Water N Fire

Water N Fire
182


__ADS_3

" Besok gue nengok Vania , elo yang gantiin gue meeting sama Mr Ken " ujar Gema pada Radit .


" Pengantin baru tapi nengok sawahnya dua minggu sekali , kenapa tuh Nyonya Gema nggak dibawa kesini saja ?? Jadi nggak ribet acara mengairi sawahnya ... " ucap Radit sambil geleng geleng kepala .


Dua minggu sekali Gema terbang ke Rusia untuk menengok istri kecilnya , sangat menyiksa untuknya tapi selama dua tahun ini semua akan berjalan seperti itu nantinya .


" Gue punya tanggung jawab .... istri gue juga punya tanggung jawabnya sendiri . Dari awal juga kita udah tau akan seperti ini . But we take the risk ( tapi kita ambil resikonya ) "


Walau terlihat biasa saja tapi sebenarnya jika bisa pun ia ingin tetap selalu si sisi sang istri . Seperti suami suami pada umumnya Gema ingin istri kecilnya menyambutnya saat dia pulang dari kantor . Makan malam bersama atau bercerita tentang keseharian mereka dengan penuh tawa .


" Jangan langsung pulang ke apartemen , elo masih ingat kan kita ada pertemuan dengan Mrs Rhea ?? "


" Kenapa nggak dari pagi sih ?? Pagi tadi kan gue off , pending besok !! " kesal Gema yang sedikit risih dengan wanita bernama Rhea itu .


Rhea adalah CEO dari perusahaan asing yang bekerjasama dengan Perkasa . Dari awal wanita itu menunjukkan ketertarikannya dengan Gema Aksa walau sudah tahu jika CEO Perkasa itu baru saja menikah .


" Enak aja pending !! Besok gue sibuk sama Mr Ken , dia sendiri yang nolak pas gue kasih jadwal meeting pagi tadi . Dia maunya meeting sambil dinner "


" Ckk ... dimana !? "

__ADS_1


" Resto sebelah , biar Bos nggak capek capek ! Besok kan mau nyangkul " ujar Radit sambil tertawa .


Akhirnya sore pun tiba , sudah waktunya Gema bertemu dengan salah satu relasi kerjanya . Setelah membersihkan diri di ruang pribadinya Gema meminta Radit untuk mengkonfirmasi pada wanita bernama Rhea itu jika dia sudah akan datang ke restoran .


Gema tidak mau acara menunggu lama karena malam ini dia sudah berjanji pada Vania untuk langsung terbang ke Rusia .


Sampai di restoran pria itu segera menuju meja yang sudah di pesan untuknya . Setelah beberapa saat wanita yang ia tunggu datang juga . Wanita itu menggunakan setelan yang terlihat sangat seksi .


Di balik jas yang di kenakan Rhea mengenakan blouse super ketat yang sengaja dibuka tiga kancing atasnya hingga dua bukitnya terlihat menggoda . Bawahan yang di kenakan sangat mini hingga ketika ia duduk sembilan puluh sembilan persen paha putihnya terekspose di bawah meja .


" Selamat datang Mrs Rhea .... "


" Panggil saya Rhea saja Tuan Gema , itu terdengar tidak terlalu kaku . Sudah menunggu lama ?? "


" Anda ingin memesan apa Tuan Gema , sebaiknya kita makan malam dulu sebelum membicarakan tentang bisnis kita " ujar Rhea ketika seorang waiter membawa buku menu ke meja mereka .


" Tidak terimakasih , tapi saya tidak bisa makan malam dengan anda . Setelah ini saya ada acara yang sangat penting . Kita langsung bicara soal proyek kita saja " ujar Gema tegas menolak ajakan makan malam dari wanita di depannya . Tak sekalipun pandangannya mengarah pada wanita seksi di depannya .


" Apa acara ini lebih penting dari proyek kita ??! "

__ADS_1


" Tentu saja , ini soal hidup dan mati saya !! "


" lni tentang istri anda ?? "


" Bukan urusan anda saya rasa !! " suara Gema sudah mulai meninggi .


" Hei calm down ... baik kita akan langsung pada intinya saja . Saya bawa sketsa cetak biru proyek itu , ada yang ingin saya tanyakan tentang ini "


" Seharusnya anda bisa langsung bertanya pada orang saya yang ada di lapangan jika ingin jelas ... " ujar Gema dengan nada datar .


" Tapi saya lebih suka mendengar penjelasan langsung dari anda . Bukankan anda leadernya !? "


Wanita itu membuka laptop dan menyerahkan itu pada Gema , dia menunjukkan hal hal yang masih tidak ia mengerti agar Gema menjelaskan padanya .


Untuk sesaat mereka disibukkan dengan pembicaraan tentang proyek yang sedang mereka garap . Sampai seorang waiter datang mengantar dua cangkir kopi ke meja mereka .


" Aku sengaja memesannya Tuan Gema , secangkir kopi tidak akan menghabiskan waktu anda ... " kata Rhea yang tahu arti tatapan mata Gema pada waiter yang sedang menyajikan kopi di mejanya .


" Silahkan di minum Tuan .... jangan bilang jika anda tidak menyukai kopi "

__ADS_1


" Dia memang tidak suka kopi ... dia lebih suka jasmine tea dingin dengan sedikit perasan jeruk lemon ... "


" Kau ... "


__ADS_2