Water N Fire

Water N Fire
39


__ADS_3

Senyum Lulu mengembang ketika rombongan yang ia tunggu sudah terlihat datang di halaman rumahnya .


" Ya Allah ... itu bener keluarga calon mantu kita Pak ?? Perasaan kemarin kesini cuma pakai mobil bak , kok sekarang jadi kinclong kinclong begitu mobilnya ya "


" Istighfar Bu ... harta cuma titipan , mau kaya atau miskin yang penting sayang sama Lulu "


" Astaghfirullah maaf ... "


Lulu beserta kedua orangtuanya menyambut satu persatu tamu yang memasuki rumah mereka . Perasaan tak enak tiba tiba muncul saat ia tak menemukan sosok pria yang akan melamarnya dalam rombongan yang hadir didalam ruang tamunya .


" Selamat datang di rumah sederhana kami , maaf jika penyambutan kami kurang berkenan karena mungkin masih banyak keterbatasan yang kami punya . Saya Dedy Hutama selaku bapak dari Hulwa Tsabilla mengucapkan banyak terima kasih karena keluarga Nak Langit berkenan hadir di tempat ini "


" Jangan terlalu merendah Pak Dedy , saya rasa semua manusia adalah sama ... Saya Bumi Attala Adipraja , papa dari pria yang akan melamar putri Bapak . Kami dan keluarga mohon maaf jika kedatangan kami membuat repot keluarga Bapak Dedy . Dan terimakasih pada Kyai Abdulloh yang mau mendampingi kami hingga sampai ke tempat sejuk yang penuh ketenangan ini . Membimbing Langit hingga ia bisa menemukan jodohnya disini "


Aira mengelus punggung putranya yang terlihat sangat grogi , batu kali ini ia melihat seorang Langit gugup menghadapi sebuah situasi .

__ADS_1


Sedangkan Diva terlihat sibuk mengirim pesan pada sang suami dan putranya yang tak kunjung masuk ke dalam rumah . Wanita itu khawatir terjadi sesuatu dengan Gema , secara putranya belum benar benar dinyatakan sembuh oleh dokter .


" Jodoh , umur dan rezeki adalah ketentuan dari Nya ! Begitupun Nak Langit dan Nak Hulwa ... mereka sama sekali tidak pernah bertemu tapi karena kehendakNya nyatanya sekarang kita berkumpul untuk membahas niat baik untuk menyatukan mereka dalam sebuah ikatan pernikahan . Untuk itu untuk Nak Langit sampaikan niatmu baikmu itu pada kedua orang tua calon istrimu "


" Saya Langit Putra Bumi Adipraja ... "


DEGGHHH ... DEGHHHH


Lulu memejamkan matanya sesaat , dugaannya benar ternyata Langit dan Gema adalah dua orang yang berbeda . Walau masih bingung dengan situasinya ia masih mencoba untuk tenang . Sudah kepalang basah dia berada dalam acara formal dua keluarga ini .


Sesaat mereka beradu pandang , Lulu bisa melihat ada sorot permintaan maaf di mata elang itu . Pria itu kemudian duduk di sisi pria yang bernama Langit , pria yang ingin melamarnya .


" Sebelum saya lanjutkan saya ingin memperkenalkan pria yang baru saja duduk disamping saya , dia adalah kakak saya Gema Aksa . Kondisinya tidak terlalu baik karena kemarin sempat mengalami kecelakaan . Saya rasa dia adalah kakak terbaik di dunia , banyak hal yang sudah saya alami dan dia adalah penopang terhebat yang saya miliki " kata Langit yang sempat melihat wajah penuh tanya dari keluarga dan calon istrinya .


Aira yang mempunyai perasaan yang sangat peka menyentuh bahu suaminya .

__ADS_1


" Mas ... "


" Nanti kita bicarakan di rumah ... " sahut Bumi pelan dengan menatap saudaranya yang merupakan pilar kedua keluarganya . Bumi juga merasakan ada sesuatu yang disembunyikan oleh saudaranya .


Aira merasa ada yang mengganjal ketika calon istri putranya selalu menundukkan kepala setelah kehadiran Adam dan putranya .


" Jika Allah mengizinkan, saya ingin menjadikan putri bapak dan ibu Dedy Hutama sebagai pendamping hidup saya , menemani setiap langkah perjuangan saya , menjadi penyejuk hati saya dikala gundah dan menjadi penasehat saat saya melakukan kesalahan . Dari awal saya melihat putri bapak , saya merasa seperti telah menemukan orang yang tepat . Sekiranya disetujui saya ingin melamar putri bapak dan ibu untuk melanjutkan hubungan kami berdua kejenjang yang lebih jauh yaitu sebuah pernikahan . Ijinkan saya menggantikan posisi bapak dengan menjaga dan membahagiakannya , dia akan menjadi poros hidup saya ... "


" Bagaimana Pak Dedy ? Apakah anda menerima niat baik Nak Langit dan keluarga !? " tanya Kyai Abdulloh menyambung kata kata dari Langit .


" Saya sangat menghargai maksud baik keluarga Adipraja . Tapi saya kembalikan semua pada putri saya , dia yang kelak akan menjalani . Jika dia setuju maka saya tak ada hak untuk menghalangi "


" Nak Hulwa , kau sudah dengar sendiri kata kata dari Pak Dedy . Sekarang kami ingin mendengarkan keputusanmu tentang lamaran Nak Langit " ujar Kyai Abdulloh .


Perlahan Lulu menegakkan kepalanya , sungguh ia sebenarnya tak ingin menjawab atau mengatakan apapun saat ini . Tapi kehormatan keluarga ada ditangannya . Tak mungkin dia menolak lamaran itu karena dua keluarga yang sekarang sedang ada di ruangan itu sedang berharap banyak padanya .

__ADS_1


" Saya ... "


__ADS_2