Water N Fire

Water N Fire
11


__ADS_3

" Gue bilang juga apa , bukan gadis biasa dia sih ... nyatanya elo tarik dia buat kesini lagi enggak mau kan ?? " ujar Dika yang kebetulan ada di ruangan Gema , tadi sang CEO ingin melihat hasil penasaran dalam minggu ini .


" Dia lagi sakit , ditabrak mobil kemarin ... "


" APA !!! "


Gema menatap malas Dika yang bereaksi berlebihan itu .


" Apanya yang luka ?? Bagaimana sekarang kondisinya !? "


" Kau pikir aku baby sitternya !? Yang tahu kondisinya kapanpun dan di manapun ... " kilah Gema yang sengaja tidak menceritakan bahwa kemarin dialah ysng membawa gadis itu ke rumah sakit .


" Yaelah Bos ... kasihan anak orang , mana cantik banget lagi "


" Kambing di bedakin juga pasti elo bilang cantik "


" Adek elo siang nanti makan sama siapa !? "


Gema menghentikan pekerjaannya , dia meletakkan pulpen dan mematikan laptop yang ada di depannya .


" Berapa kali harus gue bilang , elo memang sahabat gue tapi bukan berarti elo gue ijinin jalan sama Ava ... "


" Lah yang mau ngajak jalan dia siapa ?? Gue tahu adek elo masih cinta mati sama Abangnya . Lagian ngeri ... gangster dia ! Kesenggol dikit bacok . Nggak beda jauh sama Lang ... "


" B*cot elo bisa diem ??! "

__ADS_1


Gema sudah menyela sebelum Dika menyelesaikan kata katanya . Seluruh keluarga sudah sepakat untuk tidak lagi mengangkat topik tentang masa kelam Langit .


" Gue denger dari Radit elo pending meeting nanti siang dengan Angkasa "


" Hemmmm ... gue ada kepentingan mendadak "


" Lulu ?? "


" Elo mau keluar sendiri atau gue suruh Radit seret elo keluar dari kantor gue !! Dari tadi berisik kerjaan elo !! "


Siangnya Gema melesatkan mobilnya ke sebuah rumah kos yang letaknya ada di pinggir jalan perkampungan . Walau jauh dari kata mewah tapi kelihatannya lingkungan sekitar sangat baik dan mendukung .


Sebuah masjid dan pesantren terletak tepat di depan rumah kos itu . Orang orang yang lewat juga dengan ramah menyapanya .


" Walaikumsalam , benar ! Tapi sepertinya tamu laki laki dilarang berkunjung jika bukan saudara atau kerabat . Anda punya saudara yang kos di tempat itu ?! "


" Ya begitu ... " jawab Gema serba salah menjawabnya , jika menjawab bukan ia khawatir orang itu melarang dia bertamu disana .


Pemuda itu tersenyum ramah , tampaknya ia paham dengan situasinya .


" Saya kenal dengan lbu Kus pemilik kos , jika berkenan mari saya antar kesana "


" Terimakasih Mas ... "


Gema mengikuti langkah pemuda itu hingga seorang wanita parubaya keluar dari rumah kos itu .

__ADS_1


" Assalamualaikum Bu Kus , tadi di depan saya ketemu sama Mas ini katanya ingin bertemu dengan salah satu anak disini " sapa pemuda itu kepada wanita berhijab yang ada di depannya .


" Oooo .. mari masuk , Mas saudaranya siapa ya !? "


" Saya Gema Aksa , saya ingin bertemu dengan Lulu . Saya ingin melihat keadaannya , kemarin dia memaksa minta diturunkan di jalan depan kampung , saya khawatir dengan kakinya ... "


" Oooo jadi Nsk Gema yang nolongin Lulu ya , terimakasih lhohh sudah mau nolongin anak ibuk . Semua penghuni kos disini sudah ibu anggap sebagai putri ibuk sendiri . Mari duduk Nak . Sebentar saya panggilkan Lulu dulu , dari kemarin dia tiduran di kamarnya . Mas Tito disini saja dulu ya menemani mereka soalnya saya mau kedepan sebentar ketemu pak ustadz "


" Nggih Bu ... "


Gema salut dengan lingkungan yang dihuni oleh Lulu , sangat terlihat jika mereka saling menjaga dengan cara yang sangat halus dan sopan .


" Lha memang Mbak Lulu tabrakan sama siapa sih Mas kok kemarin sampai pincang pincang begitu jalannya " pemuda yang bernama Tito tadi ternyata masih menemaninya .


" Diserempet sama mobil , motornya saya bawa ke bengkel karena mengalami kerusakan yang lumayan parah "


" Ya Allah kasihan Mba Lulu . Kemarin udah semangat banget katanya dapat pekerjaan baru eehhh malah kaya gini "


Gema sedikit mengernyitkan keningnya , sepertinya pemuda disampingnya lumayan akrab dengan gadis itu .


" Jangan buruk sangka Mas , Mbak Lulu memang akrab dengan siapa saja !! Dia sering jadi guru pengganti jika ada salah satu guru mengaji yang absen mengajar saat sore hari "


Tapi keduanya bersamaan menoleh ketika terdengar suara wanita yang sedikit ketus di telinga mereka .


" Mau ngapain lagi kamu kesini !!!!?? "

__ADS_1


__ADS_2