Water N Fire

Water N Fire
5


__ADS_3

" Udah pada pesen minum ?? "


Gema yang baru saja datang langsung disambut hangat oleh teman temannya yang memang sudah lama tidak bertemu . Walaupun sangat tertutup tapi Gema dikenal sebagai pribadi yang suka membantu teman temannya yang sedang berada dalam kesulitan .


" Malah udah pesen makan sekalian , kirain enggak dateng "


" Elo sendiri yang bilang gue harus nyari bini kan ?! "


Dika dan beberapa temannya tertawa ketika mendengar seorang Gema Aksa menyatakan ingin mencari pasangan karena selama ini wanita adalah hal yang paling dihindari olehnya .


" Kaya ngimpi denger elo mau cari bini , nih gue pernah kencan buta lewat sebuah aplikasi dan elo tau yang gue dapet ??? " celetuk teman yang berada tepat disamping Gema .


" Cewek cakep ?? " tanya Dika .


" Cakep sih ... tapi bikin kere !! Masa baru sekali bertemu dia minta kencan nyewa hotel bintang tujuh . Mana makannya minta di resto mahal .... "


" Itu sih elonya aja yang jiwa kere !! Di mana mana cewek cakep ya minta yang serba mahal ... kecuali yang itu " kata Dika sambil melirik pada seorang waitress yang menghampiri meja mereka untuk mengantar pesanan .


Ada raut sedikit terkejut di wajah Lulu ketika melihat orang yang sudah memecatnya sudah duduk diantara para pemuda yang ada di meja yang sedang dilayaninya .


Gema pun sepertinya juga tak beda jauh darinya , pria itu juga mengerutkan dahinya ketika melihat wanita yang sudah dipecatnya sedang mendekat ke arahnya .

__ADS_1


Tapi wanita muda itu tetap berusaha bersikap tenang walau sebenarnya ia ingin sekali mencakar cakar wajah datar yang bersikap semena mena kepadanya itu .


" Ada lagi yang akan dipesan ?? Jika tidak maka saya akan undur diri "


Gema menggelengkan kepalanya ketika Dika akan memesan minuman untuknya . Dia tahu gadis itu pasti masih sakit hati padanya atas peristiwa pagi tadi .


" Biarkan .. gue bisa memesannya sendiri nanti . Elo sudah tarik dia lagi kan ?? Bukannya siang tadi elo berkeras mempertahankan dia !? "


" Cihh ... gue mahh apa ?? Kepala pemasaran kayak gue mana punya kekuatan untuk melawan elo ?? Bisa bisa dihukum penggal gue , ogahh ... Lagian mending liat dia kerja disini . Seksi dia " ucap Dika dengan senyum lebar .


Dan kata kata itu langsung mendapat hadiah lemparan kentang goreng dari teman teman yang sedang memandang malas kearahnya .


" Dasar mesum akut !! Gadis baik baik dia , jangan samain sama gebetan elo yang lain !! "


Gema mengambil ponsel yang ada di sakunya karena berdering terus menerus . Dia mengangkat panggilan itu ketika tahu siapa yang menelponnya .


" Ya ??! "


" ...... "


" Ya sudah kamu tunggu disitu , Kakak kesana !! "

__ADS_1


Gema menutup ponselnya dan menyambar minuman yang ada di depan sahabatnya , kebetulan minuman itu belum diminum oleh Dika .


" Ckk .... kebiasaan !! Elo mau kemana !? "


" Jemput Ava di bandara "


" Maksud elo little princess gue datang !? Gue ikut jemput !! "


Dika memang lumayan akrab dengan putri satu satunya dari seorang Adam Adipraja itu . Ava adalah gadis yang bisa mencerahkan hari siapapun , wajahnya yang cantik dan sifatnya yang periang membuat siapa saja senang berada di dekatnya .


" Nggak usah !! Elo disini saja ... ribet bawaannya kalau sama elo "


" Ckk ... gue kan juga abangnya !! "


" Di hidupnya hanya ada satu orang yang dia panggil Abang , dan elo tahu benar siapa dia " sahut Gema sambil melangkah pergi dari tempat itu , meninggalkan Dika yang masih saja menggerutu kesal .


Di area parkir tak sengaja dia melihat dan mendengar gadis yang tadi melayaninya sedang menelpon seseorang . Gadis itu duduk sambil sesekali menghapus air matanya . Sangat terlihat jika wanita itu sedang menyembunyikan kesedihannya dari orang yang sedang ditelponnya .


" Tenang saja Bu , Lulu baik baik saja kok ! Malah tadi Lulu dapat pekerjaan baru yang lebih gede gajinya . Bulan besok Lulu akan melunasi uang SPP Ali dan Gibran . lnsyaallah tunggakan cicilan bank juga Lulu lunasin semua . Pokoknya jaga kesehatan lbu dan Bapak .... "


Gema termangu , gadis itu ternyata adalah tulang punggung keluarganya . Dulu saat ayah kandungnya menyia nyiakan dia dan ibunya dia harus melihat sang ibu berjuang keras sendirian untuk menghidupinya .

__ADS_1


Ada sedikit rasa bersalah karena sudah mengambil keputusan yang mungkin merugikan gadis itu . Tapi sebagai pemimpin perusahaan kadang ia memang harus mengambil sikap sesuai logika ... bukan dengan hati !


__ADS_2