Aira Si Gadis Dingin

Aira Si Gadis Dingin
Bab 185


__ADS_3

"APPAA..."


"Dua milyar kamu ngabisin uang dalam waktu tiga hari buat rubah licik itu mbak...!!" marah Mommy, seenak udelnya aja memberi orang tak jelas anak bukan sodara bukan.


Mami Arum hanya tentunduk takut dan Papi Tama lansung menatap tajam Mami Arum, Brian ikutan kesal mendengar ucap sang Mami, dia benar benar menyesal menerima permintaan Mami nya membiarkan Angel berada di rumah nya itu.


Deddy Alif melotot tak percaya, kakek surya menarik nafas syok mendengar penuturan Mami Arum, dua cowok tampan tiada tara itu, tersenyum miring dan menatap sinis sama orang yang sedang mengintip di balik pintu sana dan dua cewek cantik itu menatap geram ke arah sang Mami.


Aira terlonjak kaget mendengar teriakan Mommy, dia hanya diam dan berpura pura tidur, ingin mendengar kelanjutan pembicaraan itu, sampai dia harus mengambil tindakan sendiri.


"Otak kamu di pake di mana mbak, menantu kamu saja, selama menikah dengan Brian boleh di hitung berapa kali pergi shoping dan tak pernah mengeruk harta suaminya, dan dia berusaha setiap bulan memberi kamu nafkah dengan uang jerih payah dia sendiri.


"Dan kamu sendiri apa yang kamu lakukan dengan seenak jidat kamu menghamburkan uang untuk orang lain, anak bukan sodara bukan, baru tiga hari sudah dengan gampangnya kamu memberikannya untuk parasit itu, kamu mau bikin bangkrut suami dan anakmu, sinting kamu mbak, ngak ada otak!!" amuk Mommy.

__ADS_1


"Dua milyar bukan uang yang sedikit, tapi Mami dengan mudahnya memberikan kepada orang asing, dan dengan mudahnya juga Mami melukai hati menantu Mami, pikiran Mami ada di mana, apa Mami tidak berfikir orang seperti apa yang lengket seperti lintah dengan Mami, apa mata hati Mami sudah tertutup, gara gara sifat munafiknya" oceh Aleta ikut merasa sakit dengan perbuatan sang Mami.


Mulai sekarang kartu kamu saya blokir dan tidak ada lagi kartu untuk mu sampai waktu yang di tentukan, dan kamu aku aku jatah tiap hari" ucap Papi Tama dingin tanpa melihat sang Mami hatinya sesak mendengar ucapan sang Mami, tak menyangka dengan bodohnya berfoya foya sampai menguras tabungan demi orang ngak jelas.


Mami Arum lansung menatap Papi Tama tak percaya, mau protes pun percuma, sudah terlihat wajah dingin dan kekecewaan di mata sang suami.


"Wahh... tidak bisa ini, masa iya kartu tante di blokir, trus gimana dong gue morotin dia, Ahh... Iya barang barang branditnya pasti banyak gue minta aja, trus gue jual deh, hahahha..." Angel bergumam merencanakan sesuatu untuk Mami arum.


"Ngak bisa gitu dong tante, aku juga berhak tinggal di sini, karena aku sudah di anggap adik sama kakak Brian" ucap Angel datang tiba tiba dan bicara dengan tidak tau malunya.


"Siapa kau malaikat maut, anak bukan sodara bukan, merasa berhak tinggal di sini, sudah mulai sakit jiwa kamu ya!!" sarkas Aleta.


"Diam kau.. gadis manja, ini ngak ada urusan sama kamu, kamu siapa, kamu bukan bagian di rumah ini, pergi kau..!!" bentak Angel.

__ADS_1


orang orang geleng geleng kepala melihat tingkah tak tau malu Angel, Aira pun duduk melihat tingkah Angel itu.


Hahahaha....


Dasar gadis gila, tentu saja gue punya hak di sini, kau tak melihat lelaki tampan di sana itu, om kandung gue, dan yang punya rumah ini om gue, dan loe... siapa loe, ngaku ngaku dasar lintah, belum habis darah orang yang kau tempeli belum akan kau lepas" sinia Aleta.


Diam diam Aira pergi dari sana, dan masuk ke kamarnya, dia mengambil laptop dan lansung fokus mengutak atik laptop tersebut dan menyeringai seram membuat orang orang bergidik ngeri siapa pun yang melihatnya.


Sementara itu di bawah, mereka masih asik berperang mulut.


Bersambung...


Jangan lupa like komen dan vote ya...

__ADS_1


__ADS_2