
" Kau bisa berdiri ??!! "
Karena tidak segera mendapat jawaban akhirnya pria itu segera merengkuh dan mengangkat tubuh gadis yang masih duduk di atas aspal itu .
" Akkhhh ... turunkan aku !! "
" Dan kau akan seperti pengemis karena duduk seharian diatas aspal sana !! Kita ke rumah sakit ... kakimu sepertinya terkilir "
" Tidak mau !! Aku mau pulang saja !!! " jerit gadis itu ketika tahu Gema membawanya ke dalam mobilnya .
" Ada yang akan mengurus motormu , sekarang diam dan menurutlah karena jika tidak aku sendiri yang akan membungkam mulutmu agar kau diam "
" Coba saja !! Lagipula kedua tanganmu sedang menyetir " gerutu Lulu dengan menatap sinis pada pria arogan yang duduk fi sebelahnya .
" Kau menantangku Nona Lulu ?? Kau pikir hanya tanganku yang bisa membungkam mulutmu itu ? Seharusnya kau bersikap baik dan berterimakasih kepadaku , bukan berteriak teriak seperti orang gila "
Lulu langsung terdiam , dia alihkan pandangannya dari pria sempurna disampingnya karena semakin di lihat pria itu malah terlihat semakin tampan walau sikapnya begitu menyebalkan .
" Tapi aku tidak punya uang untuk pergi ke rumah sakit " akhirnya Lulu mengungkapkan hal yang sebenarnya malu untuk ia ungkapkan .
" Aku tahu ... " jawab Gema singkat .
__ADS_1
" Jadi jangan bawa aku ke sana , nanti di kosan aku bisa memanggil tukang urut . Biayanya jauh lebih murah .... " cicit Lulu dengan kepala menunduk .
" Aku tidak menyuruhmu untuk membayar tagihannya " ujar Gema yang menghentikan mobilnya karena sudah sampai di depan rumah sakit terdekat dari tempat kejadian tadi .
" Tapi aku tidak mau berhutang budi padamu , aku tidak mengenalmu "
" Jangan berpikir ini semua gratis , anggap saja kau berhutang padaku ! Aku Gema Aksa Adipraja ... kurasa cukup perkenalannya sekarang diam karena tubuhmu cukup berat " kata Gema yang kembali merengkuh tubuh Lulu dan di bawanya ke dalam untuk diperiksa dengan dokter .
" Adipraja ... tunggu dulu !! Maksudmu Adipraja yang itu !? " tanya Lulu yang tanpa sadar mengalungkan kedua tangannya di leher pria tampan itu .
" Yang mana ?? "
" Yang itu .... "
Jantungnya seperti berhenti berdetak ketika ia bisa merasakan nafas hangat beraroma mint itu menerpa wajahnya .
" Apa kau sedang kesakitan ? Kenapa wajahmu memerah begitu !? " tanya Gema sedikit panik karena wajah gadis yang di bopongnya terlihat merah padam .
Lulu pura pura tak mendengarnya , ia hanya mampu mengalihkan pandangannya ke arah lain agar pria itu tak menyadari bahwa ia sedang tersipu .
" MANA DOKTERNYA HAHHH !! Apa kalian tidak melihat dia sedang kesakitan !!? " teriak Gema ketika beberapa perawat datang menghampirinya .
__ADS_1
" Awssshhh .. kenapa kau malah mencubitku !! " desis Gema ketika tangan mungil itu mencubit lengannya .
" Jangan teriak teriak , kita ada di rumah sakit !! Bukan di hutan " gerutu Lulu yang tambah malu dengan kelakuan pria arogan itu .
Gema meletakkan tubuh Lulu di ranjang dan seorang dokter muda siap memeriksanya . Tapi lagi lagi mereka dikejutkan dengan kelakuan pria tampan yang tadi menggendong pasien .
" Brengsek !! Apa yang kau lakukan , aku peringatkan kau .... menjauh darinya !!! " desis Gema dengan mencengkeram erat kerah kemeja dokter pria yang baru saja akan menyentuh kaki gadis yang tergeletak lemah di atas ranjang .
" Tenang Tuan ... saya hanya ingin melihat lukanya " kata dokter itu dengan sangat sopan , sepertinya ia sudah berpengalaman menghadapi pria pria seperti Gema .
" Jika melihat berarti kau hanya menggunakan matamu !! Bukan tanganmu !!! "
" Tapi ... "
" Tidak aku ijinkan kau menyentuhnya !!! "
Lulu menutup seluruh wajahnya dengan bantal saking malunya . Baru kali ini dia melihat orang senorak pria yang mengaku bernama Gema Aksa itu . Bagaimana dokter bisa memeriksa kondisinya jika hanya di ijinkan untuk memandangnya .
" Kaki kanan Nona ini sedikit bengkak , saya takut ada patah tulang atau sendi yang bergeser . Dan saya harus menyentuhnya agar tahu dimana pusat masalahnya "
" Aku bunuh kau jika berani menyentuhnya !! "
__ADS_1
Jika ada yang ingin dilakukan oleh Lulu sekarang adalah menghilang dari ruang periksa itu sekarang juga . la tak menyangka selain arogan pria itu ternyata juga sangat menyebalkan .