
" Ciee .. cieee akhirnya nikah juga elo !! Dapet daun muda lagi " goda Radit pada Gema yang baru saja ia jemput pagi ini .
" Berisik !? Ngantuk gue ... "
Banyak hal yang harus ia selesaikan di perusahaan sebelum acara pernikahannya minggu depan . Beruntung ia punya empat ibu yang selalu tanggap dan sigap dengan situasi yang berhubungan dengan sebuah perayaan .
lstri empat pilar langsung terbang ke Rusia untuk persiapan pernikahan putra sulung mereka . Sebenarnya bukan hanya untuk itu , sudah lama sekali mereka tidak berlibur bersama karena kesibukan para suami mereka . Dan momen pernikahan Gema mereka jadikan ajang untuk berlibur ke negeri yang sedang musim dingin itu .
" Kemarin jadi meeting sama Uncle Dewa !? "
" Gue udah ketemu , semua berkas udah di kita ! Tinggal eksekusi saja "
" Lahan !? "
" Nahh itu masalahnya !! Sebenarnya kita sudah ada tempat bagus ... "
" Tapi ??? "
" Besok bos liat sendiri saja !!! Susah ngomongnya ... "
Gema memejamkan matanya karena merasa sangat lelah , semalam Vania sempat merajuk karena ia memutuskan pulang dengan tiba tiba . Bukan tanpa alasan ia pulang , tapi tanggung jawabnya pada pekerjaannya yang membuatnya harus bisa membagi waktu .
__ADS_1
Sampai di area parkir apartemen Radit membangunkan bosnya , ia sengaja mengantar Gema pulang ke apartemen agar pria itu bisa istirahat terlebih dahulu .
" Kenapa tidak langsung ke perusahaan !? " tanya Gema ketika sadar ia berada di basement apartemennya .
" Mending bos istirahat dulu sebentar di rumah !! Ntar siang kalau udah seger ke perusahaan , lagian pagi ini nggak ada acara meeting "
" Ya udah ... thanks "
Gema turun dari mobil dan berjalan ke arah lift untuk naik ke unit apartemennya . Baru saja ia masuk ke apartemen tapi seseorang sudah membunyikan bel pintunya . Gema mengira Radit yang kembali menemuinya , mungkin ada hal yang di sampaikan oleh wakil CEOnya itu .
" Apa lagi .... "
lngin sekali ia menutup kembali pintu apartemennya ketika melihat siapa yang ada di depannya saat ini .
" Baik , kita bicara di bawah "
Akhirnya Gema mengalah , menolak pun percuma karena ia tahu Cherry akan tetap ada di depan pintunya sebelum bisa berbicara dengannya .
Gema sengaja tidak berbicara di apartemen untuk mengantisipasi hal hal yang tidak ia inginkan . Cherry adalah makhluk yang licik , ia tak mau ambil resiko karena sebentar lagi ia akan menikah . Dia memilih berbicara di kafe yang ada di lantai dasar apartemennya .
" Apa maumu ... "
__ADS_1
" Hanya minta maaf padamu , kemarin aku sudah bertemu dengan Mama Aira "
" Maaf ??.Kurasa tidak ada yang perlu di maafkan . Semua sudah berlalu ... "
" Mama juga bilang begitu kemarin saat aku meminta maaf padanya . Dia tidak membenciku tapi dia tak bisa mengijinkan aku pulang tanpa seijin dari Papa Bumi . Maaf jika selama ini sikapku angkuh padamu , dari dulu aku menganggapmu sebagai sainganku . Sejak kau hadir di keluarga ini mereka selalu saja memujimu , apapun yang kau lakukan pasti baik di mata mereka " ujar Cherry dengan kepala tertunduk .
" Aku tidak sebaik yang kau pikir , ayah pun sering menegurku jika aku salah . Tidak ada manusia yang sempurna . Apa kau sudah bertemu Langit !? " sahut Gema .
" Aku takut , aku menipunya ... aku memanfaatkan rasa percayanya padaku !! Dia tak akan memaafkan aku semudah itu . Aku tahu diri .... "
" Aku tidak membencimu , tapi seperti Mama Aira aku pun tidak punya wewenang untuk membiarkan dirimu kembali masuk ke dalam lingkup Adipraja . Uncle Bumi dan tiga pilar lainnya tidak pernah main main jika itu menyangkut keluarga ... kurasa kau sangat mengetahui hal itu . Saranku hanyalah berubah , berubahlah menjadi Cherry yang mereka kenal dulu !! Jika itu tetap tak bisa membuatmu kembali pada kami setidaknya kau akan di kelilingi orang orang baik . Karena orang baik akan dipertemukan dengan orang yang baik pula "
" Grandpa sedang sakit , dia ada di rumah sakit sekarang "
" Kau butuh biaya !? "
" Tidak , terimakasih . Aku masih punya simpanan , aku hanya ingin kalian memaafkan semua kesalahannya ! Kami ingin memulai semua dengan sesuatu yang baik "
" Aku doakan agar dia cepat sembuh , dan jangan sungkan jika kau membutuhkan bantuanku "
Cherry tampak beranjak dari tempat duduknya .
__ADS_1
" Hanya itu yang ingin aku sampaikan , maaf jika aku sudah menganggu waktumu "
Gema melihat wanita yang pernah menjadi saudaranya itu semakin menjauh . Tapi jauh di lubuk hatinya ia lega , setidaknya semua menjadi lebih baik . Dia juga berharap kelak pernikahannya juga akan membawa kebaikan dalam keluarga ini .