Water N Fire

Water N Fire
13


__ADS_3

" Kakak senyum senyum lagi liat foto siapa ??! Tumben punya gebetan , biasanya di kasih Dewi yang cantiknya kaya Aphrodite aja nggak noleh ... "


Gema yang saat itu sedang berada di balkon kamarnya langsung beranjak , sudah menjadi kebiasaan buruk adiknya masuk kamar orang tanpa permisi .


" Ckk udah di bilangin kan kalau masuk kamar orang itu permisi dulu , bandel !!! Mau kemana kamu udah rapi gitu ?! "


" Nyamper Kakak makanlah ... masa iya Ava mau dibiarin kelaparan sih !! Kita keluar ya Kak ! " bujuk Ava yang saat itu sudah mengenakan ripped jeans dengan atasan model sabrina berwarna hitam .


" Katanya mau minta Abang nemenin jalan jalan , kok nggak jadi ?! Abang pergi !? "


" Abang ada meeting sama Uncle Bumi " jawab Ava singkat .


" Tadi di bawah Mbak Sar udah masak kan ? Tinggal di angetin doang !! "


" Pleaseee ... masa iya udah nyampe sini aku dirumah terus sih ! Ya paling enggak ajakin dinner dimana gitu kek ... "


" Ya makanya kalau lagi punya waktu libur pendek nggak usah kesini ! Main kesini kalau libur seminggu atau dua minggu jadi bisa puas mainnya lni libur cuma dua hari udah bawa baju sekoper , lusa mau dipesenin pesawat atau ayah yang jemput !?? " kata Gema sambil berjalan ke arah ruang gantinya .

__ADS_1


Pria itu tahu ada kecewa yang tergambar di mata adik kesayangannya itu . Dan dia tahu benar apa penyebabnya . Ava adalah gadis yang kuat , walaupun cintanya tak berbalas tapi gadis itu pantang menyerah .


Gadis itu tak pernah sekalipun mengeluh walau Gema tahu ada banyak air mata yang di sembunyikan , dengan sangat baik Ava menyimpan tangisnya sendiri .


Sedangkan Ava bersorak girang , ia tahu Gema tak akan pernah bisa menolak keinginannya . Ayah dan kakaknya adalah dua pria terbaik dalam hidupnya . Dua pria itu akan selalu berusaha mewujudkan keinginannya .


Tak lama kemudian Gema menghentikan mobilnya di sebuah hotel berbintang yang terlihat sangat mewah .


" Kok berhenti disini sih Kak ... "


" Nggak mau !! Salah kostum kalau Ava masuk sana "


" Terus kamu sebenarnya mau makan apa ?? Jangan aneh aneh ya .. Kakak nggak mau sakit perut lagi gara gara nernenin kamu makan mie goreng yang pedesnya selangit itu . Kalau nggak salah warung mi Kakak Adik namanya "


Ava tergelak mendengarnya , dulu ia memang penasaran sekali dengan mie viral itu hingga memaksa sang kakak untuk ikut mencobanya .


" Ava lagi kepengen makan pecel lele yang kita pernah makan waktu itu "

__ADS_1


" Serius ??? " tanya Gema karena warung yang di maksud adiknya adalah warung lesehan pinggir jalan . Dia pernah mengajak adiknya sekali makan disana .


" lyalah ... disana lauknya macem macem ! Sambelnya juga enak banget , nggak terlalu pedas sesuai selera Kakak "


" Siippp ... kita kesana "


Ketika Gema memutar balik mobilnya mata Ava terpaku ketika sudut matanya melihat seseorang keluar dari hotel . Gadis itu dengan jelas melihat pria impiannya keluar bergandengan tangan dengan seorang gadis cantik yang sama sama mengenakan pakaian formal .


Ternyata Janu benar , dia sedang berkencan dengan kekasihnya . Melihat pakaian mereka mungkin gadis bernama Billa itu tadi menemani meeting dan setelah selesai mereka pergi kencan .


Ava melihat ke arah dirinya sendiri . Penampilannya jauh dari kata anggun , sehari hari dia lebih nyaman mengenakan jeans atau Jogger dengan sneaker tak lepas dari kakinya . Rambutnya pun selalu ia ikat asal jika tak punya waktu untuk berdandan . Dan ia nyaman dengan hal itu .


Sedangkan gadis bernama Billa itu terlihat sangat elegan . Mengenakan heels tinggi , rok ketat yang memperlihatkan kulit putihnya dipadu blouse formal motif bunga .


Gadis itu menghembuskan nafas panjang , harusnya ia lebih tahu jika seorang pria akan lebih menyukai wanita seksi berada di sampingnya .


" Kak habis makan antar Ava ke butiknya Aunty Jeje ya ... "

__ADS_1


__ADS_2