Water N Fire

Water N Fire
164


__ADS_3

" Sini sayang , Mama bikinin susu nih !! Kata temen Mama ini bagus diminum saat program kehamilan " ucap Aira pada Lulu yang baru saja datang ke dapur untuk membantunya .


" Tapi Lulu kan masih minum vitamin dari dokter Mah , memang enggak apa apa kalau minum susu itu "


Beberapa hari yang lalu atas saran ibu mertuanya Lulu dan suaminya pergi ke dokter untuk konsultasi program kehamilan .


" Ya enggak apa apa , tuh Mama udah bikin oseng toge buat kalian berdua . Mama juga udah bikin bumbu pecel buat bikin pecel toge untuk kalian makan siang nanti "


" Lahhh masa toge semua dari kemarin sih Mah !! " celetuk Langit yang baru tiba . Bagaimana ia tidak mengeluh jika dari kemarin sang Mama membuat menu makanan yang bahan utamanya adalah toge .


Pria muda itu langsung memeluk Lulu dari belakang dan mencium lembut pipi istrinya .


" Mas ihhhh malu !! " cicit Lulu pelan dengan wajah sudah memerah .


" Udah halal ngapain malu ...ya kan Mah ??! "


" Terserah !! Lepasin dulu ngapa sih ...istrimu mau minum susunya dulu . Kalau kamu nemplok terus kaya gitu dia bakal susah minumnya " sungut Aira , ternyata putranya sama persis dengan suaminya yang tidak pernah mau lepas darinya saat di rumah .

__ADS_1


" Mamahhhhhh .... "


" JANGAN LARIII ....." pekik Aira , Lulu dan Langit hampir bersamaan melihat Ava berlari kecil saat keluar dari pintu kamarnya yang sudah pindah ke lantai bawah .


Ava seketika berhenti dengan mengerucutkan bibirnya .


" Pada galak galak banget sih , kan belum gede perutnya . Kayang aja masih bisa " gerutu ibu hamil itu yang malah membuat ketiga orang di depannya tertawa .


" Elo nggak lari aja kita juga nggak bakal kemana mana , untung aja kamar kalian udah pindah ke bawah ! Kalau enggak bakal senewen kita teriak teriak tiap hari liat elo lari lari dari atas " gerutu Langit .


" Makasih Mah " kata Ava yang langsung meminum susu pemberian ibu mertuanya .


" Abang mana !? " tanya Langit .


" Udah pergi pagi pagi banget sama Uncle Dewa , katanya mau matengin plan di proyek Borneo "


" Oooo yang itu , katanya sih Abang sendiri yang bakal ke sana saat pembangunan pertama . Satu dua bulan dia bakal tinggal di sana " kata Langit yang langsung mendapat tatapan tajam dari Aira .

__ADS_1


" Abang mau ke Kalimantan ?? Kok nggak bilang ke Ava !!? "


" Baru rencana sayang .... belum tahu juga mau Abang atau Uncle Dewa yang kesana " ujar Aira mencoba menenangkan menantunya yang sudah berair kedua sudut matanya . Mood ibu hamil itu memang masih sering naik turun .


" Hei jangan nangis dong , kan belum tentu bener kabarnya . Sebaiknya pastikan dulu , tanya sama Abang baik baik ! Kasihan dedenya kalau ibunya sedih sedih gitu . Kata orang nih ya janin bisa merasakan kebahagiaan ataupun kesedihan ibunya " ujar Lulu mencoba membantu agar Ava lebih tenang .


" Awwwwsshh ... ikan buntal !! Ngapain elo cubit gue !! " pekik Langit saat Ava mencubit lengannya sangat keras .


" ltu roti coklat gue ngapain ada di piring elo !!? Kembalikan ... elo makan toge buatan Mamah " pekik Ava menggeser piring Langit yang berisi sandwich coklat buatan Aira .


" Ckk ... apaan sih !! " gerutu Langit dengan menggaruk tengkuknya karena tertangkap basah ingin memakan sarapan ibu hamil itu .


" Jadi kamu tadi bukan nangisin Abang ??!! Kami nangis karena roti kamu di ambil Mas Langit !? " tanya Lulu sambil tertawa .


" Kalau Abang pergi ke Kalimantan kan Ava bisa ikut Kak ... "


" TIDAAKKK ... " sahut ketiga orang itu bersama sama .

__ADS_1


__ADS_2