
" Nggak salah minta dianter kesana ?? Kan bisa besok pulang ke butik lbu "
Tak salah Gema menanyakan hal itu karena brand yang dimiliki oleh istri pilar ke empat adalah brand yang mengusung tema super seksi . Baju baju seksi yang di banderol dengan harga selangit . Kebanyakan para artis dan kaum sosialita kalangan atas yang menjadi langganannya .
Sedang butik ibunya lebih mengacu pada desain elegan dan harga yang lebih ' merakyat ' . Diva ingin desainnya di pakai untuk semua kalangan , dan dia beruntung karena sang suami mendukung sepenuhnya .
" Ya masa Ava pakai baju punya ibu sih , nggak modal banget cari gratisan !! "
" Lha kamu punya uang buat beli baju di butik Aunty Jeje ?? Yakin tabungannya cukup !? " tanya Gema .
Walaupun kedua orang tuanya ataupun kakaknya adalah orang kaya raya tapi Ava di didik untuk menghargai uang dan mengerti dengan apa yang di maksud kerja keras .
" Aunty Jeje sendiri yang bilang mau ngasih baju buat Ava ... Aunty bilang suatu saat akan menjadikan Ava sebagai brand ambassador butiknya "
" Nggak salah Aunty milih kamu ?? Memang bisa kamu pakai heels tinggi kayak model model itu ? "
" Bisalah !! Keciiillll ... tinggal jalan doang mah apa susahnya " ujar Ava sambil memjentikkan jarinya .
" Kalau kamu lebih nyaman pakai baju seperti itu kenapa harus paksain diri pakai baju seksi ?? "
" Maksud Kakak ? "
" Mata Kakak tidak buta ... Kakak tahu kau melihatnya . Janu sedang bersama seorang wanita cantik "
Ava langsung terdiam dengan mengalihkan pandangannya keluar jendela . Dia tak mau Gema melihat air di sudut matanya .
" Jadilah dirimu sendiri , jikapun ada seorang pria yang mencintaimu karena tubuhmu maka itu bukan cinta ... tapi sebatas nafsu !! Kakak tahu kau sangat mencintainya tapi jangan memaksakan diri . Jika memang sudah lelah maka berhentilah !! "
__ADS_1
" Ava tahu Kak ... "
" Selama ini ayah dan Kakak diam karena menghormati perasaanmu . Kami ingin kau menikmati masa mudamu , tapi sungguh kami tidak mau jika rasa yang kau punya malah menyiksa dirimu sendiri . Maka Kakak mohon padamu ... cukupkan rasa itu !! Terbanglah bebas menikmati hidupmu , masih ada banyak hal yang bisa membuatmu bahagia "
" Ava sayang Kak Gema .... "
Gadis itu meletakkan kepalanya di bahu sang kakak yang masih berada di belakang kemudinya . Kadang memang ada rasa ingin menyerah tapi semakin ia berusaha menjauh hatinya malah semakin merindu .
" Ckk ... nggak usah pake acara nangis , udah sampai kita !! Nanti makan yang banyak karena sakit hati juga membutuhkan energi "
" Apa sihhh !! Siapa juga yang nangis "
Setelah memilih tempat yang dirasa aman mereka segera duduk dan memesan makanan .
" Burung dara goreng dua , bebek goreng dua sambel sama lalapan di banyakin trusss es teh dua ... " kata Ava memesan ketika seorang yang melayani pembeli mendekati mereka .
" Udah mbak ?? " tanya sang pelayan pada gadis cantik di depannya .
" Lah itu kan tadi kamu pesen serba dua , buat kakak satu kan !? "
" Enak aja ... itu buat Ava semua . Kan Kak Gema yang bilang sakit hati itu butuh energi "
" Hisshhh dasar ... samain aja Mas tapi satu satu saja "
*
Sementara itu Janu sedang berada di dalam mobil bersama dengan seorang wanita cantik .
__ADS_1
" Aku hanya mengantar sampai di depan hotel karena aku masih ada urusan dengan Papa . Aku peringatkan lain kali jangan pernah lagi menyusulku seperti tadi " ketus Janu menyesal karena tadi tidak sengaja memberitahu tempat meetingnya pada gadis disampingnya yang bernama Billa .
" Tapi kau sudah berjanji padaku akan menemaniku selama aku berlibur disini " kilah Billa tak mau disalahkan .
" Ada hal hal yang harus kau mengerti , kita hanya berteman !! Jangan membuatnya seolah olah bahwa kita punya hubungan yang lebih dari itu "
" Tapi hubungan kita memang spesial kan !? "
Janu menghela nafasnya , mungkin ini adalah karma untuknya . Selama ini di depan Ava dia mengaku bahwa gadis bernama Billa itu adalah kekasihnya .
" Selamanya hubungan kita tak akan pernah lebih dari ini ... kita adalah teman "
" Apa kau masih menyukai adik kecilmu itu ? Come on ... kau hanya terobsesi padanya . Jangan hanya karena sejak kecil kalian bersama itu berarti kau mencintainya . Kau terlalu naif !! "
Tiba tiba Janu mengerem mendadak , dadanya naik turun seperti sedang menahan sesuatu .
" Turun ... "
" Tapi hotelku masih di depan . Kau tidak bisa melakukan ini padaku !! "
" Turun aku bilang !!? Aku peringatkan , apa yang aku rasakan padanya adalah urusanku !! Aku mencintainya ... dan itu tidak ada hubungannya denganmu !! "
BRRAAKKKK ..
Gadis bernama Billa itu membanting pintu mobil dengan sangat keras . Sangat terlihat jika ia sedang kesal sekali .
Sebenarnya Janu ingin gadis nakal itu menjauh darinya karena sungguh gadis itu adalah ujian terberat untuknya . Ada sesuatu yang selalu bergejolak di dalam dirinya ketika berdekatan dengan gadis itu .
__ADS_1
Janu tahu caranya mungkin salah , jika saja menuruti nalurinya ia pasti akan menanggapi perasaan Ava . Jerry , Dewa dan terutama Adam adalah sosok idolanya , dia akan membuktikan bahwa dia pantas disebut sebagai pilar kelima sebelum meminta ' ratunya Adipraja ' itu bersanding di sisinya .
Dia tak akan merusak gadis itu apapun alasannya , lagipula umur mereka masih terlalu muda untuk melangkah ke jenjang yang lebih jauh . Janu ingin menjadi seseorang yang bisa di banggakan oleh Adipraja sebelum secara resmi ia meminang seorang gadis yang sudah sepenuhnya memiliki hatinya .