
" Aku butuh uang , nanti malam aku akan hadir di pesta adalah satu temanku " ujar Cherry pada El yang sedang fokus pada layar laptopnya , sepertinya pria itu sedang memeriksa beberapa laporan dari perusahaannya .
" El aku butuh uang untuk beli baju dan perhiasan baru !!! " ujar Cherry lagi karena sepertinya El tidak mendengarnya .
El mematikan dan menutup layar laptopnya , ditatapnya tajam wanita yang baru saja masuk ke apartemennya itu .
" Apa kau bilang tadi ?? Uang ?? "
" Ya aku butuh uang untuk datang ke pesta salah satu temanku . Aku butuh bersosialisasi El "
" Aku sudah memberikan padamu kartu yang isinya cukup kau belanjakan selama sebulan , dan ini baru seminggu . Aku tidak bertanggung jawab atas dirimu , aku membantumu karena kita punya visi yang sama ... karena kau sudah melayaniku di ranjang !!! Jadi jangan buat seakan akan kau adalah tanggung jawabku !! "
" lni bagian dari rencanaku El , aku akan mendekati kaum sosialita agar mereka bisa membujuk suami mereka memutus kerjasama dengan Adipraja !! Bukannya kau ingin rencana kita cepat berhasil hahh !!?? " sahut Cherry tak mau kalah .
" Kau bodoh atau idi*t !!? Kau pikir Adipraja akan terpengaruh ketika teman teman recehmu itu memutus kerjasama ?? Bukan Adipraja yang tumbang ... tapi teman temanmu yang akan mati perlahan !! Dengar ini , tugasmu hanya mengacau keluarga itu !! Pecah belah mereka hingga mereka saling bermusuhan !! ltu yang akan membuat aku lebih mudah mengalahkan mereka . Dasar wanita tak punya otak !! Hanya uang yang ada di kepalamu itu "
__ADS_1
TINGGG .....
Sudut bibir Ellard terangkat ketika mendengar bunyi notif pesan dari ponselnya yang berada di atas meja .
" Pergi .... Jangan ganggu aku !! Jika kau ingin uang kau bisa jual dirimu seperti saat kau belum bertemu denganku , jangan kau pikir aku tidak tahu itu ... kau hanya j*lang yang aku kasihani !! " ujar El yang kemudian beranjak dari duduknya dan berjalan menuju ke arah tangga , pria itu ingin membuka pesan di kamarnya . Berhadapan dengan Cherry membuat moodnya buruk
" Apa katamu ?!!!!! "
Tanpa El sadar Cherry susah menyusulnya di tangga , wanita itu merebut ponsel yang sedang dilihat olehnya .
" Kau berselingkuh ??? Menjijikkan ... ternyata kau juga suka seorang pria " kata Cherry bergidik ketika melihat foto yang terkirim di pesan yang tadi sedang dilihat oleh Ellard . Sebuah foto kaki dan tangan pria yang mengenakan kutek berwarna merah darah .
Bukannya mengembalikan Cherry terbelalak ketika melihat foto profil dari gadis yang sedang di incar oleh El .
" Gadis ini .... "
__ADS_1
Cherry ingat betul jika gadis itu adalah gadis yang sama yang tempo dulu pernah mengancamnya dan membuatnya jatuh terkapar .
" Dia gadis gila !! Dia pernah mengancam aku dan Grandpa ku ... aku yakin dia adalah salah satu antek Adipraja "
PLAKKKKK ...
"' Tutup mulutmu j*lang !!! Kau pikir aku akan percaya dengan apa yang kau katakan !!?? Gadis itu bahkan menolakku mentah mentah dengan memilih pria yang jauh lebih tua darinya . Jika dia ingin menjeratku pasti dia akan langsung jatuh ke pelukanku waktu itu , tapi dia terlalu tangguh untuk aku taklukkan "
Cherry memegang pipinya yang panas akibat tamparan keras dari El , dua sudut matanya sudah berair . Selama bersama para pria hidung belang ia diperlakukan bak seorang ratu .
Para pria itu akan tunduk di bawah pesonanya , mereka bahkan tak mampu menolak semua permintaannya . ltu sebabnya ia masih bisa bertahan hidup walau Adipraja tidak lagi menyuport gaya hidupnya yang hedonis .
" Suatu saat kau akan menyesali ini , kau akan tahu jika setiap perkataanku adalah benar . Aku akan bisa mengacaukan mereka .... kita lihat saja !! Dan saat itu kau akan berterimakasih padaku El "
Ellard tampak tak begitu memperhatikan apa yang di bicarakan oleh Cherry , mata pria itu fokus pada layar ponselnya . Senyumnya mengembang ketika gadis incarannya kembali mengiriminya sebuah foto tangan dengan kutek warna merah menyala dengan caption ....
__ADS_1
The sexy red ... May soon be yours
" Pasti ... kau pasti akan segera menjadi milikku !!! Tapi kemana aku harus mencarimu little girl ... kau penuh misteri "