
Hulwa Tsabilla atau yang sering dipanggil dengan Lulu , gadis periang yang tidak pernah mau menyerah pada keadaan . Sejak menyelesaikan sekolah menengah atasnya dia bertekad untuk bekerja agar bisa membantu kehidupan kedua orang tuanya di kampung .
Lulu merantau di ibukota berharap bisa segera memperoleh pekerjaan yang layak . Di sana dia tinggal di rumah kos khusus wanita dan di sanalah juga ia belajar mengamati pribadi orang orang di sekitarnya .
Hari ini adalah hari pertamanya masuk kerja disebuah perusahaan yang cukup besar yang ada di kota ini . Lulu beruntung karena keluarganya tidak pernah menentang keinginannya untuk hidup mandiri .
Menjadi pegawai magang di Perkasa Corp , sebuah perusahaan besar yang di naungi oleh perusahaan raksasa yang terkenal dengan empat pilarnya .
Sebenarnya perusahaan itu didirikan di Bali tapi karena pernah bangkrut maka sang pemilik membangunnya kembali di Jakarta . Mungkin sang pemilik perusahaan berpikir perusahaannya akan lebih maju jika atmosfer lingkungannya sangat membantu .
" Jadi di terima di perusahaan yang kemarin neng !? " tanya lbu Kus , pemilik kos khusus wanita yang selama ini ia tinggali .
Sifat lbu Kus yang rendah hati dan baik pada siapapun membuat wanita parubaya itu disayangi oleh semua penghuni kos . Suaminya sudah lama meninggal sedangkan kedua putranya sudah berkeluarga dan tinggal di luar kota .
" Jadi Bu .... masih magang sih Bu tapi semoga bisa cepat jadi karyawan biar gajinya gede . Jadi Lulu bayar kosnya bisa tepat waktu , enggak ngutang ngutang terus !! " ujar gadis cantik itu sambil tertawa .
" Eneng mah enggak pernah ngutang . Kalau lbu bilang sih eneng penghuni teladan "
" Piara tuyul dia kali Bu !! Perasaan nggak pernah hidup kekurangan kayak anak anak lain !! " celetuk Risa , salah satu teman yang tinggal di sebelah kamar kosnya .
Sebelum mempunyai pekerjaan tetap Lulu bekerja part time di sebuah kafe sebagai seorang pelayan . Kadang dia di daulat untuk menyanyi jika penyanyi yang biasa mengisi acara di kafe sedang berhalangan hadir .
Sebenarnya gajinya sangat pas pasan untuk makan dan biaya kosnya tapi.Luku bisa mengatur keuangannya sendiri hingga ia terlihat tidak pernah kekurangan .
__ADS_1
" Hisshhh pamali neng bilang tuyul pagi pagi begini !! Udah pada berangkat sana, udah semakin siang lhohh takutnya kena macet di jalan " sahut lbu Kus .
" Tau tuh Bu , padahal sendirinya adalah ibunya tuyul !! Yuk Ris , mau nebeng sampai perempatan depan seperti biasa ?? " tanya Lulu pada teman satu kosnya sambil tertawa kecil , dia memang sudah sangat akrab dengan Risa karena mereka sudah tinggal di kos ini selama beberapa bulan bersama sama .
" Kemon lah !! Lumayan ngirit ongkos ... "
" Enak aja gratis !! Gajian traktir gue bakso Mang Kribo di pasar Wage !! "
" Assshhhiiaapp .... "
Setelah beberapa saat sesuai janjinya Lulu menurunkan temannya di perempatan untuk selanjutnya naik kendaraan umum ke tempat kerjanya . Tapi selanjutnya ...
BRAKKKK ...
" Akkhhhhhhh .... " pekiknya kaget .
Dan naasnya sang pengendara mobil bukannya berhenti untuk sekedar minta maaf dan meminta maaf malah terus saja melaju menerobos lalu lintas .
" Ckk ... awas ya !!! Udah bikin oleng main lari seenaknya "
Lulu memacu motor meticnya agar melaju lebih cepat , gadis itu mengejar mobil yang hampir membuatnya jatuh
TINNN ... TINNNN
__ADS_1
CKKKIITTT ....
Mobil mewah itu langsung mengerem mendadak ketika motor metik berwarna hitam itu tiba tiba berhenti tepat di depannya . Sang supir mobil keluar dengan mengamati bemper depan mobilnya , mungkin khawatir jika ada yang lecet di sana .
" Ckk .. bukannya liat gue malah liat bemper mobil !! " gerutu Lulu kesal , gadis itu masih ada di atas motornya sambil mengamati mobil di depannya .
Sepertinya ada penumpang lain di dalam mobil itu , jika ia tak salah lihat ada seorang pria dengan setelan jas warna gelap di dalam sana . Dan ia merasa pria itu juga sedang menatapnya .
" Kenapa Nona menghadang mobil kami ?? Maaf tapi kami sedang sangat terburu buru , kami sedang di kejar waktu " pria berseragam hitam itu terlihat menghampirinya .
" Anda sudah hampir membuat saya celaka , saya hampir jatuh tadi ketika mobil kesayangan anda itu menyenggol motor saya ini "
" Anda terluka ?? "
" Untung saja tidak ... Tidak bisakah kalian sedikit sopan pada pengguna jalan lain ?? "
Pria berseragam hitam itu melangkah mundur ketika pria di dalam mobil itu sepertinya memanggil namanya .
Lulu mengerutkan dahinya ketika pria berseragam itu menyodorinya beberapa lembar uang berwarna merah kepadanya .
" lni Nona ... tapi saya harap anda menyingkir dari depan mobil kami "
" Dasar kalian .... "
__ADS_1
Lulu menyambar uang itu dan kemudian turun dari motornya , gadis itu berjalan ke arah mobil dan mengetuk pintu belakangnya . Dan ketika pria itu membuka jendela mobilnya gadis itu segera melempar uang yang tadi di berikan kepadanya .
" Aku tak butuh uangmu Tuan sombong !!! Ambil itu kembali !! "