Water N Fire

Water N Fire
202


__ADS_3

Hari ini adalah hari pertama Via konsultasi dengan Albert setelah sekian lama tidak lagi datang ke psikiater . Saat ini Lia sedang ada di kamar Olivia .


" Nyantai aja , pamannya Elda baik kok Kak ! Jelek banget sih mukanya kaya mau disidang , senyum dong !! " kata Lia menyemangati kakaknya yang masih terlihat gugup .


" Lama nggak jawab pertanyaan pertanyaan dari dokter Li .. ya pasti guguplah " kilah Via .


Dulu ia tak mau melanjutkan pengobatannya karena pertanyaan pertanyaan yang dia terima terlalu menyudutkannya . Dokter yang menanganinya terlalu mengorek penyebab dia ketakutan dengan malam dan apapun yang berhubungan dengan itu , hal itu menjadikannya seperti seorang pesakitan . Dan Via tidak suka jika fobianya di anggap seperti sebuah penyakit mematikan untuknya .


" Sayang , di depan ada Dokter Albert .... " kata Anna yang masuk ke kamar putrinya , dia tahu jika mulai hari ini putrinya kembali berkonsultasi untuk menyembuhkan fobianya .


" Dia bilang dia adalah adik dari Mommynya Elda , dia juga bilang bahwa dia mengenalmu Lia "


" Kami bertemu dua hari yang lalu , Lia yang menjemputnya di bandara saat dia datang kesini Mom " ujar Lia menanggapi Mommynya .


" Ya sudah sekarang kalian temui dia , Dokter Albert sudah ada di ruang tamu "

__ADS_1


" Yuk Kak , kita temui dia sama sama . Kak Via kenalan dulu biar groginya hilang " ujar Lia sambil menarik tangan Via agar keluar kamar .


Sampai di ruang tamu Via menarik pelan tangan adiknya , matanya memicing ketika melihat pria muda sudah duduk di sofa ruang tamu .


" Li mana dokternya ... " bisik Via agar pria itu tak mendengarnya .


" Nah itu udah lagi duduk " tunjuk Lia pada pria yang sedang menoleh ke arah mereka , pria itu kemudian berdiri dan tersenyum ramah .


Lia menarik tangan Via agar mendekat pada Albert , dia tahu pikiran saudaranya sama persis dengannya ketika belum bertemu sosok Albert . Via pasti berpikir Albert adalah pria tua dengan setelan formal dan mengenakan kaca mata tebalnya .


" Selamat pagi , ini benar benar sangat menakjubkan ... kalian sama . Baru kali ini aku melihat kembar identik yang sangat cantik seperti kalian "


" Lebay !! Semua orang tahu jika kembar identik itu sama persis ... " cicit Lia yang membuat Albert tersenyum , gadis itu selalu bisa mencairkan suasana dengan sinismenya .


" Hai Via , aku sudah mendengar semua tentang dirimu dari saudaramu . Bagiku sangat wajar karena sebenarnya setiap.orang punya ketakutannya masing masing . Seperti aku yang tidak suka dengan kaca , melihat bayanganku sendiri di kaca seperti menyuguhkan semua kebodohan kebodohan yang sudah aku perbuat "

__ADS_1


" Jadi Dokter Albert tidak suka berkaca ??! " tanya Via merasa pria di depannya enak untuk di ajak mengobrol .


" Aku cukup narsis jadi tidak mungkin aku tidak berkaca . Ketakutan adalah suatu stigma yang di bentuk oleh otak kita sendiri , jadi jalan satu satunya adalah menghadapinya . Aku berpikir aku lebih tampan jika ada di depan kaca sendirian karena di luar sana sudah terlalu banyak pria tampan merajalela "


Via tertawa , dia merasa lucu dengan penjelasan yang ia dengar dari dokter muda itu . Lia dan Albert saling memandang , mereka lega dengan respon yang di berikan oleh Olivia .


Padahal tanpa disadari oleh Via dia sudah ada dalam sesi konsultasinya . Yang pertama di lakukan Albert adalah menceritakan tentang dirinya sendiri agar Via lebih merasa lebih dekat dengannya . Karena dengan begitu gadis itu akan lebih terbuka padanya .


" Kak Via tidak apa apa jika aku tinggal ?? Aku buat minum dulu , kasihan jika sampai Albert kehausan disini . Elda bisa ngamuk !! " kata Lia yang ingin Albert dan Via lebih leluasa untuk bicara .


" Tidak apa apa " jawab Via .


" Aku kopi panas tanpa gula ... "


" Ckk mana enak kopi tanpa gula !! "

__ADS_1


" Sudah manis hanya dengan melihatmu , kurasa jika terlalu lama dekat denganmu aku bisa diabetes !! "


Sekali lagi Via terbahak mendengar rayuan dari dokter muda di depannya , sedang Lia pergi dengan sumpah serapahnya . Walau Lia tahu jika Albert berbuat itu agar Via merasa nyaman berteman dengannya . Sesi kali ini di manfaatkan Albert untuk bisa lebih dekat dengan kakaknya .


__ADS_2