Water N Fire

Water N Fire
213


__ADS_3

Pagi ini Jero segera ke mansion untuk sarapan , ia hanya ingin sebuah penjelasan dari dua gadis kembar itu . Jero tahu ada sesuatu yang besar yang disembunyikan darinya .


Tapi hanya ada Via dan kedua orang tuanya yang ada di meja makan . Sampai sarapan selesai Lia tidak juga tampak . Sampai akhirnya hanya mereka berdua yang ada di ruangan itu .


" Apa aku bisa bicara denganmu Via ?! " tanya Jero yang melihat sepertinya Via pun ingin berbicara dengannya .


" Tentu saja , aku juga ingin bicara dengan Kak Jero ! Kita bicara di taman samping saja " jawab Via yang kemudian berjalan keluar menuju taman samping .


" Boleh aku bicara terlebih dahulu ?? Kemarin siang sebenarnya aku ingin bicara denganmu tapi sepertinya kau sedang sibuk ... " kata Via memulai pembicaraan antara mereka .


" Ada pekerjaan yang harus aku selesaikan , salah satu hal yang akan memantaskan diriku kelak untuk bersanding denganmu "


Via hanya tersenyum dan menghela nafasnya dalam dalam , dia tidak akan tenang sebelum mengatakan kebenaran yang tidak Jero ketahui selama ini .


" Aku ingin bicara , tapi aku mohon jangan sela aku sebelum aku selesai mengatakan semuanya . Kak Jero bisa berjanji untuk melakukan itu !? "


" Baik ... aku tidak akan menyelamu sebelum kau selesai "

__ADS_1


" Waktu itu Kak Jero pernah mengajakku kencan untuk pertama kalinya . Jujur aku sangat antusias karena baru pertama kali dalam hidupku kencan dengan seorang pria . Tapi aku tidak bisa keluar malam , maaf tapi aku sungguh sungguh tidak bisa keluar saat malam hari "


" Aku masih mendengarmu ... " ujar Jero ketika melihat Via seperti berat untuk menceritakan semuanya .


" Aku pengidap sideropobhia , sebuah fobia pada langit malam . Aku takut pada bintang , bulan dan segala sesuatu yang ada di langit malam . Aku mengidapnya sejak tujuh tahun yang lalu , waktu itu dengan mata kepalaku sendiri aku melihat bintang jatuh dan sejak saat itu aku takut berada di luar saat malam hari "


Via kembali menghela nafasnya , sekilas ia melihat wajah kecewa pria di sampingnya .


" Terpaksa aku minta Lia untuk menggantikan aku malam itu , dia sudah menolaknya tapi aku terus memaksanya . Aku hanya tidak ingin kau kecewa ... sungguh !! Selama ini aku terlalu rendah diri , aku pikir tidak ada yang menarik dariku . Sebagian besar pesan yang kau kirim Lia yang menjawabnya , aku bahkan sering sengaja menukar ponselku dengan ponselnya . Aku ingin kau terkesan padaku walau itu melalui diri Lia "


Jero diam dan memejamkan matanya , dia menyandarkan punggungnya di kursi agar bisa mengontrol emosinya .


" Teganya kalian lakukan ini padaku Via , kenapa kau harus menipuku ?? Ya Tuhan apa yang sudah aku lakukan padanya " geram Jero teringat dengan kata kata kasarnya pada Lia , dan gadis itu bahkan tidak menanggapi semua tuduhannya .


Pantas saja jika selama ini Olivia mempunyai dua sisi , ternyata Lia yang menanggapi semua pesannya . Jero tiba tiba menegakkan badannya , jadi malam itu gadis yang ia berikan ciuman pertamanya adalah Odelia !! Gadis yang sama yang ia beri janji agar tetap menunggunya dua tahun lagi agar ia bisa memantaskan dirinya .


Dan ia bahkan tak melihat ke arah Lia saat datang dari bandara kemarin . Padahal ia sendiri yang mengatakan akan mengenalinya walau ia menutup matanya . Dan gadis itu masih bisa menyapanya dengan senyum walau ia tak bisa membuktikan kata katanya .

__ADS_1


Jero memegang dadanya , ada rasa nyeri yang hebat ketika mengingat semua kebodohannya .


" Hai Via .... apa aku mengganggu waktu kalian ?? Selamat pagi Jero " sapa seorang pria yang semalam sempat membuat Jero cemburu karena kedekatannya dengan Lia .


" Hai Albert , kurasa kami sudah selesai . Albert adalah psikiater yang menangani fobiaku . Sudah sebulan ini aku konsultasi padanya " kata Via menjelaskan siapa sebenarnya Albert karena terlihat sorot tidak suka di mata Jero .


" Psikiater ?? "


" Kurasa bukan , aku hanya sahabat Via ... gadis cantik ini hanya sedikit ketakutan dengan keindahan langit malam . Dan aku yakin sebentar lagi dia bisa sembuh "


" Mana Odelia ?? Kenapa sejak sarapan aku tidak melihatnya ?? " tanya Jero pada Via .


" Semalam dia memintaku untuk menjemputnya , sepertinya dia menginap di sanggar bersama teman teman yang masih saja berbenah . Sanggar lukisnya sedang mengadakan pameran . Pagi tadi aku sempat mampir kesana , persiapan pameran sudah selesai tapi Lia belum mau pulang . Dia bilang ingin istirahat disana dulu " kata Albert yang semalam sempat terkejut ketika Lia kembali memintanya untuk mengantar ke sanggar padahal sudah larut malam .


" Sekarang bisa kau berikan aku alamat sanggarnya ? "


" Tapi dia bilang .... "

__ADS_1


" Berikan aku alamat sanggarnya sekarang !!!! Apa itu permintaan yang sulit hahh !!!! "


__ADS_2