Water N Fire

Water N Fire
23


__ADS_3

" Jodohku sudah ditetapkan ... "


" Maksudmu kau sudah di jodohkan ?? Kau pikir aku peduli ?!! "


" Tebus obat dulu atau kita akan di sini sampai malam hanya untuk membicarakan hal konyol ini " gerutu Lulu yang sudah menduga reaksi pria yang masih bersimpuh di depannya .


" Ok .. aku tebus obatnya tapi setelah itu kita cari tempat makan siang sekaligus meneruskan bahasan tadi "


" Hemmm ... " jawab Lulu singkat .


Selesai menebus obat Gema kembali menuntun Lulu berjalan ke area parkir , tapi sepertinya kesabarannya habis karena gadis itu memang tidak bisa berjalan dengan cepat .


Dan Lulu hanya bisa pasrah ketika pria pemaksa itu kembali membopong tubuhnya . Setelah itu mereka melesat untuk mencari tempat makan .


" Kau mau makan apa ?? "


" Apa saja ... "


" ltu bukan jawabannya , aku tahu ending jawaban itu akan berbeda jika aku sudah benar benar membawamu ke suatu tempat " kata Gema yang kemudian memarkirkan mobilnya ke sebuah hotel bertingkat yang terlihat sangat mewah .


Sesuai dugaannya mata bening itu terlihat penuh tanya ketika melihat bangunan megah di depannya .

__ADS_1


" Kita mau ngapain berhenti di depan hotel ?? Aku masih bisa menjerit atau melawanmu jika kau berniat macam macam ? "


" Memang aku bisa melakukan apa pada gadis pincang sepertimu !?? Awssshhh ... " pekik Gema kaget karena tangan kecil itu sudah mencubit dengan memuntir keras lengannya .


" Aku tidak mau makan disini , aku mau makan di tempat lain saja "


" Boleh aku pilih tempat mahal ?? Aku ingin mencoba berapa banyak uangmu itu " tanya Lulu .


" As you wish !! Kau bisa makan apapun dan dimanapun ... "


Gema hanya tersenyum ketika gadis itu memintanya berhenti di sebuah restoran bento yang cukup terkenal . Tempat itu terlihat tidak terlalu ramai karena jam memang sudah melewati jam makan siang .


" Kau yakin bisa habiskan semuanya !? " tanya Janu yang melihat berbagai makanan yang ada di depan Lulu .


Gema seperti sedang melihat adiknya ketika melihat cara gadis itu makan . Mereka sama sama lahap dan sangat menikmati ketika sedang makan .


" Jadi sekarang kau sudah bisa menceritakan tentang siapa jodohmu kan ?? "


" Aku sedang makan .. "


" Ya .. ya ... makanlah dengan puas setelah itu kau tak boleh untuk tidak menjawab pertanyaanku ! "

__ADS_1


" Hemmm ... "


Gema hanya minum kopi dan makan dua slice roti red Velvet kesukaannya . Setelah gadis itu selesai makan Gema segera menagih janjinya untuk melanjutkan pembicaraan mereka .


" Sekarang berceritalah ... "


" Tentang ??! "


" Ckk ... kau belum menjawab pertanyaanku tadi . Apa kau sudah dijodohkan ?? Tadi di rumah sakit kau bilang jodohmu sudah ditetapkan "


" Ooooo masalah itu ya ... jodohku memang sudah ditetapkan oleh Allah ! Aku hanya akan menikah dengan pria yang sudah memintaku secara langsung pada kedua orang tuaku . Aku yakin pilihan mereka adalah yang terbaik untukku " ujar Lulu dengan menundukkan kepalanya karena luluh dengan tatapan tajam pria didepannya .


" Jadi aku harus memintamu terlebih dahulu pada kedua orang tuamu , baru kau bisa menerima lamaranku ??! Jika gadis lain berlomba lomba mencari jodoh terbaik untuk mereka kenapa kau malah menyerahkan garis jodohmu pada bapak dan ibumu !? "


" Sampai saat ini mereka masih memberikan yang terbaik untuk aku dan kedua adik adikku . Kasih sayang mereka tercurah melimpah ruah hingga hati kami selalu penuh dengan cinta yang mereka berikan ! Dan aku yakin tentang jodoh mereka pun akan memilih yang terbaik untukku .... "


Gema terhenyak mendengar jawaban itu , tapi ia rasa kagumnya bertambah berkali lipat pada gadis di depannya itu .


" Itu artinya aku harus segera melamarmu pada kedua orang tuamu di kampung !? "


" Kau sanggup Tuan Aksa ??!! "

__ADS_1


" Hari ini juga aku akan pergi ke kampung orang tuamu ... "


__ADS_2