Aira Si Gadis Dingin

Aira Si Gadis Dingin
Bab 27


__ADS_3

Keesokan harinya Aira datang ke rumah sakit, kebetulan hari ini jadwal kuliah Aira siang dan kerja masuk jam 9 pagi, Aira menyempatkan diri untuk membezuk Aleta, tak lupa membawa makanan kesukaan Aleta,


Pas di pintu masuk rumah sakit, Aira berpapasan dengan Brian dan Arya yang juga datang membezuk adek kesayangan nya, sebelum berangkat kerja, kebetulan Brian ada meeting di dekat sini jadi sekalian mampir melihat keadaan sang adik,


Brian bersikap semangkin dingin kepada Aira, Aira mah masa bodo, emang dia kulkas mana peduli sama orang lain, kecuali sama Aleta, lagian kenal juga ngak sama Brian, prinsip hidup Aleta di tegur balas, ngak di tegur cuek aja,


Beda hal dengan Arya, dia melihat ada Aira, juga mau bezuk Aleta dia langsung sumringah, karena Arya mulai mengagumi Aira, cuma sekedar mengagumi ya!! klau cinta Aleta tetap nomor satu, tapi itu hanya bisa di pendam dalam hati, karena Arya cukup sadar diri siapa lah dia, hanya rakyat jelata beda kasta dengan Aleta, walau pun Arya di terima dengan baik di keluarga besar Aleta, tapi tetap tak percaya diri,


"Hay... Aira, mau bezuk Aleta juga?" tegor Arya,


"Iya bang?" Aira menganggukan kepalanya, sedikit senyum di bibir mungilnya, itu menambah kecantikan Aira, membuat Arya dan Brian terpesona, namun Brian yang masih kesal sama Aira, berusaha cuek aja, padahal jantung sudah berdisco ria, melihat senyum manis sang pujaan hati, eits dari kapan jadi pujaan hati, kan belum ada kata kata cinta, tapi Aira cukup mencuri perhatian Brian dan berhasil memporak porandakan perasaan Brian


"Bawa apa itu dek?" tanya Arya,


"Ah ini!" mengangkat bekal di tangannya

__ADS_1


Arya menganggukan kepalanya,


"Bekal untuk Aleta, dan sekalian buat yang lain!" ucap Aira santai ,


"Waahhh.... Boleh dong abang ikut sarapan, kebetulan abang belum sarapan?!" bohong Arya, sejak kapan dia tidak sarapan, orang setiap pagi sudah nangkring di rumah Brian untuk sarapan dan menjemput sahabat sekalian bosnya itu,


Brian mendengar ucapan Arya langsung melotot tak suka, Arya cuma cengengesan melihat kepada sang bos, yang sudah melotot kepadanya,


"Boleh kok bang?! ini banyak kok bekalnya!" jawab Aira, yang memang tak pernah pelit soal makan sama siapa pun, selagi ada silahkan di ambil, asal jangan di buang buang, itu mubazir, dan hargai jerih payah orang yang sudah susah payah untuk memasaknya, begitulah Aira,


"Cih... Ini cewek ngak peka amat sih? guekan lagi kesal sama loe, gue diamin malah ikut diam, sapa kek gue!!" gerutu Brian dalam hati sambil melirik Aira sekilas,


Ceklek....


Pintu kamar Aleta di buka oleh Arya,

__ADS_1


"Assalamualaikum...."Ucap Brian, Arya dan Aira,


"Wa'alaikum salam....Sahut Aleta, Momy, Dedy, Jasmin dan Wiliam,


Mereka memang menginap di rumah sakit semua, tidak ada yang mau pulang, mereka ingin menjaga kesayangan mereka di rumah sakit, jadi lah sang Art yang mondar mandir mengantar pakaian dan makanan buat mereka,


"Waahhh... Anak cantik Momy kenapa pagi pagi sudah datang sayang?!" ucap Momy menyapa Aira,


" Iya Mom, mau lihat keadaan Aleta, sekalian nganter sarapan!" ucap Aura sambil mengangkat tentengan nya,


"Ya ampun, kamu baik banget dek?! pagi pagi sudah bawa makanan, kaka juga sudah lapar!" ucap Jasmin sambil mengelus perutnya,


Aira hanya tersenyum tipis menanggapinya,


"Iya Mom, Aira kerja masuk jam 9 , dan kuliah siang, jadi sempatin dulu kesini takut anak Momy itu merajuk?!" ucap Aira sambil melirik Aleta yang sudah memajukan bibirnya.

__ADS_1


__ADS_2