
"Yuk, bang?" ucap Aira, yang mana membuat para preman tersebut bingung,
"Mau kemana, Nona?" ucap pria berbadan gede tersebut,
"Udah ikut aja, ngak usah banyak tanya, kalian bawa motor, kann?!"
"Bawa!" serempak para preman tersebut,
"Yaudah jalan, keburu tutup tokonya!"
Membuat empat orang pria tersebut melongo, akan tetapi tetap mengikuti Aira dari belakang,
"Lah, itu si kulkas kemana ngajak preman?!" tanya Doni penasaran,
"Loe tanya gue?" tanya Aldi
yang si anggukin sama Doni,
"Gue mana tau, trus gue nanya siapa, tembok!!" sungut Aldi,dan berlalu dari sana pergi ke parkiran, untuk mengambil mobilnya,
"Dih, Boss sinting!" gerutu Doni,
Di tempat lain Aira sudah sampai di sebuah toko pakaian,
Empat Pria bertubuh kekar tersebut jadi bingung, kenapa Aira membawa mereka ke toko tersebut,
"Mau ngapain neng, kita kesini?" ucap pria berkepala plontos,
"yaudah masuk aja dulu!" ucap Aira,
Yang akhirnya di ikutin oleh empat pria tersebut, walau masih bingung,
Sesampai di dalam Aira di sambut baik sama penjaga toko tersebut, ya Aira adalah pelanggan di sana pakaian di jual mereka murah tapi bahannya ngak murahan, cocok lah buat kantong menengah ke bawah,
__ADS_1
"Eh neng Aira, mau cari apa neng?, dan itu sama siapa muka mereka kok serem amat!" ucap pelayan tersebut,
"Mau cari pakaian kerja buat cowok kak, dan mereka teman Aira?!" ucap Aira sopan walaupun muka dingin dan datar,
"Oh kaka temannya toh, pakaian kerja cowok ada di sebelah sana neng!, mari saya antar!" ucap sang pelayan,
"Ya udah bang ikut sama mbak itu!, cari beberapa stel pakaian kerja!" perintah Aira tak terbantahkan,
"Tapi Nona kam...."
Belom sempat empat cowok tersebut menyelesaikan bicaranya, Aira sudah memotongnya,
"Ngak usah tapi tapian, ikutin aja!" pelotot Aira,
Dan Akhirnya mau tak mau para pria tersebut mengikuti pelayan toko tersebut,
Beberapa saat berlalu, empat pria tersebut sudah berada di depan kasir, yang mana Aira juga sedang melakukan pembayaran belanjanya,
"Sudah!" ucap mereka serempak,
Aira membayar semua belanjaan ke empat pria tersebut, setelah nya Aira mengajak empat pria tersebut mencari tempat makan,
Dan di sinilah mereka berada di warung tenda pecel lele, yang ada lesehnnya,
"Abang pesan aja mau makan apa, dan boleh nambah kok!" ucap Aira,
"Terima kasih" Nona!" ucap mereka serempak, mereka bersyukur bertemu Aira, walau Aira hampir mereka celakakan Aira tetap berbaik hati sama mereka,
"Panggil Aira aja bang, ngak usah pake nona!" ucap Aira sopan,
"Abang abang, namanya siapa?" tanya Aira,
"Saya Toni, yang ini Jago, di sebelah Jago dan Baron, dan yang di samping dek Aira Wawan!" ucap Pria yang bernama Toni tersebut memperkenalkan dirinya dan ketiga temanya itu,
__ADS_1
Aira mengangguk tanda mengerti,
"abang sudah berkeluarga?" tanya Aira lagi, sambil menunggu makanan, Aira mengajak ngobrol abang barunya itu,
"Saya sudah, punya anak satu, dan sekarang istri mau lahiran, saya belum punya kerjaan!" keluh Toni dengan mimik muka sedih,
"Mudah mudahan besok abang abang dapat kerjaan!" Doa Aira tulus,
"Aamiin..." saut mereka serempak,
"Saya baru di putusin sama pacar saya, katanya ngak guna pacaran sama sampah?" sendu Wawan,
"Abang cari kerjaan yang benar, bukti kan abang bukan sampah, buat dia menyesal meninggalkan abang. Abang sabar ya? bearti dia bukan terbaik buat abang!" ucap Aira panjang kali lebar,
"Ini bocah, fikiranya dewasa banget, walaupun dingin tapi dia baik hati!" gumam Jago,
"Klau saya sudah punya anak satu neng, tapi istri saya meninggal saat anak saya lahir, ucap Baron?!"
"Aira sedih mendengarnya, "Sekarang berapa umurnya bang?" tany Aira,
"Baru mau tiga bulan neng!"
"Semoga abang bisa jadi ayah yang bisa mengayomi dia nanti, jadi lah orang tua yang selalu di hargai anak bang!" ucap Aira, dan di anggukin oleh Baron
"Saya mah jomblo akut neng!" kekeh wawan,
yang mana membuat mereka tertawa,
Tak lama pesanan mereka datang dan makan dengan lahap, karena empat pria tersebut memanglah belom makan dari tadi siang.
setelah mereka makan, Aira izin pamit pulang,
"Bang aku duluan ya, sudah larut malam soalnya, dan ini ada sedikit bekal buat kalian,setelah tiga hari kalian cari kerja, dapat tidak dapat kalian perkerjaan, temui saya di cafe tadi ya?" ucap Aira, dia berlalu dari sana belum sempat empat pria itu berkata, masih bengong dengan perbuatan Aira,
__ADS_1