Water N Fire

Water N Fire
1


__ADS_3

Hulwa Tsabilla atau yang sering dipanggil dengan Lulu , gadis periang yang tidak pernah mau menyerah pada keadaan . Sejak menyelesaikan sekolah menengah atasnya dia bertekad untuk bekerja agar bisa membantu kehidupan kedua orang tuanya di kampung .


Lulu merantau di ibukota berharap bisa segera memperoleh pekerjaan yang layak . Di sana dia tinggal di rumah kos khusus wanita dan di sanalah juga ia belajar mengamati pribadi orang orang di sekitarnya .


Hari ini adalah hari pertamanya masuk kerja disebuah perusahaan yang cukup besar yang ada di kota ini . Lulu beruntung karena keluarganya tidak pernah menentang keinginannya untuk hidup mandiri .


Menjadi pegawai magang di Perkasa Corp , sebuah perusahaan besar yang di naungi oleh perusahaan raksasa yang terkenal dengan empat pilarnya .


Sebenarnya perusahaan itu didirikan di Bali tapi karena pernah bangkrut maka sang pemilik membangunnya kembali di Jakarta . Mungkin sang pemilik perusahaan berpikir perusahaannya akan lebih maju jika atmosfer lingkungannya sangat membantu .


" Jadi di terima di perusahaan yang kemarin neng !? " tanya lbu Kus , pemilik kos khusus wanita yang selama ini ia tinggali .


Sifat lbu Kus yang rendah hati dan baik pada siapapun membuat wanita parubaya itu disayangi oleh semua penghuni kos . Suaminya sudah lama meninggal sedangkan kedua putranya sudah berkeluarga dan tinggal di luar kota .


" Jadi Bu .... masih magang sih Bu tapi semoga bisa cepat jadi karyawan biar gajinya gede . Jadi Lulu bayar kosnya bisa tepat waktu , enggak ngutang ngutang terus !! " ujar gadis cantik itu sambil tertawa .


" Eneng mah enggak pernah ngutang . Kalau lbu bilang sih eneng penghuni teladan "


" Piara tuyul dia kali Bu !! Perasaan nggak pernah hidup kekurangan kayak anak anak lain !! " celetuk Risa , salah satu teman yang tinggal di sebelah kamar kosnya .


Sebelum mempunyai pekerjaan tetap Lulu bekerja part time di sebuah kafe sebagai seorang pelayan . Kadang dia di daulat untuk menyanyi jika penyanyi yang biasa mengisi acara di kafe sedang berhalangan hadir .


Sebenarnya gajinya sangat pas pasan untuk makan dan biaya kosnya tapi.Luku bisa mengatur keuangannya sendiri hingga ia terlihat tidak pernah kekurangan .

__ADS_1


" Hisshhh pamali neng bilang tuyul pagi pagi begini !! Udah pada berangkat sana, udah semakin siang lhohh takutnya kena macet di jalan " sahut lbu Kus .


" Tau tuh Bu , padahal sendirinya adalah ibunya tuyul !! Yuk Ris , mau nebeng sampai perempatan depan seperti biasa ?? " tanya Lulu pada teman satu kosnya sambil tertawa kecil , dia memang sudah sangat akrab dengan Risa karena mereka sudah tinggal di kos ini selama beberapa bulan bersama sama .


" Kemon lah !! Lumayan ngirit ongkos ... "


" Enak aja gratis !! Gajian traktir gue bakso Mang Kribo di pasar Wage !! "


" Assshhhiiaapp .... "


Setelah beberapa saat sesuai janjinya Lulu menurunkan temannya di perempatan untuk selanjutnya naik kendaraan umum ke tempat kerjanya . Tapi selanjutnya ...


BRAKKKK ...


" Akkhhhhhhh .... " pekiknya kaget .


Dan naasnya sang pengendara mobil bukannya berhenti untuk sekedar minta maaf dan meminta maaf malah terus saja melaju menerobos lalu lintas .


" Ckk ... awas ya !!! Udah bikin oleng main lari seenaknya "


Lulu memacu motor meticnya agar melaju lebih cepat , gadis itu mengejar mobil yang hampir membuatnya jatuh


TINNN ... TINNNN

__ADS_1


CKKKIITTT ....


Mobil mewah itu langsung mengerem mendadak ketika motor metik berwarna hitam itu tiba tiba berhenti tepat di depannya . Sang supir mobil keluar dengan mengamati bemper depan mobilnya , mungkin khawatir jika ada yang lecet di sana .


" Ckk .. bukannya liat gue malah liat bemper mobil !! " gerutu Lulu kesal , gadis itu masih ada di atas motornya sambil mengamati mobil di depannya .


Sepertinya ada penumpang lain di dalam mobil itu , jika ia tak salah lihat ada seorang pria dengan setelan jas warna gelap di dalam sana . Dan ia merasa pria itu juga sedang menatapnya .


" Kenapa Nona menghadang mobil kami ?? Maaf tapi kami sedang sangat terburu buru , kami sedang di kejar waktu " pria berseragam hitam itu terlihat menghampirinya .


" Anda sudah hampir membuat saya celaka , saya hampir jatuh tadi ketika mobil kesayangan anda itu menyenggol motor saya ini "


" Anda terluka ?? "


" Untung saja tidak ... Tidak bisakah kalian sedikit sopan pada pengguna jalan lain ?? "


Pria berseragam hitam itu melangkah mundur ketika pria di dalam mobil itu sepertinya memanggil namanya .


Lulu mengerutkan dahinya ketika pria berseragam itu menyodorinya beberapa lembar uang berwarna merah kepadanya .


" lni Nona ... tapi saya harap anda menyingkir dari depan mobil kami "


" Dasar kalian .... "

__ADS_1


Lulu menyambar uang itu dan kemudian turun dari motornya , gadis itu berjalan ke arah mobil dan mengetuk pintu belakangnya . Dan ketika pria itu membuka jendela mobilnya gadis itu segera melempar uang yang tadi di berikan kepadanya .


" Aku tak butuh uangmu Tuan sombong !!! Ambil itu kembali !! "


__ADS_2