
" Mas ... Lulu perhatikan kok pulang dari rumah sakit jadi anteng gini sih ?? Ada yang mengganggu pikiran Mas Langit !? "
" Udah dua kali gini di bilang diem , mau nambah sayang ?? "
Lulu mencubit perut liat suaminya , dan bukannya kesakitan Langit malah terbahak kemudian mengecup sekilas wajah cantik yang malu malu di depannya . Pria itu memang sudah menahan rasa rindunya akhir akhir ini dan dia mencurahkan semua rasa yang di pendiamnya saat ini .
" Sayang maaf ya !!? "
" Karena aku sudah mengeluarkan kata kata emmptthh .. "
Lulu membekap mulut sang suami dengan menggunakan satu tangannya .
" Kan sudah aku bilang Mas , jangan di bahas lagi . Aku sudah memaafkanmu . Kita jadikan semua jadi pelajaran !! "
Langit meraih tangan sang istri dan mengecupnya bertubi tubi , dia sangat suka melihat wajah malu malu istrinya .
" Tadi di rumah sakit aku melihatnya sayang "
" Siapa ?! "
" Kakakku , selain Kak Gema sebenarnya kami juga punya kakak perempuan namanya Kak Cherry . Dia sangat menyayangi kami adik adiknya terutama aku . Saat aku bertengkar dengan Papa dia yang selalu mendukungku . Bahkan dia yang membiayai hidupku ketika Papa dan Mama memblokir semua kartu yang aku punya . Aku memang senakal itu sayang ... " ujar Langit yang melihat wajah tak percaya Lulu .
" Memang nakal seperti apa hingga Mama sama Papa semurka itu ?? "
__ADS_1
" Aku tidak mau kuliah , aku lebih tertarik pada dunia balap liar daripada dunia bisnis . Hingga suatu hari aku melakukan kesalahan yang terlampau besar .... aku menjadi seorang pembunuh "
Lulu mendekap tubuh Langit ketika merasakan suara suaminya bergetar ketika mengucapkan kata terakhirnya .
" Hei ... kau tidak takut padaku ?? Aku bilang aku adalah seorang pembunuh "
" Kau suamiku , aku mencintaimu ! Tidak ada yang perlu aku takutkan " sahut Lulu sambil mengeratkan pelukannya pada suaminya .
" Hingga suatu hari Kak Cherry bunuh diri dengan menjatuhkan dirinya ke jurang bersama mobilnya . Aku kecewa pada diriku sendiri ... aku marah sekaligus menyesal karena menjadi pemicu dia mengakhiri hidupnya "
" Bukan salahmu Mas ... dia sendiri yang memutuskan tentang hidupnya "
" Sampai Papa menceritakan segalanya siang tadi . Tentang semua yang tidak aku tahu " kata Langit dengan menghembuskan nafasnya berkali kali seolah masih ada beban di hati yang sampai saat ini belum bisa ia buang .
" Kenapa tadi Mas tidak menemuinya jika dia memang masih hidup ?? Setidaknya kalian bisa bicara ... "
" Aku mencintaimu Mas .... "
Langit menggeram pelan ketika Lulu mencium dagunya sekilas , sesuatu yang sudah tenang kembali bergejolak .
" Sayang .... "
" Mas Langit mau ngapain ??!!! " panik Lulu yang merasakan tangan suaminya mulai menyelusup di bawah sana .
__ADS_1
" Sekali lagi sayang , masih kangen banget ... "
" Maasss !!! "
*
Gema melesatkan mobilnya setelah tiba kembali di lbukota , sekarang tujuannya adalah tempat di mana gadisnya berada yaitu villa Adipraja yang ada di Bandung . Dia tak ingin secepatnya tiba disana sebelum gadis nakalnya kembali hilang .
BRRAKKKK ...
Beberapa penjaga yang ada di villa menunduk hormat padanya , mereka semua tahu jika putra sulung itu datang bukan dengan hati yang baik baik saja .
" Apa ayah dan Uncle Hiro masih ada disini !? Apa ada gadis yang sedang bersama mereka !? "
" Maaf Tuan ?? "
" Maksudku apa gadis yang datang bersama mereka juga masih ada disini !? "
" Masih Tuan, mereka sedang beristirahat . Nona Vania ada di kamar lantai paling atas , sedang Tuan Adam dan Hiro ada di lantai bawah . Kami bisa menyiapkan kamar untuk Tuan karena semalam tidak ada konfirmasi apapun tentang kedatangan Tuan Gema , maaf "
" Tidak apa apa , aku tidur di sofa dulu saja . Lagipula sebentar lagi sudah pagi "
" Baik Tuan "
__ADS_1
Gema perlahan memasuki villa yang terlihat gelap karena penghuninya semua sudah terlelap . Tapi langkahnya terhenti ketika melewati dapur , sebuah bayangan dengan mengenakan jubah putih terlihat ada di depan lemari pendingin .
" Sayang ???! "