
" Aarrgghhhhh ...... !!!!! "
Dua manusia dengan tubuh polos itu memekik bersamaan ketika mencapai puncak yang sudah mereka gapai bersama . Tubuh penuh peluh itu menjadi saksi bagaimana hebatnya permainan mereka kali ini .
" Kau memang hebat Cher .... kau yang terhebat !!! " lirih Ellard masih mencoba mengatur nafasnya yang masih tidak beraturan .
" Thank you darling ... kau juga pemain yang sangat hebat !! Aku sangat puas bermain denganmu " sahut Cherry dengan mata masih terpejam menikmati sisa sisa getaran yang melambungkan dirinya ke langit ke tujuh .
Bagaimana dia tidak puas bermain dengan pria muda berwajah wajah tampan dengan stamina luar biasa , karena biasanya dia harus meladeni pria pria tua yang ada dalam daftar yang di buat Putra untuknya .
Ellard bangkit dan memakai jubah tidurnya , dia duduk di sofa dan menenggak botol champagne yang tadi sempat di minumnya bersama Cherry sebelum permainan panas mereka .
Cherry tetap berbaring di ranjang karena tubuhnya terlalu lelah untuk berjalan , tiga kali permainan berturut turut membuat badannya terasa sangat lelah .
" Kau tidak ingin minum lagi Cher !!?? " kata El dengan mengangkat botol minumannya .
" Tidak ... aku hanya ingin tidur , kau benar benar membuatku sangat lelah "
" Permainanmu sempurna , sudah berapa pria yang sudah kau layani ?? Aku cukup terkejut kau menerima tawaranku untuk pergi ke kamarku , padahal awalnya aku kira kau akan bersikap dingin seperti keluarga Adipraja pada umumnya ... Di dunia bisnis mereka terkenal dengan otak brilian dan sikap dinginnya !! "
" Kau terlalu tampan untuk kulewatkan El !! Aku seperti ini juga karena mereka , Papa memblokir semua asetku . Tak ada satu barangpun yang bisa aku gunakan untuk mencukupi kebutuhan hidupku "
__ADS_1
" Apa rencanamu selanjutnya ?? Kau bilang kau sudah mulai dari pionmu di keluarga itu . Apa itu akan benar benar efektif ?? "
Ellard tampak kembali mendekat pada wanita polos berbalut selimut di atas ranjangnya .
" Langit sangat mudah untuk di kelabui , dia berbeda dari saudara saudaranya yang lain . Aku akan membuatnya gila lagi !! Dan ketika keluarga itu sibuk dengannya kau bisa menghancurkan pelan pelan bisnis mereka . Aku kacaukan keluarganya ... kau hancurkan bisnisnya , simple bukan !? Dan dendam kita akan terbalas . Mommyku atau Daddymu tidak akan mati sia sia "
" lde bagus , mereka pasti punya banyak musuh , aku akan manfaatkan itu ! Aku suka melihat tubuhmu Cher , jadi jangan kau tutupi .. " kata Ellard kembali menyingkap selimut yang menutupi tubuh Cherry .
" Please El ... aku lelah "
" Kau hanya perlu berbaring sayang , nikmati saja ... "
*
Seharian ini Gema merasa tidak tenang , dia sana sekali tidak bisa menghubungi Jero , Vania ataupun Oliver . Dia hanya ingin tahu apa gadis nakalnya baik baik saja atau tidak . Seharian tidak melihat wajah cantik dan tingkah yang seenaknya malah membuat hatinya merindu .
Akhirnya ia memutuskan untuk menelpon seseorang yang mungkin tahu keberadaan mereka .
" Halo Aunty Asti ... apa kabar !? "
Gema menelpon Astika yang merupakan istri dari Oliver , wanita itu satu satunya orang yang tahu kemana suaminya pergi . Gema tak bisa melacak kepergian mereka , mungkin Vania yang meminta Oliver melakukannya . Karena sangat mudah bagi mantan agen rahasia itu untuk menutup kepergian mereka .
__ADS_1
" Aunty baik baik saja sayang , tumben sekali kau menelpon Aunty !! Apa kau ingin bertanya tentang kepergian Jero dan suami Aunty !? "
Gema menggaruk tengkuknya , ternyata wanita itu tahu maksudnya kenapa menelponnya .
" Ehmm sebenarnya .... "
" Jero dan Oliver sedang ada di Dubay , mereka ada pekerjaan di sana "
" Hanya mereka ??! "
" Ya ... hanya mereka , memangnya harus ada siapa lagi !? " tanya Astika dari seberang sana .
" Tidak ... bukan siapa siapa . Maaf aku bertanya hanya untuk berjaga jaga jika Uncle Dewa bertanya tentang Jero padaku . Terimakasih pemberitahuannya Aunty . Maaf jika aku sudah mengganggu waktumu "
" Tenang saja , tidak apa apa ... Salam untuk ibumu "
BRRAAKKKK ...
Gema menendang tong sampah yang ada disampingnya setelah menutup sambungan telponnya . Dugaannya salah , gadis itu ternyata tidak bersama Jero dan Oliver .
" Awas saja , aku akan mengurungmu jika ketemu !!! Tunggu saja gadis nakal !! "
__ADS_1