
Paginya sebelum melesatkan mobilnya ke kantor Gema terlebih dulu mengantar sang adik yang ingin berkunjung ke mansion Adipraja . Di mansion itu Ava sudah mempunyai kamar sendiri karena memang sudah dianggap menjadi anak bungsu dari pasangan Bumi dan Aira .
" Aunty !!! " pekik Ava yang melihat Aira sedang menyiram bunga bunganya di taman samping mansion .
" Hei Queen kapan datang !? " Aira langsung meletakkan alat penyiram ya dan menyambut pelukan dari gadis yang sudah ia anggap sebagai putri kandungnya itu .
" Aunty .... Gema titip anak nakal ini dulu " ujar Gema dengan meraih satu tangan wanita yang masih sangat cantik di umurnya untuk di bawa ke keningnya .
" Kau tenang saja aunty akan menjaganya dengan sangat baik " jawab Aira sambil tertawa kecil melihat gadis bernama Queen Ava Adipraja itu sedang memandang sekeliling , Aira tahu benar siapa yang dicari oleh gadis itu .
Setelah mengantar adiknya Gema segera berangkat ke kantor . Kali ini dia tidak membawa supir karena ingin mampir ke sebuah tempat terlebih dahulu .
Pagi ini dia ingin pergi ke sebuah yayasan panti asuhan yang memang di biayai penuh oleh perusahaannya . Sejak kecil ia sudah di ajarkan untuk berbagi oleh ibunya .
Yayasan yang dihuni anak anak kurang beruntung itu dia dirikan karena ia mengingat masa kecilnya . Dimana ia hanya mendapat kasih sayang dari ibunya tanpa figur seorang ayah .
Walaupun pada akhirnya perjalanan hidup mengantar mereka pada pria sempurna yang bisa menerima mereka berdua menjadi bagian dari hidupnya .
__ADS_1
Setelah beberapa saat ada di yayasan untuk sekedar menanyakan anak anak asuhnya Gema kembali melesatkan mobilnya menuju ke perusahaan . Tapi perjalannya kali ini sedikit terhambat karena sepertinya ada kecelakaan di ujung jalan .
Samar dia mendengar dan melihat seorang pria sedang berteriak marah , dan ia juga melihat seorang gadis duduk di atas jalan aspal . Tampaknya gadis itu terjatuh dari motornya .
" Apa matamu buta hahhh !! Apa kau tidak bisa melihat mobil sebesar ini !?? "
Gadis itu tidak menanggapi karena merasakan sakit di kakinya . Kaki kanannya terasa sangat sakit sekali jika sedikit saja di gerakkan . Dia tahu mungkin kaki kanannya sedang terkilir , kaki.kirinya pun terlihat terus saja meneteskan darah karena sempat terseret beberapa meter di aspal oleh mobil itu .
" Kau harus ganti rugi karena sudah membuat cacat mobilku !!! Catnya tergores karena kecerobohan yang kau buat ... Kau tahu harga mobil ini kan ?? Seumur hidup bekerja pun kau tak akan pernah mungkin mendapatkannya "
Untung jalan sudah tidak terlalu ramai karena jam untuk berangkat kerja sudah lewat . Orang orang terlihat meminggirkan motor yang jatuh melintang , tapi ketika ingin menolong gadis yang masih diam.di atas aspal pria penabraknya malah berteriak sangat keras .
" Semua kan bisa di bicarakan dengan baik Mas ... kasihan Embaknya terlihat kesakitan begitu " ujar salah satu orang penolong merasa bersimpati pada gadis yang masih meringis kesakitan itu .
" Persetan !! Jangan macam macam kalian , aku peringatkan karena aku adalah anak salah satu orang terkaya . Aku punya kuasa di sini !! "
BUGGHHH ....
__ADS_1
" Akkhhhhhhh ... "
Terlihat Gema berdiri dengan tangan masih terkepal setelah memukul telak rahang pria itu hingga terhuyung beberapa langkah ke belakang .
" B*jingan !! Siapa kau !!?? " ujar pria sombong itu sambil meraba rahangnya yang terasa sangat sakit .
" Aku hanya pengguna jalan yang tidak suka mendengar b*debah sepertimu meracau di jalan " jawab Gema dengan mata tak lepas dari gadis yang sedang meringis kesakitan di depannya .
" Dia sudah merusak mobil kesayanganku !! Aku hanya minta ganti rugi wajarkan ?? "
" Rusak !? Sepertinya otakmu yang mungkin sudah rusak " Gema melihat mobil itu masih utuh , hanya terlihat ada sedikit goresan di bagian depan .
" lni mobil mahal !! "
" Berapa ganti rugi yang kau minta ?? "
" Hanya seratus juta !! " jawab pria itu dengan pandangan meremehkan .
__ADS_1
" Baik , aku yang akan bayar . Kau bisa ambil uangmu ke gedung Perkasa Corp nanti karena aku bekerja di sana . Aku sendiri yang akan memastikan kau mendapat seratus jutamu !! Tapi sebelumnya .... "
PRAANNGG .... DUAAKKGGHH ...