang loe punya nggak mampu beli gue. jadi jangan nanya harga, loe sama sekali nggak punya harga apapun buat beli gue. sampai sini paham?” Tanya Letta menjauh.


Brayen menahan tangan Letta dan mendorong Letta sampai bahu Letta tertabrak tiang pondasi di depan kelas orang lain, Brayen mengurungnya di sana menatap Letta dalam dan sulit, letta membalas tatap dan menatap ternyata dagu Brayen terbelah juga dan tampan juga yah.


Cup.. Letta menatap Brayen yang mengecup pipi Letta.” Mudah, nggak usah beli loe mampu gue rasain.” Ujar Brayen sinis melepaskan Letta.


Letta terkekeh mendengarnya.” Segitu doang?” Tanya Letta menggeleng membuat Brayen terdiam. Letta menarik tangan Brayen dan menarik tengkuk Brayen.


Brayen melotot saat Letta mengecup bibirnya dengan sekali ******n dan menggigitnya. Brayen shok sampai Letta melepaskannya dan mengusap bibirnya.” Gue ajarin., biar loe paham. dan gue tau kalo gue yang pertama kissing loe. Sekarang yang gue pakek gratis Loe!!” Ujar letta menepuk pundak Brayen segera menjauh.


Brayen mengusap bibirnya lamban tak sadar Letta menjauh, sampai beberapa detik.” Sialan.. First kiss gue diambil.” Gumamnya pelan, niat hati ingin merendahkan Letta, kenapa dirinya yang kena batunya. Dimana harga dirinya jika di Tanya siapa yang pertama kali menciumnya, ini yang mencium duluan adalah Letta bukan dirinya loh..!!! ingat..!!!


apalagi dirinya di cap gratis. sialan!!!!


Cuih. Letta meludah pelan mengusap bibirnya, pertama kali Letta seberani ini, Letta tidak suka Di tantang.” Btw manis juga bibir Brayen, apa dia makan permen tadi?” gumam Letta pelan mengingat rasa bibir Brayen.

__ADS_1


Terkekeh pelan Letta tersenyum miring.


Sampai memasuki kelas.


duar.


“ Astaga..! plak. “ Udin terdiam memegang pipinya yang di gampar Letta karena reflek. Bastian Beta dan yang lain shok dan terbahak melihat Udin yang digampar.


Letta memegang dadanya mengusap pelan.” yaallah jantung gue kececer saking kagetnya. Tolong pungut.” Ujar letta memegang dada dramatis.


Buru buru Bastian pura pura seakan memungut jantungnya dan memberi pada dada Letta,. Letta segera kejang-kejang dan menghela nafas.


“ drama..!” ujar Udin menempeleng lengan letta.


Letta mendesis.” Ngagetin kalian, untung nggak punya riwayat jantung.” Gumamnya mengusap dada.


“ kalo ada yah makan nasi hajatan kita.” ujar udin membuat teman sekelasnya terbahak.


Letta baru tau jika teman sekelas Letta ini kompak dan asik asik loh..!! mereka semua sangat enak di ajak bercanda dan juga bergurau, tak banyak menatap perbedaan letta, baik Udin, Bastian, Adit, Beta malah berteman baik dengannya.


“ Letta Loe belum bayar uang kas tiga bulan btw. Kemaren gue nggak berani nagih karena loe serem, sekarang bayar.”


” Emang berapa?” tanyanya pelan. Nengsih menatap Letta malas.


”Cuma lima ribu perminggu. Loe itung aja sendiri.” Ujarnya kesal.


Letta mengeluarkan uang dari kantong Udin membuat Udin menepis dan merebut uang dari tangan letta.” sembarangan loe, sekate kate,. Salah pegang baru nyahok.” Ujarnya pelan.


Letta masih menahan uang ditangannya berwarna biru.” Gue kredit yah. nanti kalo ada uang gue bayar lagi.” jelas Letta segera di ambil bendahara kelasnya.


Udin tidak terima uangnya di curi.” Itu duit gue..!” pekiknya tapi Letta sudah melempar dan di tangkap Nengsih.


Nengsih buru buru menjauh dan melambaikan tangan.” Sisanya awas loe nggak bayar.” Teriak Nengsih buru buru. Letta mengacuhkan jempolnya.


“ Monyet emang loe, gue jajan pakek apa kalo loe ambil?” teriak Udin dan menjambak rambut letta.


Letta meringis ikut menjambak Udin.” Yah santé jangan jambak juga. Nanti dulu aduh aduh.” Letta meringis saat Udin semakin menjambaknya dan Udin pun tak kalah kesakitan karena Letta mencubit lengan dan juga pipinya.

__ADS_1


” Udin..!!!! lepasin dulu nanti gue balikin.” Teriak Letta.


Udin segera melepaskannya.” Awas loe nggak balikin..!” tekannya.


Letta berdecak kesal dan menarik rambut Udin lebih kuat membuat Udin mendongak kaget. Letta buru buru kabur.” Mamam tu balikin.” Teriak letta.


“ LEETTTA..!! ANAK DAJJAL LOE..!” Teriak Udin berlari mengejar Letta yang keluar kelas kucar-kacir padahal masih menggunakan tas miliknya, belum duduk dikelasnya.


“ Letta..!” teriak Udin lebih kencang.


Letta menerobos orang yang lewat, sampai sampai tidak sadar menerobos rombongan Mars dan kawan kawan, membenam diri dipunggung Mars meminta perlindungan.


“ hoy apaan loe berlindung sama orang, sini loe.” Teriak Udin menarik Letta menjauh.


“nggak mau, loe jambak gue.” teriak Letta.


Udin tengkar terus mencakar Letta dan Letta memutar tubuh Mars dengan brutal


Mars kepusingan di tengah perdebatan, keduanya teman Mars pun tertawa melihatnya.” Apaan sih, udah kepala gue sakit. kalian kenapa?” tanyanya heran, masih pagi rambut Letta sudah senjang sebelah, baju kusut.


Udin pun tak kalah mengenaskan, pipi merah rambut seperti sarang lebah.” Letta ambil duit jajan gue.” teriak Udin marah.


“ berapa?”Tanya Mars pelan.


“ lima puluh ribu,.” Jelas Udin kesal.


Mars menggeleng melirik letta, mengeluarkan uang lima puluh ribu.” Nih nih.” Ujarnya memberi kepada Udin.


Letta menahannya.” Nggak usah, tadi dia ngagetin dan jambak gue.” jelas letta kesal.


“ he mana ada. Kan berjanda.” Teriak Udin merebut uang yang Mars mau kasih


“ BERCANDA..!” Teriak teman Mars membuat seluruh tertawa,.


Letta mendelik dan Udin menatap letta dendam. Mars mengusap rambut Letta dan merapikannya sayang. “ nakal banget sih, lihat rambut kamu kusut.” Ujar mars membenahinya menjadi rapi. Udin melihatnya menampilkan wajah mual muak dan Letta cengengesan.


Mars menggeleng kepalanya " Kalo nggak ada uang kenapa nggak minta sama gue aja???"

__ADS_1


Letta lebih tersenyum lebar. mengadakan tangan untuk meminta uang. Mars membagi terbaik


__ADS_2