Water N Fire

Water N Fire
171


__ADS_3

" Ciee .. cieee akhirnya nikah juga elo !! Dapet daun muda lagi " goda Radit pada Gema yang baru saja ia jemput pagi ini .


" Berisik !? Ngantuk gue ... "


Banyak hal yang harus ia selesaikan di perusahaan sebelum acara pernikahannya minggu depan . Beruntung ia punya empat ibu yang selalu tanggap dan sigap dengan situasi yang berhubungan dengan sebuah perayaan .


lstri empat pilar langsung terbang ke Rusia untuk persiapan pernikahan putra sulung mereka . Sebenarnya bukan hanya untuk itu , sudah lama sekali mereka tidak berlibur bersama karena kesibukan para suami mereka . Dan momen pernikahan Gema mereka jadikan ajang untuk berlibur ke negeri yang sedang musim dingin itu .


" Kemarin jadi meeting sama Uncle Dewa !? "


" Gue udah ketemu , semua berkas udah di kita ! Tinggal eksekusi saja "


" Lahan !? "


" Nahh itu masalahnya !! Sebenarnya kita sudah ada tempat bagus ... "


" Tapi ??? "


" Besok bos liat sendiri saja !!! Susah ngomongnya ... "


Gema memejamkan matanya karena merasa sangat lelah , semalam Vania sempat merajuk karena ia memutuskan pulang dengan tiba tiba . Bukan tanpa alasan ia pulang , tapi tanggung jawabnya pada pekerjaannya yang membuatnya harus bisa membagi waktu .

__ADS_1


Sampai di area parkir apartemen Radit membangunkan bosnya , ia sengaja mengantar Gema pulang ke apartemen agar pria itu bisa istirahat terlebih dahulu .


" Kenapa tidak langsung ke perusahaan !? " tanya Gema ketika sadar ia berada di basement apartemennya .


" Mending bos istirahat dulu sebentar di rumah !! Ntar siang kalau udah seger ke perusahaan , lagian pagi ini nggak ada acara meeting "


" Ya udah ... thanks "


Gema turun dari mobil dan berjalan ke arah lift untuk naik ke unit apartemennya . Baru saja ia masuk ke apartemen tapi seseorang sudah membunyikan bel pintunya . Gema mengira Radit yang kembali menemuinya , mungkin ada hal yang di sampaikan oleh wakil CEOnya itu .


" Apa lagi .... "


lngin sekali ia menutup kembali pintu apartemennya ketika melihat siapa yang ada di depannya saat ini .


" Baik , kita bicara di bawah "


Akhirnya Gema mengalah , menolak pun percuma karena ia tahu Cherry akan tetap ada di depan pintunya sebelum bisa berbicara dengannya .


Gema sengaja tidak berbicara di apartemen untuk mengantisipasi hal hal yang tidak ia inginkan . Cherry adalah makhluk yang licik , ia tak mau ambil resiko karena sebentar lagi ia akan menikah . Dia memilih berbicara di kafe yang ada di lantai dasar apartemennya .


" Apa maumu ... "

__ADS_1


" Hanya minta maaf padamu , kemarin aku sudah bertemu dengan Mama Aira "


" Maaf ??.Kurasa tidak ada yang perlu di maafkan . Semua sudah berlalu ... "


" Mama juga bilang begitu kemarin saat aku meminta maaf padanya . Dia tidak membenciku tapi dia tak bisa mengijinkan aku pulang tanpa seijin dari Papa Bumi . Maaf jika selama ini sikapku angkuh padamu , dari dulu aku menganggapmu sebagai sainganku . Sejak kau hadir di keluarga ini mereka selalu saja memujimu , apapun yang kau lakukan pasti baik di mata mereka " ujar Cherry dengan kepala tertunduk .


" Aku tidak sebaik yang kau pikir , ayah pun sering menegurku jika aku salah . Tidak ada manusia yang sempurna . Apa kau sudah bertemu Langit !? " sahut Gema .


" Aku takut , aku menipunya ... aku memanfaatkan rasa percayanya padaku !! Dia tak akan memaafkan aku semudah itu . Aku tahu diri .... "


" Aku tidak membencimu , tapi seperti Mama Aira aku pun tidak punya wewenang untuk membiarkan dirimu kembali masuk ke dalam lingkup Adipraja . Uncle Bumi dan tiga pilar lainnya tidak pernah main main jika itu menyangkut keluarga ... kurasa kau sangat mengetahui hal itu . Saranku hanyalah berubah , berubahlah menjadi Cherry yang mereka kenal dulu !! Jika itu tetap tak bisa membuatmu kembali pada kami setidaknya kau akan di kelilingi orang orang baik . Karena orang baik akan dipertemukan dengan orang yang baik pula "


" Grandpa sedang sakit , dia ada di rumah sakit sekarang "


" Kau butuh biaya !? "


" Tidak , terimakasih . Aku masih punya simpanan , aku hanya ingin kalian memaafkan semua kesalahannya ! Kami ingin memulai semua dengan sesuatu yang baik "


" Aku doakan agar dia cepat sembuh , dan jangan sungkan jika kau membutuhkan bantuanku "


Cherry tampak beranjak dari tempat duduknya .

__ADS_1


" Hanya itu yang ingin aku sampaikan , maaf jika aku sudah menganggu waktumu "


Gema melihat wanita yang pernah menjadi saudaranya itu semakin menjauh . Tapi jauh di lubuk hatinya ia lega , setidaknya semua menjadi lebih baik . Dia juga berharap kelak pernikahannya juga akan membawa kebaikan dalam keluarga ini .


__ADS_2