Water N Fire

Water N Fire
14


__ADS_3

" Nggak salah minta dianter kesana ?? Kan bisa besok pulang ke butik lbu "


Tak salah Gema menanyakan hal itu karena brand yang dimiliki oleh istri pilar ke empat adalah brand yang mengusung tema super seksi . Baju baju seksi yang di banderol dengan harga selangit . Kebanyakan para artis dan kaum sosialita kalangan atas yang menjadi langganannya .


Sedang butik ibunya lebih mengacu pada desain elegan dan harga yang lebih ' merakyat ' . Diva ingin desainnya di pakai untuk semua kalangan , dan dia beruntung karena sang suami mendukung sepenuhnya .


" Ya masa Ava pakai baju punya ibu sih , nggak modal banget cari gratisan !! "


" Lha kamu punya uang buat beli baju di butik Aunty Jeje ?? Yakin tabungannya cukup !? " tanya Gema .


Walaupun kedua orang tuanya ataupun kakaknya adalah orang kaya raya tapi Ava di didik untuk menghargai uang dan mengerti dengan apa yang di maksud kerja keras .


" Aunty Jeje sendiri yang bilang mau ngasih baju buat Ava ... Aunty bilang suatu saat akan menjadikan Ava sebagai brand ambassador butiknya "


" Nggak salah Aunty milih kamu ?? Memang bisa kamu pakai heels tinggi kayak model model itu ? "


" Bisalah !! Keciiillll ... tinggal jalan doang mah apa susahnya " ujar Ava sambil memjentikkan jarinya .


" Kalau kamu lebih nyaman pakai baju seperti itu kenapa harus paksain diri pakai baju seksi ?? "


" Maksud Kakak ? "


" Mata Kakak tidak buta ... Kakak tahu kau melihatnya . Janu sedang bersama seorang wanita cantik "


Ava langsung terdiam dengan mengalihkan pandangannya keluar jendela . Dia tak mau Gema melihat air di sudut matanya .


" Jadilah dirimu sendiri , jikapun ada seorang pria yang mencintaimu karena tubuhmu maka itu bukan cinta ... tapi sebatas nafsu !! Kakak tahu kau sangat mencintainya tapi jangan memaksakan diri . Jika memang sudah lelah maka berhentilah !! "

__ADS_1


" Ava tahu Kak ... "


" Selama ini ayah dan Kakak diam karena menghormati perasaanmu . Kami ingin kau menikmati masa mudamu , tapi sungguh kami tidak mau jika rasa yang kau punya malah menyiksa dirimu sendiri . Maka Kakak mohon padamu ... cukupkan rasa itu !! Terbanglah bebas menikmati hidupmu , masih ada banyak hal yang bisa membuatmu bahagia "


" Ava sayang Kak Gema .... "


Gadis itu meletakkan kepalanya di bahu sang kakak yang masih berada di belakang kemudinya . Kadang memang ada rasa ingin menyerah tapi semakin ia berusaha menjauh hatinya malah semakin merindu .


" Ckk ... nggak usah pake acara nangis , udah sampai kita !! Nanti makan yang banyak karena sakit hati juga membutuhkan energi "


" Apa sihhh !! Siapa juga yang nangis "


Setelah memilih tempat yang dirasa aman mereka segera duduk dan memesan makanan .


" Burung dara goreng dua , bebek goreng dua sambel sama lalapan di banyakin trusss es teh dua ... " kata Ava memesan ketika seorang yang melayani pembeli mendekati mereka .


" Udah mbak ?? " tanya sang pelayan pada gadis cantik di depannya .


" Lah itu kan tadi kamu pesen serba dua , buat kakak satu kan !? "


" Enak aja ... itu buat Ava semua . Kan Kak Gema yang bilang sakit hati itu butuh energi "


" Hisshhh dasar ... samain aja Mas tapi satu satu saja "


*


Sementara itu Janu sedang berada di dalam mobil bersama dengan seorang wanita cantik .

__ADS_1


" Aku hanya mengantar sampai di depan hotel karena aku masih ada urusan dengan Papa . Aku peringatkan lain kali jangan pernah lagi menyusulku seperti tadi " ketus Janu menyesal karena tadi tidak sengaja memberitahu tempat meetingnya pada gadis disampingnya yang bernama Billa .


" Tapi kau sudah berjanji padaku akan menemaniku selama aku berlibur disini " kilah Billa tak mau disalahkan .


" Ada hal hal yang harus kau mengerti , kita hanya berteman !! Jangan membuatnya seolah olah bahwa kita punya hubungan yang lebih dari itu "


" Tapi hubungan kita memang spesial kan !? "


Janu menghela nafasnya , mungkin ini adalah karma untuknya . Selama ini di depan Ava dia mengaku bahwa gadis bernama Billa itu adalah kekasihnya .


" Selamanya hubungan kita tak akan pernah lebih dari ini ... kita adalah teman "


" Apa kau masih menyukai adik kecilmu itu ? Come on ... kau hanya terobsesi padanya . Jangan hanya karena sejak kecil kalian bersama itu berarti kau mencintainya . Kau terlalu naif !! "


Tiba tiba Janu mengerem mendadak , dadanya naik turun seperti sedang menahan sesuatu .


" Turun ... "


" Tapi hotelku masih di depan . Kau tidak bisa melakukan ini padaku !! "


" Turun aku bilang !!? Aku peringatkan , apa yang aku rasakan padanya adalah urusanku !! Aku mencintainya ... dan itu tidak ada hubungannya denganmu !! "


BRRAAKKKK ..


Gadis bernama Billa itu membanting pintu mobil dengan sangat keras . Sangat terlihat jika ia sedang kesal sekali .


Sebenarnya Janu ingin gadis nakal itu menjauh darinya karena sungguh gadis itu adalah ujian terberat untuknya . Ada sesuatu yang selalu bergejolak di dalam dirinya ketika berdekatan dengan gadis itu .

__ADS_1


Janu tahu caranya mungkin salah , jika saja menuruti nalurinya ia pasti akan menanggapi perasaan Ava . Jerry , Dewa dan terutama Adam adalah sosok idolanya , dia akan membuktikan bahwa dia pantas disebut sebagai pilar kelima sebelum meminta ' ratunya Adipraja ' itu bersanding di sisinya .


Dia tak akan merusak gadis itu apapun alasannya , lagipula umur mereka masih terlalu muda untuk melangkah ke jenjang yang lebih jauh . Janu ingin menjadi seseorang yang bisa di banggakan oleh Adipraja sebelum secara resmi ia meminang seorang gadis yang sudah sepenuhnya memiliki hatinya .


__ADS_2