Aira Si Gadis Dingin

Aira Si Gadis Dingin
Bab 199


__ADS_3

Aira menelpon sang Ayah, sungguh dia sangat rindu sama Ayah dan Abangnya, dan di juga merasa bersalah, sudah pergi tanpa memberi kabar.


Tut...


Tut...


Tut...


"Hallo... Assalamualaikum..."


Jawab orang di seberang sana.


"Wa'alaikum salam..."


jawab Aira dengan pelan, dia mendengar suara orang yang dia rindu.


"Aira.... Itu kamu nak?!" teriak sang Ayah di seberang sana, dengan suara kaget sekaligus bahagia.


"Iya... Ayah Ini Ai..." ucap Aira merasa bersalah.


"Kemana aja kamu nak, suami mu mencari kamu kesini, kamu pergi kemana, tau ngak kamu Ayah sampai stres mikirin kamu, klau marah sama suami kamu kenapa ngak pulang ke rumah Ayah atau Abang, malah kabur kaburan"


"Apa kamu tau Abangmu menghajar suami bodoh mu itu sampai babak belur, dan abang mu itu mencari kamu berhari hari, tapi kamu ngak bisa di temukan, kamu ngumpet di mana nak?!" oceh sang Ayah, menumpahkan semua isi hatinya kepada anak bontotnya itu.

__ADS_1


Aira sampai merasa bersalah, dan merasa bahagia kepada sang Ayah dan Abangnya, karena dulu mereka hanya cuek kepada Aira, namun sekarang sang Ayah dan Abangnya itu sampai menghawatirkan keadaannya dan sampai mencari Aira kesana kemari.


"Aira baik baik saja yah, sekarang Aira sudah ada di kota J, kemarenan Aira pergi ke suatu tempat untuk menenangkan diri" ucap Aira.


"Ayah apa kabar" tanya Aira.


"Ayah baik baik saja sayang, sekarang semakin baik, karena anak gadis Ayah sudah bisa di telpon lagi" ucap Ayah Aira dari seberang sana.


"Ayah, Ai ada kabar bahagia buat Ayah?!" ucap Aira.


"Kabar bahagia apa sayang?" tanya Ayah Aira dengan rasa penasaran.


"Ayah akan nambah cucu yah..?!" ucap Aira dengan berbinar.


"Iya yah, cucu Ayah tidak satu, tapi tiga yah?!" ucap Aira lagi.


"Haah... Apa, tiga... Ayah ngak salah dengarkan nak?" kaget Ayah Aira.


"Benar yah, Ayah ngak salah dengar kok, Aira lagi hamil kembar tiga?!" ucap Aira bahagia.


"Aahhh... laki laki bodoh itu jago juga ya, sekali jadi lansung tiga" kekeh sang Ayah di sebrang sana.


Aira juga ikut terkekeh mendengar ocehan sang Ayah.

__ADS_1


"Kamu di mana nak, apa kah sudah di rumah mertua kamu?" tanya sang Ayah.


"Aira masih di Apartemen Aira yah, Aira belum ketemu sama mereka?!" ucap Aira.


"Temui mereka sayang, suami mu sudah seperti orang gila, dia mencari mu kesana kemari, apa kamu tau, saking tidak percaya nya dia sama Ayah dan Abang mu itu, sampai sampai dia mengirim mata mata ke sini, agar bisa memantau keberadaan kamu"


"Benarkah yah?" Aira sudah tidak terkejut lagi, dia tau kelakuan suaminya itu, pasti akan mencari dia kemana pun dia berada, namun Aira lebih pintar dari sang suami.


"Nak, Ayah beri saran, selesaikan masalah mu, dengan suami kamu dan mertua kamu sayang, mereka pasti sudah menyesal, sudah cukup kamu memberi mereka hukuman" ucap Ayah Aira itu memberi wejangan buat sang anak.


"Iya yah, nanti Aira ke rumah Mommy" ucap Aira.


"Kenapa kerumah Mommy kamu, bukan kerumah suami mu ?" tanya sang Ayah heran.


"Iya biasanya minggu ini neraka akan berkumpul di rumah Mommy, nanti Aira menyusul aja ke sana" ucap Aira.


"Baik lah, kamu pasti bisa menyelesaikan masalah kamu dengan baik, Ayah percaya sama anak gadis Ayah, karena anak gadis Ayah adalah wanita tangguh" ucap sang Ayah.


"Hehehe... Ayah bisa aja, sudah dulu ya Yah, Aira mau istirahat, salam sama Abang dan kaka ipar ya yah, sama si ceriwis Aira juga ya?!" ucap Aira.


"Iya baik lah, jaga diri baik baik, dan jaga cucu ya dengan baik ya, jangan telat makan, makan makanan bergizi, biar cucu cucu Ayah tumbuh sehat di dalam perut mu?" oceh sang Ayah.


"Iya Ayah, pasti itu, pasti Aira akan jaga cucu cucu Ayah dengan baik?!" ucap Aira terharu dengan perhatian sang Ayah,dia tidak menyangka saat hamil akan di perhatikan oleh Ayahnya itu.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2