
Hari ini pesta ulang tahun Bella, yang akan di adakan di sebuah hotel bintang lima, Aira di paksa ikut oleh keluarga Aleta, mau tak mau gadis cantik itu ikut, walau dia tidak terlalu suka dengan pesta,
Aira di dandani, oleh Aleta dan jasmin, Aira yang biasanya memakai baju kaos yang sedikit longgar dan celana jeans terkesan tomboy,
Hari ini Aira di paksa memakai dres setinggi lutut dan bahu sedikit terbuka, rambut separoh di ikat dan separoh di biarkan terurai, dan di beri sedikit sapuan make up natural di wajahnya, tak lupa Aira di paksa memakai high heels, untuk menunjang kecantikannya,
Semua mata keluarga Aleta terpaku melihat gadis cantik itu, jangan lupa mata Brian tak bisa berkedip melihat penampilan Aira,
"Ya ampun anak Momy, cantik sekali!"
"Waaahhhh....Ini beneran cucu kakek, klau gitu kamu jalannya sama kakek aja ya?" ucap sang kake penuh arti,
Brian mendengar ucapan sang kakek langsung mendengus kesal, "ini ngak boleh di biarin, sebelum Air di kuasai kake tua itu, Aira kudu gue bawa kabur duluan!" gumam Brian,
Sang kakek terkekeh geli melihat tingkah cucunya itu, dia tau Brian menyukai Aira, tapi tak pernah mengungkapkan perasaannya,
Dedy Alfa juga tau kalau Brian menyukai Aira, jadi lah anak dan bapak itu terus mengompori Brian.
"Waahhh... Anak Dedy semangkin cantik saja, Dedy yakin pasti banyak anak kolega bisnis Dedy yang curi curi pandang sama kamu!" ucap sang Dedy, semangkin menyiram minyak tanah,
"Benarkah Ded?, klau begitu Aira kita kenalkan sama Bastian saja Ded!" ucap sang Momy, yang selalu tau sinyal sinyal pemanasan global,
"Aku setuju Mom, Kalau Aira bersama Bastian!" ucap Jasmin dan di anggukin oleh Aleta, sambil mencuri lirikan kepada Brian,
Memanglah keluarga itu, klau soal kompor mengompori pastilah sangat kompak, tiada tandingannya,
__ADS_1
"Ayok lah, kita berangkat karena gadis cantik abang sudah cetar membahana, sudah di pastikan banyak lelaki terpesona nanti!" timpal Wiliam terkekeh,
Brian yang sudah tak tahan dengan ocehan keluarga sepupunya itu, langsung menarik tangan Aira ke dalan mobilnya,
Jangan lupa di belakang sana, keluarganya sedang bertos ria, merasa menang mengerjai Brian,
Di dalam mobil sana, Aira dan Brian sudah berdebat cantik,
"Abang, kenapa aku di ajak ke mobil abang?, aku mau sama Leta, Momy dan kak Jasmin!!" rengek Aira,
"Ngak Ada ya! kamu ikut abang, ngak usah kecentilan dan ngak usah tebar pesona nanti di sana!" sungut Brian kesal,
"Dih siapa juga yang mau tebar pesona!" sewot Aira,
Belum sempat Aira melanjutkan omongannya, tiba tiba,
Cup...
Cup...
Dengan sengaja Brian mengecup bibir tipis namun berisi milik Aira, dari tadi bibir itu sudah sangat menggoda imannya, bahkan sesuatu di bawah sana, sudah menggeliat tak menentu, baru kali ini Brian merasakan sensasi aneh seperti ini, sudah biasa bagi Brian melihat gadis berpakaian ****, bahkan hampir bu*il, tak pernah dia merasakan seperti ini, tapi dengan penampilan Aira seperti ini saja, sudah bikin Brian panas dingin,
"Manis!" ucap Brian tersenyum manis, melihat Aira,
Aira masih mematung gara gara kelakuan Brian,
__ADS_1
Dengan sengaja Brian meniup wajah Aira, yang mana membuat Aira gelagapan, dan tersadar dari lamunannya tadi,
"Ais... Kenapa abang ambil ciuman pertama aku!" kesal Aira sambil memukul lengan Brian,
Brian bukanya kesakitan dengan tangannya yang di pukul Aira, malah kesenangan mendengar pengakuan Aira, itu c*iman pertamanya,
"kenapa abang malah tertawa!" kesal Aira,
"ngak kenapa napa, abang lagi senang aja?!" ucap Brian mengerlingkan matanya pada Aira, sikap dinginnya hilang sudah di depan Aira,
"Senang ngambil C*uman pertama aku!" sungut Aira,
Dan di anggukin oleh Brian,
"Abang senang klau itu C*iman pertama kamu sayang, itu sama kayak abang sama sama pertama bagi abang!" Brian meraih tangan Aira, dan memegangnya dengan lembut,
Muka Aira sudah berubah bak kepiting rebus, jantungnya berdetak lebih kencang dari biasanya, gara gara c*uman Brian dan kata sayang yang di ucapkan Brian tadi,
Brian melihat wajah merah Aira malah semangkin menjadi menggoda Aira,
"Kenapa tuh muka sampai merah,mau lagi?!" goda Brian,
"Mesum!, buruan jalan!!" kesel campur malu, Aira langsung menoleh keluar jendela, males melihat wajah tengil Brian,
Brian terkekeh geli, dan melajukan mobilnya dengan perlahan meninggalkan kediaman Aleta,
__ADS_1