
Gema melihat makanan yang tersaji di meja , masakan simpel yang dia suka . Sop ayam , tempe dan tahu goreng . Cah kangkung dan sambel terasi . Semua adalah makanan rumahan yang sering Diva masakkan untuknya .
Padahal restoran tempat mereka bertemu kali ini adalah restoran masakan timur yang kebanyakan dengan menu daging dombanya . Sangat tidak mungkin jika masakan rumahan kesukaannya ini menjadi salah satu menu di restoran itu .
" Cinta bisa melakukan segalanya ... itu yang kau ajarkan padaku . Aku beruntung kau menolak gadis bodoh itu hingga aku masih berkesempatan untuk mengejarmu "
" Dia tidak bodoh !! " tukas Gema tidak suka jika Vania menyebut Lulu dengan panggilan gadis bodoh .
" Ok .... jika begitu aku akan menyebutnya gadis pintar sesuai keinginanmu . Dia terlalu pintar hingga bisa memilih pria lemah yang sayangnya terus terusan kalian lindungi !! "
" Jaga bicaramu , kau bahkan tidak tahu bagaimana keluarga kami !!! "
" Kalian berpikir dengan terus melindunginya maka dia akan baik baik saja , dan sayang nya kalian SALAHHH !! Langit akan menjadi pria lemah jika kalian tidak pernah membiarkannya jatuh !! Egonya akan selalu menutupi mata hatinya hingga ia tidak pernah peka pada orang lain . Dia merasa menjadi orang yang paling tersakiti tanpa menyadari bahwa dialah sumber penyakit itu . Wanita ular itu bisa memanfaatkannya untuk membuat keluargamu kacau . Kalian memelihara ular betina beracun , dan ketika mengetahuinya kalian hanya diam saja hanya karena dia sudah menjadi bagian keluarga kalian "
DEGGHHH ....
Gadis belia itu tahu rahasia besar yang di jaga ke empat ayahnya , bahkan ke empat ibunya pun belum mengetahui tentang hal itu . Firasatnya semakin kuat , jika gadis belia itu bukan gadis sembarangan .
" Aku tidak mengerti apa yang sedang kau bicarakan ... " kilahnya , Gema tidak mau membicarakan hal yang sudah ditutup rapat oleh ke empat ayahnya .
" Tanpa kalian sadar wanita gila itu akan menjadi bom waktu di klan Adipraja , suatu saat orang orang yang kalian jaga akan berbalik membenci kalian !! Karena mereka merasa di bohongi dan tidak dihargai "
Vania mengambil piring dan menyendok nasi beserta lauknya kemudian ia letakkan di depan pria yang mulai tersulut emosinya itu .
__ADS_1
" Makan dulu , setelah itu baru kita lanjutkan pertengkaran kita !! "
Gema hanya mendengus ketika mendengarnya , tapi gadis itu benar ia memang sangat lapar saat ini . Gema mengambil sendok dan mulai menyantap makanan di depannya dengan sangat lahap .
Vania menambah nasi , kuah sayur dan tahu tempe goreng ketika melihat piring Gema sudah mulai kosong .
" Banyak makanan enak di dunia ini kenapa kau masih menyukai makanan kampung itu ?? "
" Lidah bisa menyukai apapun yang masuk ke dalamnya , tapi hati tak akan mudah berpaling !! " jawab Gema sambil menyelesaikan suapan terakhirnya .
" Jika kau di minta untuk memilih , mana yang kau pilih ??? Aku ... atau wanita bernama Lulu itu "
Gema menenggak air putih agar dadanya lega , mendengar nama itu disebut kembali membuat dadanya sesak .
" That's the point !! Dia sudah bersuami ... dan kau tahu apa artinya itu , sekarang dia sudah menjadi tanggung jawab suaminya . Hidupnya bukanlah urusanmu lagi !! Jadi mau tidak mau pilihanmu tinggal aku ... "
" Aku tidak akan memilih gadis kecil sepertimu .... " sangkal Gema .
" Ya ... ya ... ya aku gadis kecil yang mengejar pria tua !! Sepertinya cukup menarik jika itu di jadikan judul sebuah novel , Gadis Muda Yang Mengejar Pria Tuanya "
" Aku belum setua itu Nona !! "
" Kau memang sudah tua Om !! Tidak mungkin judulnya dibalik karena kau tidak akan kuat jika mengejar aku "
__ADS_1
" Kau ingin bukti ??!! "
" Tidak ada yang perlu dibuktikan .... "
" Kalau begitu kau akan melihatnya , seberapa kuat aku akan mengejarmu "
Gema merutuki diri sendiri ketika gadis itu tertawa penuh kemenangan . Sepertinya gadis itu sudah berhasil memperdayai dirinya . Gadis itu berhasil membuatnya seolah oleh dirinyalah yang akan mengejarnya .
" Gadis licik ... "
" Setidaknya aku tidak bodoh .... "
Makan malam itu memang dipenuhi adu argumen , tapi anehnya Gema tidak bisa membenci gadis yang selalu menentang perkataannya itu .
" Aku antar pulang ... "
" Aku memang akan pulang bersamamu karena Daddy dan Mommy malam ini akan pulang ke Rusia . Kak Venna tadi sudah pergi ke mess rumah sakit tempatnya bekerja "
" Maksudmu ?? " tanya Gema belum mengerti dengan maksud gadis di sampingnya .
" Tadi aku bilang pada Daddy jika kau yang akan menampungku selama aku liburan disini !! Daddy juga sudah telpon Uncle Adam , dan dia mengijinkan selama kau tidak keberatan . Kau tidak keberatan kan ??? Kau tidak bisa menelantarkan gadis kecil seperti aku sendirian di negara asing seperti ini . Koperku sudah ada di lobby apartemenmu "
" Ckk ... terserah !! "
__ADS_1
Vania tersenyum ketika pria itu tak bisa menolaknya , walaupun terlihat sangat galak tapi hati pria itu sangat lembut . Gema tidak akan membiarkannya hidup sendiri di negeri yang belum ia kenal .