
Hari berganti hari, minggu berganti minggu, kini Aira sudah mulai kuliah, dan kembali ke aktifitas seperti biasanya,
Semenjak kehadiran Aira di rumah Brian, keluarga Aleta lebih banyak menghabiskan hari di rumah Brian, sang kakek pun sama, sekarang sang kakek malah memilih tinggal bersama Aira, dengan alasan, ingin makan masakan cucu mantunya, ngak mau masakan yang lain,
Aira tentu saja sangat senang, dengan permintaan sang kakek, maklum dia tak pernah mendapatkan kasih sayang dari kakek kandungnya itu.
Rumah besar tersebut sedang sibuk sibuknya untuk mempersiapkan pernikahan Aira dan Brian yang sudah tinggal satu minggu lagi,
Brian dan Aira, hanya akan di minta saat melakukan fiting baju pengantin dan memilih dekor pelaminan, yang lain akan di lakukan oleh Mami, momy dan kak Jasmin.
Di kampung Aira, pak rt dan beberapa warga yang sangat dekat dengan Aira di undang khusus oleh keluarga Brian, untuk memberi kejutan kepada sang mantu tercintanya itu.
Ayu dan Ibu titisan setan itu semangkin meradang melihat undangan pernikahan Aira.
Ayahnya dan Bima malah terlihat sangat bahagia, Bima menceritakan kepada sang Ayah, klau pesta sang adik akan di laksanakan di hotel bintang lima, dengan konsep ala ala negeri dongeng.
Ayu mengamuk tak terima dengan pesta pernikahan Aira, apa lagi tadi pagi dia melihat comfrensi pers keluarga Besar Brian, memperkenalkan Aira, sebagai Nyonya muda keluarga samudra itu.
semangkin mengamuklah Ayu, karena penampilan, sang adik semangkin mempesona, cantik natural, kulit putih bersih, senyum Aira kini kembali hangat, Aira semangkin di puji puji oleh orang kampungnya.
__ADS_1
"Anak sialan....!! apa sih... yang bagus dari loe, kenapa hidup loe selalu beruntung, selalu di puji puji semua orang!!"
"Awas aja loe, gue akan menghancurkan pesta loe!" sungut Ayu, yang sudah memikirkan niat jahatnya, dia tersenyum licik.
"Tenang aja, ngak usah marah marah, nanti kita bikin malu anak sialan itu!" ucap si ibu titisan setan itu. Ada ya mak mau ngancurin pesta anak kandung nya sendiri.
"Beneran ya Bu... Ibu bantu aku, buat ngerusak pesta gadis sialan itu, aku ngak mau dia bahagia, aku mau dia selalu menderita! sungut Ayu dengan muka merah tomat busuk.
"Iya pasti lah Ibu bantu kamu, secara kamu adalah anak kesayangan Ibu!" ucap sang ibu dengan yakin.
"Ibu yang terbaik! sambil memeluk sang ibu, ngak seperti Ayah sama Abang!" ucap Ayu manja.
Apa lagi sekarang mereka tau, Aira adalah Nya muda keluarga samudra, yang sangat di segani oleh halayak ramai.
"Aji gile.... gue patah hati cuy, pantes Aira ngak mau sama gue, ternyata targetnya Tuan muda cuy!"
"Hati abang layu sebelum berkembang dek!".
"Aduh.... pesona Nyonya muda semangkin kuat, bikin hati klepek klepek!''
__ADS_1
Aira terus berjalan melewati orang-orang yang sedang memperhatikan nya. Aira tak pernah ambil pusing dengan omongan orang.
Sesampai di kls, Aira yang mau duduk, di kagetkan oleh lengkingan suara Aleta, yang baru datang.
"Kak ipar...." teriak Aleta, dengan suara cemprengnya.
"Apa sihh... pagi pagi sudah bikin rusuh aja!" jawab Aira acuh.
Hehehe... Aira hanya cengengesan menjawab ucapan sang sahabat, yang merangkap kaka ipar tersayangnya itu.
"Nanti pulang kuliah, kita ke salon dulu ya?" ucap Aleta memelas,
"Hmmm.... saut Aira berdeham dan duduk di bangkunya. dan langsung membuka laptopnya.
"Ncek sudah jadi nyonya muda masih aja sibuk sama kerjaan!" sungut Aleta dengan bibir yang sudah mengerucut.
Aira hanya terkekeh dengan tingkah adik iparnya itu.
Bersambung....
__ADS_1
*** haiii.... semua terima kasih ya sudah selalu membaca karya ku, mari kita lihat apa ya kira kira yang di lakukan dua titisan setan itu di pesta Aira, yuk kita kasih karma cantik buat dia***