
Tak terasa waktu satu bulan sudah berlalu , Gema di sibukkan dengan perusahaan yang ada di lndonesia sedang Vania sudah mulai masuk ke kampus barunya .
Begitupun dengan Steve yang sudah tak memakai lagi kursi rodanya , pria tampan itu memakai tongkat kayu untuk membantunya berjalan . Dia juga sudah kembali mengolah showroom bersama dengan Langit .
" Kucel banget muka elo , semalem nggak dapet jatah !? " tanya Steve yang akhir akhir ini melihat wajah lelah saudaranya .
" Ckk aneh bini gue , kalau menjelang pagi banyak maunya ... "
" Elo disuruh ke pasar beli bumbu !? "
" Di suruh manjat pohon mangga di mansion belakang !!! Mana banyak semutnya lagi . Trus kemarin jam dua pagi minta renang ... " sahut Langit memijit keningnya .
" Nah asyik dong bisa ' main ' sekalian !! Olah raga pagi kan bisa sehat "
" Sehat enggak masuk angin iya ! " gerutu Langit yang masih ingat dengan pagi dimana ia harus berenang sedang Lulu dengan santainya duduk di pinggir kolam sambil memakan pai apel buatan mamanya . Dan jika ia menolak permintaannya maka pipi Lulu akan di penuhi dengan air mata , dan tentu saja di tidak akan tega melihatnya .
" Tumben Lulu manjanya kebangetan , kata buku yang pernah gue baca nih yaa .. kalau wanita mandiri berubah jadi manja itu artinya ada sesuatu yang mereka sembunyikan . Mereka berbuat itu hanya untuk menutupi kesalahan yang mereka buat " kata Steve dengan wajah serius .
" Serius elo ??! "
" Nahh elo kan liat gue ngomongnya nggak sambil ketawa , coba aja elo browsing di Mbah Guling ...pasti sama dengan tebakan gue "
__ADS_1
" Nggak , musyrik percaya sama elo !! Biarin bini gue manja , lagian kalau dia manja gue jadi berasa di butuhkan . Habis itu juga gue yang enak karena dia pasti akan minta jatah malam ... "
PLETAAKKKK
" Awwwwsshh apaan sih elo !!! " gerutu Langit yang mendapat lemparan kotak tisu dari Steve .
" Kalau ujung ujungnya enak ngapain elo tadi ngeluh ?? Hisshhh .. jadi kangen banget sama Venna gue "
" Kenapa enggak langsung elo nikahin aja !? Minimal nggak kesepian lagi elo kalau malem malem "
" Maunya sih begitu , gemes udah pengen makan dia !! Tapi dia minta waktu . Tugasnya di sini tinggal sebulan lagi , kalau di akhir masa tugasnya dia merasa siap gue bakal langsung ke Rusia lamar dia "
" Kalau dia belum siap !!? "
Baginya masa lalu ada agar kita bisa memperbaiki diri , agar kita tidak mengulang kesalahan yang pernah kita buat .
" Tuh Jero lagi LDR kalem kalem saja ... "
" Dia masih orok , nggak kenal dengan kebutuhan jasmani dan rohani . Besok dua tahun lagi juga pasti kejer cari bini ... apalagi anak Uncle Abbio imut semua gitu "
" Menurut elo Jero bakal milih mana ?? " tanya Langit .
__ADS_1
" Nah ngapain elo malah nanya gue ?? Tapi gue yakin dia pasti milih gadis yang udah dapet ciuman pertama darinya ... tuh anak persis Uncle Dewa . Kalau udah kena cium langsung terbayang sepanjang masa , nggak bisa move on !! "
" Sok tahu ... "
*
Sementara itu di mansion Aira sedang memperhatikan Lulu yang sedang lahap menyantap asinan Bogor yang baru saja ia buat .
" Pelan pelan Kak ! Kan Ava enggak minta asinannya ... " ujar Ava yang duduk di sebelah Aira , gadis yang semakin gembul itu sampai melupakan daging steak di depannya karena terlalu asyik melihat adik iparnya .
" Kapan terakhir kali kau dapat masa periodmu ?? " tanya Aira pada menantu keduanya .
" Lulu lupah Mah ... mungkin sebulan yang lalu . Memang kenapa Mah !? "
" Enggak sih , biasanya kan kamu paling enggak doyan yang berbau asem asem . Tapi akhir akhir ini manga muda di belakang mansion aja kamu doyan banget . Siapa tahu kamu nyusul Ava !! "
Lulu meletakkan sendoknya dengan tiba tiba , senyumnya merekah .
" Lulu udah telat semingguan kayaknya Mah !! Apa beli testpack kata Ava dulu saja ya !!? "
" Yeayyy ... akhirnya baby Ava dapet saudara !! Nggak main sendirian " ujar Ava girang .
__ADS_1
" Senengnya pending dulu , kan belum tentu Kakak hamil . Takutnya udah semangat nanti hasilnya nggak kaya yang di harapkan " kata Lulu .
" Positif atau negatif kalian tetap akan jadi putri kesayangan Mamah ..... serahkan semua padaNya "