Water N Fire

Water N Fire
48


__ADS_3

" Kak Gema ingin bicara tentang apa ?! "


" Hulwa ... calon istrimu "


Langit tampak tidak terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Gema . Pria muda itu dengan tenang mendengarkan apa yang akan dikatakan oleh kakaknya .


" Kau tak terkejut !? "


Langit tersenyum mendengar perkataan kakaknya .


" Sejak pertama aku melihat fotonya aku sudah menerimanya . Masa lalu adalah bagian dari hidupnya dan masa depannya adalah bagian hidupnya bersamaku . Langit menerima semua itu ! Papa pernah bilang jika Hulwa pernah bekerja di perusahaan Kak Gema dan di hari pertamanya kerja Kakak sudah memecatnya . Langit tak masalah jika Kakak pernah melakukan itu pada calon istri Langit "


Gema menghembuskan nafasnya dalam dalam , sepertinya beban di hatinya semakin bertambah berat .


" Bukan itu yang ingin Kakak katakan , tapi ... "


" Sudah Kak , yang akan Kakak katakan nanti tidak akan mengubah apapun . Langit menerima kekurangan dan kelebihan seorang Lulu . Selama ini Kak Gema yang sudah mendampingiku , menjadi garda terdepan yang membelaku saat aku melakukan kesalahan . Jadi saat ini .. biarkan Langit belajar bertanggung jawab pada diri sendiri ataupun pada istri Langit nanti "


Gema mengepalkan kedua tangannya , jika saja Langit tahu bukan itu yang ingin dia sampaikan . Semangat Langit begitu tinggi untuk berubah , cinta Langit begitu besar untuk wanitanya . Sepertinya sangat jahat jika dalam sekejap ia menghancurkan semua itu .


Dan bukan tidak mungkin putra kedua Bumi Attala itu kembali terjatuh dalam lubang hitam keputusasaan jika ia menceritakan kebenarannya tentang dia dan Lulu .


" Kau mencintainya !? "


" Melebihi hidupku "


" Tapi kau baru saja mengenalnya ... "


" Dari yang Langit tahu semua pria Adipraja tidak punya kisah panjang sebelum menikah , mereka menikah karena jatuh cinta pada pandangan pertama "

__ADS_1


Gema memejamkan mata dengan menghembuskan nafasnya dalam dalam ....


" Sekarang dengarkan aku , jika tekadmu sudah bulat maka aku minta kau berjanji padaku . Kau sendiri yang tadi mengatakan menerima kelebihan dan kekurangannya . Kakak hanya meminta kau berjanji akan terus mengingat semua kata katamu di depan Kakak tadi ... semuanya ! Jagalah keluargamu nanti seperti kau menjaga nyawamu . Aku hanya ingin kau bahagia ... "


" Aku akan bahagia dan aku berjanji akan menjaga keluargaku seperti aku menjaga nyawaku sendiri "


Gema menepuk bahu adiknya penuh kasih , begitupun Langit yang terlihat bahagia karena sampai sekarang pun Gema masih saja sangat memperhatikan dirinya .


" Ya sudah hanya itu yang ingin aku katakan , sekarang sebaiknya kita makan "


" Yakin Kak Gema ingin makan disini !? "


" Memang kenapa !? Tidak boleh !? "


" Bukan begitu , tapi menu disini mungkin tidak cocok untuk Kakak "


Dua kakak beradik itu tampak jalan beriringan menuju dapur umum yang letaknya tidak jauh dari aula tempat mereka berbicara tadi . Sesekali terdengar tawa lepas mereka .


*


" Ya Tuhan , ini akan menjadi acara spektakuler !!! Dua Adipraja menikah bersamaan .... " ujar Jasmine yang mendapat kabar satu lagi pernikahan yang akan terjadi , yaitu pernikahan Janu Kamma dan Queen Ava .


" Kak Aira dan Kak Diva ... Selamat kalian berdua akan menjadi besanan !! "


Aira dan Diva hanya memutar bola matanya malas , apapun yang terjadi mereka memang sudah menjadi saudara . Lagipula mereka sudah mengira jika ini semua akan terjadi karena sejak Ava lahir Janu sudah sangat menyayanginya .


" Gema sudah ke pesantren untuk bicara dengan Langit ?! "


" Pagi tadi dia berangkat tapi sampai malam begini belum juga pulang " jawab Diva sambil menyiapkan semua yang mereka masak ke meja makan .

__ADS_1


Tiga wanita cantik itu memang sedang menyiapkan makan malam keluarga yang akan diadakan untuk membicarakan dua pernikahan yang akan di langsungkan tidak lama lagi .


" Mereka belum turun juga !? " tanya Adam yang sudah duduk dengan dua saudaranya .


" Janu tidak akan turun jika Ava masih di atas , kau tahu kebiasaan anakmu itu kan !? " jawab Diva .


" Kapan Jerry pulang dari lnggris ? "


" Tadi aku sudah telpon Nayya , mereka pulang sehari sebelum hari H ! Begitu juga Deniel dan Mas Varo " sahut Aira menjelaskan .


Jerry yang punya bisnis mobil mewah beberapa tahun yang lalu memutuskan untuk pindah ke lnggris bersama seluruh keluarganya . Seluruh showroom nya tersebar di berbagai penjuru dunia dan hal itu semakin menguatkan kerajaan bisnis Adipraja .


Raut Bumi berubah seketika ketika mendengar dua nama itu disebutkan . Singa gurun itu masih sangat ingat jika dua pria itu pernah ingin memiliki istrinya . Bahkan sampai sekarang Janu menyebut dua pria itu sebagai Daddynya .


" Nggak usah manyun manyun begitu Mas , jelek tau ... Udah tua nggak usah mikir aneh aneh !! " celetuk Aira sebal .


Dan mata ke enam orang di meja makan itu langsung tertuju ke lantai atas ketika mendengar teriakan seseorang .


" Sayaanngg jangan lari lari ... cepetan sini Abang gendong !! "


" Nggak mau , Kak Gema bilang Ava nggak boleh di gendong Abang lagi kalau turun tangga !! "


" Kamu istri Abang ... nurut sama Abang !! "


" Baru calon ... " teriak Dewa dengan pandangan sebal pada Janu yang menggendong calon istrinya turun tangga .


Bagaimana tidak sebal jika dua manusia itu mempertontonkan kemesraan seperti dunia milik mereka berdua .


" lri ?? Bilang booss ... "

__ADS_1


__ADS_2