Water N Fire

Water N Fire
63


__ADS_3

" Kenapa Om Sono datang ke sini Uncle ?? Pasti ada hal yang penting yang akan dia urus . lni ada hubungannya dengan keluarga kita ? " tanya Janu yang sempat melihat mantan wakil CEO dari Dewa Adipraja itu berbicara dengan Bumi dan Adam .


" Mungkin saja , tapi apapun itu mereka pasti bisa menanganinya . Ada apa !? "


" Aku bisa belajar dengan cepat jika itu menyangkut tentang bisnis tapi aku masih buta jika itu menyangkut urusan urusan tersembunyi kalian . Aku hanya ingin dilibatkan agar aku bisa belajar . Apa kalian tidak percaya kepadaku !!? "


Dewa terkekeh dan menepuk pelan punggung keponakannya . Janu persis seperti dirinya ketika muda dulu , yang ingin dilibatkan dengan masalah masalah rumit yang kakak kakaknya hadapi .


" Ada saatnya ... kami ingin kau fokus belajar pada bisnis dulu karena saat ini kami hanya butuh itu , pemimpin hebat yang bisa menghandle semua masalah di kerajaan bisnis keluarga kita " ujar Dewa .


" Tapi Kak Gema .... "


" Sudah Uncle bilang , semua ada saatnya ! Kami tahu dengan apa yang kami lakukan dan itu yang terbaik untuk kalian . Suatu saat kau dan adik adikmu akan lebih hebat dari kami "


Janu menghela nafasnya , kadang ia berpikir jika dia terlalu nyaman dengan zona aman yang di buat oleh orang tuanya .


" Dari pagi kau menekuk wajahmu hanya karena memikirkan tentang hal itu !? Come on ... kau adalah pengantin baru , Uncle rasa ada banyak hal baru yang bisa membahagiakanmu " ujar Dewa menggoda Janu yang ia rasa sangat badmood saat pertama masuk kekantor .


" Hal baru hanya untuk mereka yang tidak terikat janji "

__ADS_1


" Janji ?? "


" Jangan bilang jika Uncle Dewa tidak tahu jika Ayah bersedia menikahkan aku dan Queen Ava dengan sebuah syarat " gerutu Janu yang merasa Dewa pura pura tidak tahu dengan posisinya kini .


" So what ?? Syarat itu sangat wajar menurutku , Queen Ava memang masih terlalu muda untuk menjadi seorang ibu , turun dari tangga saja masih kau gendong ... sama seperti ketika dia masih kecil dulu . Jika aku menjadi ayahnya maka aku akan mengajukan syarat yang sama . Mungkin satu atau dua tahun lagi dia sudah bisa belajar menjadi lebih dewasa dan siap untuk menjadi seorang ibu ... "


" Satu atau dua tahun lagi !!!? Ya Tuhan ... "


" Apa salahnya ?? Tunggu , jangan jangan kau .... "


Belum sampai menyelesaikan kata katanya bungsu dari empat pilar itu sudah tertawa terbahak . Sampai dua saudaranya masuk ke ruangan itu dia masih saja tertawa dengan memegangi perutnya .


" Tidak tahu ... "


" Ada apa , tidak biasanya anak itu terlihat sangat kesal padamu " tanya Adam bertanya pada Dewa ketika menantunya itu sudah keluar ruangan .


" Dia sungguh lucu !! Dari pagi wajahnya sudah bad mood dan kalian tahu apa sebabnya ?? "


" Jangan main tebak tebakan Wa ... "

__ADS_1


" Dia belum bisa menyentuh istrinya karena terikat janji padamu Kak , bukankah kau pernah memintanya untuk berjanji menunda program momongan ? Dia pikir tidak punya momongan itu sama artinya dengan tidak menyentuh putrimu ..... "


Bumi dan Adam hanya bisa memijit pelipisnya . Mereka berhasil mendidik pewaris utama itu menjadi pebisnis handal , tapi tidak dengan kehidupan pribadinya .


Janu cenderung tertutup dan pendiam , sama persis seperti ayah kandungnya . Sampai sampai dulu pernikahan Reynand dan Aira tidak Bumi ketahui . Yang ia tahu satu satunya istri kakaknya adalah seorang Narra .


Dan dengan kejamnya ia menuduh Aira adalah wanita pelakor yang merayu Reynand hanya untuk menguras hartanya . Sudah begitu lama , tapi dosa itu akan ia tanggung seumur hidupnya .


Janu tidak pernah sekalipun dekat dengan seorang wanita , sama dengan Gema yang selama ini hanya fokus dengan bisnis yang mereka jalani .


" Kenapa dia jadi naif sekali , bisa bisanya dia menahan diri di malam pernikahannya " keluh Bumi yang membuat dua saudaranya terkekeh .


" Itu berarti dia adalah pria hebat , tidak mesum sepertimu !! Kita biarkan saja dulu , aku ingin lihat seberapa kuat dia mengendalikan dirinya sendiri ... kalian tahu maksudku kan !? "


" Ya ... ya ... ya ... terserah !! Tapi itu akan menjadi bom waktu yang bisa meledak kapan saja . Sesuatu yang tidak bisa tersalurkan sering membuat emosi kita tidak terkendali " ujar Bumi menanggapi kata kata Adam .


" Itu maksudku , aku ingin melihat seberapa kuat dia bisa mengendalikan emosinya "


" Tapi itu akan berdampak pada Queen Ava "

__ADS_1


" Dia tak selemah yang kalian kira !! Dia putriku jika kalian lupa hal itu .... "


__ADS_2