
" Langit tidak mengerti ... wanita ini yang mampu berselingkuh di belakang Langit ketika pernikahan kami baru berumur hari !! Dan Mamah membuatnya benar , kalian memang bersalah !! Kalian membiarkan aku menikahi j*lang sepertinya !!! " teriak Langit sambil mendorong kuat kuat tubuh Lulu yang berdiri di depannya .
" TUTUP MULUTMU.!!!!! "
BUUGGHHHH ....
" Aarrgghhhhh .... " tubuh Langit terhuyung beberapa langkah ke belakang ketika sebuah tendangan tiba tiba bersarang di perutnya .
Aira yang sedang menolong menantunya yang tadi sempat di dorong oleh putranya hanya bisa terpaku melihat seorang gadis belia yang berdiri tegak dengan tatapan menghunus pada putranya .
" Gadis nakal apa yang kau ... !!! " pekik Gema yang sangat kaget ketika tiba tiba gadis yang tadinya berjalan di sisinya menjadi murka dan menghajar putra kedua dari pilar pertama itu .
Mereka baru saja datang dan mendengar Langit berteriak mengatakan hal yang tidak pantas pada istrinya .
" Tetap diam di situ Om !!! Maaf jika aku lancang , tapi biar aku selesaikan urusan yang tidak pernah bisa kalian selesaikan .... Kenyataannya melihat putra sulung kalian sakit itu jauh membuatku lebih sakit !! " katanya dengan memandang nanar Gema , Aira dan Bumi yang ternyata juga sudah ada di tempat itu .
" Hai Tuan Langit ... kau pasti sedang bertanya tanya siapa aku , kenapa tiba tiba aku melayangkan tendangan padamu . Aku hanyalah seorang wanita yang tidak suka melihat dan mendengar pria pengecut sepertimu masih hidup di dunia ini !! Aku benci dengan pria yang seenaknya merendahkan seorang wanita . Kau pun dilahirkan dari rahim seorang wanita jika kau lupa "
" Van ... "
" Aku bilang diam Om !! Kau hanya perlu berdiri tenang disana ketika aku selesaikan urusanku dengan pria bernama Langit Putra Bumi Adipraja itu ... Jika kau keberatan maka hentikan aku Uncle !!! " teriak Vania dengan tatapan yang di arahkan pada pria yang berdiri bersedekap di ujung tangga .
__ADS_1
Dan anehnya Bumi tak bergeming , pria itu hanya mengangguk ketika Aira menatapnya seolah berkata untuk melihat apa yang akan dilakukan gadis yang baru datang ini .
" Jangan campuri urusanku ... ini urusanku dengan istriku !! " geram Langit yang sudah kembali tegak dan melangkah mendekat pada gadis yang baru pertama kali ia lihat itu . Gadis muda yang dengan beraninya hadir dengan kemarahan di matanya .
" Awalnya ini memang bukan urusanku !! Tapi sudah menjadi urusanku ketika kau memanggil kaumku dengan sebutan menjijikkan yang kau lontarkan pada nya . Aku masih tak percaya jika manusia picik sepertimu adalah salah satu orang yang menyandang nama besar Adipraja "
" Kau !!!! "
" Lihat wanita yang sedang dipapah oleh ibumu !! Jika tau cuma sedangkal ini cintamu padanya dia pasti akan menolakmu bahkan saat kalian belum bertemu . Karena dia sudah berharap pada hati yang lain , hati yang sayangnya tidak di takdirkan untuknya ! "
Gema mendekat ke arah Vania yang masih berapi api karena dilihatnya Langit juga melangkah maju mendekat ke arah gadis itu . Dia hanya berjaga jaga untuk mencegah hal hal yang tidak ia inginkan terjadi . Gema tahu Langit pun mempunyai kemampuan bela diri yang cukup tangguh .
" Jika saja takdir tidak memberikan sebuah peluru di lengannya maka aku pastikan kau akan kembali menjadi pesakitan hari ini , kau akan kembali terpuruk dalam rasa putus asa karena gadis yang kau inginkan ternyata mencintai orang yang kau sebut sebagai kakakmu , Gema Aksa !!! " pekik Vania tanpa takut sedikitpun ketika melihat Langit yang menatapnya penuh kebencian .
" Jadi j*lang itu sudah menjerat Kak Gema sebelum mendapatkan aku !! "
" Mulut kotormu memang harus di beri pelajaran !!! '
BUGGHHHHH .... BUGGHHHH
Sebuah tendangan berputar dan sebuah pukulan telak di rahang kembali langit dapatkan dari gadis kecil di depannya . Tak sampai di situ Vania merangsek maju dan menindih tubuh Langit yang jatuh tersungkur . Bertubi tubi ia pukuli wajah itu hingga darah keluar dari kedua sudut bibir dan hidungnya .
__ADS_1
" Cukup Van .... cukup !! Sudah cukup !! "
Gema mengangkat tubuh Vania yang membabi buta di atas Langit yang sudah tergolek tak berdaya . Pukulan dan tendangan gadis itu terlalu cepat untuk di antisipasi , tubuh kecil itu ternyata mempunyai tenaga yang sangat kuat hingga mampu membuat seorang Langit tumbang .
" Biarkan aku menghajarnya , akan aku bunuh pria berotak udang itu !! Kalian terlalu lemah padanya !! Biar aku pukul kepalanya yang sekeras batu itu ... dia bahkan tidak pernah tahu seberapa besar cinta orang orang disekitarnya . Dia tidak tahu seberapa besar pengorbanan orang orang disekitarnya hanya untuk membuatnya bahagia . Lepaskan aku !!! "
Lulu mendekati sang suami dengan air mata yang sudah berderai , walaupun hatinya sakit dengan kata kata yang dilontarkan pria itu padanya tapi melihatnya bersimbah darah membuat hatinya semakin sakit .
" Mas .... "
" Jadi kau hanya tepaksa memilihku ?? Apa itu yang ingin kau katakan " sinis Langit menolak ketika Lulu ingin menyentuh lukanya .
" Dia sudah memilihmu Lang , dan aku tidak pernah merasa memberikan dia padamu karena Lulu sudah memantapkan hatinya untuk memilihmu . Kakak sudah pernah ingin membicarakan hal ini padamu saat di pesantren karena tidak ingin hal seperti ini terjadi " ujar Gema dengan masih menahan tubuh kecil yang masih berontak di rengkuhannya .
Dewa terlihat datang dan berdiri disamping Bumi , sedang Jasmine menghampiri Aira duduk bersimpuh di samping menantunya . Dewa tampak menatap kakak iparnya dengan tatapan yang Bumi mengerti artinya .
" Mas .. bukannya dia ?? "
" Sssttt ... just see . Gadis itu sama persis dengan kakeknya " lirih Bumi sambil melihat putranya yang perlahan mulai bangkit .
" Jadi hanya aku yang tidak tahu dengan kisah kalian .... "
__ADS_1
" Dasar monyet jelek !! Kau tidak tahu karena kau menutup mata dan telinga ketika orang orang disekitarmu ingin memberitahumu !! " teriak Vania yang mulutnya langsung di bungkam oleh tangan kekar Gema .
" Ya Tuhan gadis ini ... diamlah sebentar "