
" BODOHHHHH !!!! "
PRAANNNGGG
Cherry membanting vas bunga yang ada disampingnya ketika mengetahui kegagalan orang orangnya . Tugas untuk melenyapkan Gema dan adik satu satunya , Queen Ava .
" Anak pungut dan adiknya itu selalu beruntung !! Queen Ava .... gadis itu selalu mencari perhatian semua orang !! Memang apa istimewanya gadis manja seperti dia !!?? Aku juga putri mereka tapi kenapa dia dan anak pungut itu yang selalu menjadi kesayangan semua orang ??! "
Putra meraih lengan cucunya dan mengajaknya untuk duduk agar wanita itu bisa lebih tenang .
" ltu hanya pendahuluan saja sayang , anggap saja itu sebagai pemanasan !! Nanti malam kita akan bertemu dengan sekutu baru kita dari luar negeri . Grandpa dengar dia punya dendam pada keluarga Adipraja karena belasan tahun yang lalu mereka telah membunuh ayahnya "
" Belasan tahun yang lalu ?? Ayahnya ?? Siapa dia kenapa Cherry tidak pernah mendengar soal ini sebelumnya ?! " tanya Cherry karena ia merasa tidak tahu latar belakang tentang orang yang akan menjadi sekutunya .
" Grandpa masih ada di penjara waktu itu , jadi aku juga kurang tahu tentang orang ini . Menurut berita ayahnya sempat mengincar istri dari pilar ke empat , wanita adalah masalah klasik para pria Adipraja dari dulu !! Tapi kita beruntung karena kabarnya sekutu kita adalah pengusaha kaya raya . Grandpa yakin bersamanya semua akan menjadi lebih mudah ... dia akan menjadi tambang uang kita , kau pasti tahu maksud Grandpa !! " ujar Putra dengan menyeringai .
Dia berpikir dengan uang semua pasti akan selesai dengan lebih mudah . Dia dan cucunya bisa menyelesaikan dendam yang sudah lama ia tanam dalam dalam .
__ADS_1
" Mommy ... aku berjanji mereka akan segera menyusulmu "
*
Dan dalam sebuah ruangan sempit seorang pria bertubuh besar sedang duduk bersimpuh di depan pria parubaya dengan tubuh penuh tatto . Ada sorot ketakutan di mata pria yang masih bersimpuh itu karena dia tahu benar siapa yang ada di depannya sekarang .
Pilar kedua , pria yang menjadi tumpuan penjagaan seluruh keluarga Adipraja . Pria yang menjadi tangan kanan dari mantan pimpinan mafia nomor satu .
" Kau tahu siapa targetmu itu ?? "
Pria bertubuh besar itu hanya menunduk , ia tergiur dengan upah yang sangat besar tanpa membayangkan resiko yang akan ditanggungnya .
" Jangan !!! Saya mohon jangan sentuh mereka . Saya yang membuat kesalahan , jadi saya yang akan menanggungnya !! "
" Kau pikir aku peduli ?? Bukankah kau juga tak berpikir jika gadis yang akan kau beri racun itu adalah putri dari seseorang ?? Apa kau memikirkan keluarga mereka !? "
Pria bertubuh besar itu terlihat sangat takut , dua tangannya bergetar menahan semua rasa di hatinya .
__ADS_1
" Bunuh saya ... tapi jangan sentuh anak anak saya "
" ltu .... itu yang aku rasakan ketika kau mengincar putriku !! Anak anak adalah nyawa orang tuanya begitupun sebaliknya . Di tempat ini dengan sangat mudah aku bisa membunuhmu sekarang juga , tapi tidak aku lakukan karena ketiga anaknya dan juga istrimu sangat mengharapkan kehadiran dirimu sebagai sosok kepala keluarga . Aku tahu uang yang kau dapat kau gunakan untuk pengobatan ibu mertuamu .... jadi untuk kali ini aku maafkan !! " ujar Adam dengan menghela nafasnya .
Jika ingin jujur yang ingin dilakukan sekarang adalah melenyapkan orang yang berani mengganggu keluarganya , tapi semakin tua pikiran Adam semakin matang . Dia tak mau menuruti emosi sesaatnya .
" Terimakasih tuan Adam ... saya berjanji akan menjadi pria yang lebih baik untuk keluargaku . Saya sengaja membuang sebagian besar campuran racunnya karena saya tidak tega . Pekerjaan saya adalah bertarung ... bukan seperti ini , saya bayar seorang wanita untuk menabur racun itu tadi . Maafkan saya Tuan ... sampaikan maaf saya juga pada putri anda " lirih pria itu dengan duduk terkulai di lantai .
Adam hanya mengangguk , tapi dahinya mengernyit ketika pria itu menyebut nama seorang pria yang pernah hadir beberapa belasan yang lalu .
" Saya hanya orang suruhan dari orang yang bernama Putra ... dan saya dengar dia akan bekerjasama dengan orang luar dengan nama belakang Kyle . Saya dengar ayahnya sudah menjadi korban empat pilar "
" Aku tahu ....dan jika kau bersedia maka bantu aku untuk menyelidikinya . Kau tidak usah khawatirkan kehidupan anak dan istrimu , aku yang akan menanggung mereka ... Tapi bisakah kau menjadi mataku ?? "
" Saya bersedia ... terimakasih atas kesempatannya Tuan , saya akan jalankan ini sebaik baiknya . Setiap hari saya akan mengirim informasi tentang rencana busuk mereka ... atau Tuan bisa menelpon saya jika ada informasi yang Tuan butuhkan "
Adam melemparkan beberapa gepok uang yang ada di sakunya .
__ADS_1
" Seratus juta ... aku butuh berita tentang mereka semua . Kau adalah kepercayaan mereka maka gunakan itu sebagai salah satu nilai plus buat lebih dekat dengan mereka . Dan jangan mencoba coba mengkhianati lagi karena aku sendiri yang akan menembak kepalamu itu "
" Baik Tuan ... "