
" Abang .... "
" Ya.sayang ... " sahut Janu ketika mendengar isterinya menyebut namanya . Seperti biasa saat ini dia akan berangkat ke kantor pada siang hari , dia beruntung Dewa selalu memaklumi keadaannya .
Tapi dia tetap selalu berusaha menyelesaikan pekerjaannya dengan baik walau harus lembur atau membawa pekerjaannya ke rumah untuk di selesaikan saat malam hari .
" Kunti yang kemarin dibicarakan itu siapa ?? Pasti cewek cantik "
Janu yang sedang memasang dasinya akhirnya berjalan menuju istri tercintanya yang sedang duduk di sofa kamar . Dia tahu Ava pasti sudah membaca semua chat nya dengan saudara saudaranya .
" Definisi cantik buat orang kan beda beda sayang . Yang lain ngomong enggak cantik mungkin saja dia paling cantik bagiku , yang lain ngomong cantik banget mungkin saja terlihat buruk untukku ... "
" Oooooo gitu ya , berarti memang wanita itu cantik "
" Kok gitu ??? "
" Abang terlalu muter muter jawabannya , pasti takut jawaban Abang membuat Ava ngamuk . lya kan ?? "
Janu terkekeh , pria itu kemudian mendekat ke arah istrinya .
" Kak Cherry ... dia masih hidup . Kemarin dia menemui Langit dan Steve di kantornya "
Dahi Janu berkerut ketika melihat reaksi sang istri yang terlihat biasa biasa saja . Tidak ada sedikitpun rasa terkejut yang diperlihatkan Ava padanya . Sengaja dia baru memberitahukan sekarang karena mood Ava yang akhir akhir ini tidak menentu .
__ADS_1
" Kamu enggak kaget ?? "
Ava hanya mengangkat dua bahunya seakan kabar itu terdengar biasa saja .
" Enggak , dulu Ava pernah dengar ayah bicara soal Kak Cherry ! Dia sih kalau di depan semua orang baik banget sama aku dan Kak Gema . Tapi kalau udah face to face juteknya minta ampun , galak banget !! Tapi ayah dan ibu tidak mengajarkan kami untuk membalas perlakuan buruk Kak Cherry pada kami . Kami tidak ingin membuat kalian kecewa "
" Kok kamu nggak pernah cerita sama Abang sayang !? "
Ava menggigit daun telinga sang suami yang sudah duduk di sisinya .
" Abang sama dia kan sama juteknya sama Ava , gimana mau cerita !! Disapa aja dulu enggak pernah noleh " sinis Ava yang masih mengingat bagaimana Janu bersikap padanya .
Sejak lulus sekolah menengah pertamanya , pria itu berubah drastis . Dari pria penyayang menjadi pria paling galak sedunia , itu menurut penilaian Ava .
" Kan udah kemarin kemarin maaf maafannya , udah lupa juga !! Yang penting sekarang Abang sayang sama Ava "
" Dari kamu orok Abang udah jatuh cinta sama kamu sayang ... "
Ava naik kepangkuan suaminya dengan senyum nakalnya , di bukanya ikatan dasi yang baru terpasang . Setelah itu dia membuka satu persatu kancing kemeja kerja suaminya .
" Sayang ... udah siang ini ! Akkhhhh .... "
" Lima menit , Ava cuma butuh lima menit ! Pengen ngerasain yang rasa pisang yang semalem kita beli " ujar Ava dengan menunjukkan kotak kecil dengan gambar pisang di tangannya .
__ADS_1
" Sayaaaanngg ..... " geram Janu yang tahu waktu lima menit tidak akan cukup baginya , tubuh di atasnya adalah candu yang terlalu memabukkan untuknya .
Dan di pagi menjelang siang itu mereka kembali berbagi peluh , tak pernah bosan mereka meluapkan rasa cinta mereka . Pria muda itu hanya diam ketika wanita halalnya mempreteli pakaian bawahnya .
Janu yang masih duduk di sofa membiarkan Ava melakukan semua yang diinginkannya karena dia memang sangat menikmatinya . Dia mendesis ketika tangan mungil itu dengan terampil memasang sesuatu di bawah sana , dia sudah bersiap dengan sensasi yang akan membawanya terbang ke langit ke tujuh .
Janu meremas sandaran sofa ketika mulai merasakan sesuatu yang hangat mengurut lembut miliknya di bawah sana .
" Aarrgghhhhh ... "
" Abaaanngg .... "
" Faster baby .... " lirih Janu yang merasa Ava menghentikan aksinya .
" Kok rasanya aneh yaaa ... "
" Itu rasa pisang sesuai permintaanmu kemarin ... coba lagi pleasseee !! "
Bukannya mencoba lagi wanita cantik itu malah berlari ke arah kamar mandi .
" Lhohh sayang !! lni gimana dong !!!?? " pekik Janu putus asa melihat sesuatu yang masih berdiri kokoh di tempatnya .
" Nggak mau !! Pisangnya bau !! Hoeekkk ... hoeekkk ... "
__ADS_1
" Bau ???? Pisang yang mana ?? "